Status Gunung Semeru Kembali Dinaikkan, Kini Berada di Level Awas

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Rabu, 19 November 2025 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erupsi Gunung Semeru (Foto: Dok. Badan Geologi)

Erupsi Gunung Semeru (Foto: Dok. Badan Geologi)

BritainajaGunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mengalami peningkatan aktivitas signifikan. Erupsi di laporkan sudah terjadi sejak Rabu subuh (19/11).

Situasi ini membuat Badan Geologi memutuskan untuk menaikkan status gunung api tertinggi di Pulau Jawa tersebut. Terhitung pada pukul 17.25 WIB, status Gunung Semeru di naikkan menjadi Level IV atau Awas.

Keputusan ini di ambil secara cepat. Sebelumnya, pada pukul 16.00 WIB, status Semeru baru saja di naikkan satu tingkat dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Namun, aktivitas vulkanik yang terus memburuk mendorong peningkatan status ke level tertinggi, “Awas”.

Baca Juga :  Garena Bagi-Bagi Skin Green Flame Draco Lewat Kode Redeem FF 13 Maret 2026 Terbaru

Peningkatan status ini di dasari oleh peristiwa Awan Panas Guguran (APG) yang terjadi pada pukul 14.13 WIB di hari yang sama. Guguran material panas tersebut meluncur sejauh 8,5 kilometer dari puncak.

Baca Juga :  Muhammadiyah Tegaskan Makna Ulil Amri dan Penetapan Idulfitri 1447 H

Atas dasar potensi bahaya ini, Badan Geologi menetapkan radius ancaman. Area bahaya kini mencakup 5 kilometer di seluruh sektor, serta jarak lebih jauh yaitu 17 km di sektor selatan-tenggara.

Sebagai langkah mitigasi, warga yang tinggal di kawasan rawan bencana segera di evakuasi. Penduduk di sekitar daerah Kamar A, misalnya, telah di ungsikan ke lokasi yang lebih aman, yaitu Balai Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. (Tim)

Berita Terkait

Pertamina Olah Minyak Jelantah Program Makan Gratis Jadi Bahan Bakar Pesawat
Peserta Keluhkan Durasi Tes Koperasi Merah Putih, Begini Respon BKN
Kisah Haru Fadli, Kernet Bus ALS yang Selamat dari Tragedi Maut Muratara
Gaduh New Media Forum: Muhammad Qodari Sebut Daftar Mitra, Sejumlah Media Sosial Justru Membantah
Mengenal Tim DVI: Garda Terdepan dalam Identifikasi Korban Tragedi Muratara
Usulan Masa Jabatan Kapolri: Reformasi Baru atau Sekadar Wacana?
Stop Fotokopi e-KTP! Simak Bahaya dan Aturan Main UU PDP yang Baru
Manipulasi Absen ASN Brebes: Saat Teknologi Kalah oleh Mentalitas
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:00 WIB

Pertamina Olah Minyak Jelantah Program Makan Gratis Jadi Bahan Bakar Pesawat

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:00 WIB

Peserta Keluhkan Durasi Tes Koperasi Merah Putih, Begini Respon BKN

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:00 WIB

Kisah Haru Fadli, Kernet Bus ALS yang Selamat dari Tragedi Maut Muratara

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:00 WIB

Gaduh New Media Forum: Muhammad Qodari Sebut Daftar Mitra, Sejumlah Media Sosial Justru Membantah

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:00 WIB

Mengenal Tim DVI: Garda Terdepan dalam Identifikasi Korban Tragedi Muratara

Berita Terbaru