Britainaja – Terkadang, sebuah karya seni tidak butuh pujian seragam untuk menjadi pemenang. Di industri hiburan Korea Selatan, kontroversi justru sering kali menjadi bumbu yang membuat penonton semakin penasaran.
Lima drama Korea berikut membuktikan bahwa kritik pedas bukan penghalang untuk mendominasi puncak popularitas dan meraih rating selangit.
1. Perfect Crown (2026)
Drama ini menjadi buah bibir utama sepanjang tahun 2026. Bahkan sebelum episode pertama tayang, Perfect Crown sudah memuncaki peringkat GOODDATA. Tak tanggung-tanggung, drama ini menguasai 50,49% perhatian publik di internet selama tiga minggu berturut-turut.
Meski episode 6 berhasil menyentuh rating 11,2% dan memecahkan rekor sebagai serial Korea paling banyak ditonton secara global di Disney+, penonton tetap terbagi dua. Banyak yang mengkritik kedalaman emosi ceritanya, namun pesona serta chemistry kuat antara IU dan Byeon Woo Seok berhasil membungkam keraguan tersebut.
2. King the Land
Sejak awal, kolaborasi Lee Jun Ho dan Im Yoon Ah sudah memicu ekspektasi tinggi. Kisah cinta antara pewaris takhta yang benci senyum palsu dan karyawan hotel yang ceria ini memang manis, namun bukan tanpa cela.
Kritikus sempat melabeli drama ini sebagai salah satu drakor paling mengecewakan karena plot yang mudah ditebak. Namun, nyatanya penonton tetap setia hingga episode terakhir yang sukses mencetak rating fantastis sebesar 13,7%.
3. Alchemy of Souls
Dunia fantasi dan sihir dalam Alchemy of Souls memikat jutaan pasang mata hingga ratingnya melonjak dari 4,9% ke 9,2%. Perjalanan drama ini cukup terjal; mulai dari isu orisinalitas ide hingga desain kostum yang memicu perdebatan.
Kontroversi memuncak saat musim kedua mengganti pemeran utama wanita. Alih-alih merosot, drama ini justru melesat ke angka 9,6%. Akhir cerita yang bahagia akhirnya berhasil memenangkan hati para penggemar setianya.
4. Itaewon Class
Kehadiran Park Seo Joon membawa angin segar bagi penonton yang menyukai kisah perjuangan dan balas dendam yang emosional. Itaewon Class mencatat kenaikan rating yang luar biasa, mulai dari 4,9% hingga menyentuh angka 16,5%.
Walaupun pengembangan karakter di paruh akhir cerita sempat menuai beragam reaksi, pesan moral tentang kewirausahaan dan keteguhan prinsip membuat drama ini tetap menjadi salah satu yang terbaik di kelasnya.
5. The Penthouse
Inilah definisi nyata dari ungkapan “semakin gila, semakin candu.” The Penthouse secara konsisten memecahkan rekor rating dan menjadi topik hangat setiap pekan.
Banyak orang menganggap alur ceritanya tidak masuk akal dengan plot twist yang terlalu ekstrem. Namun, justru kejutan-kejutan tak terduga itulah yang membuat penonton sulit beranjak. Drama ini pun mengukuhkan posisinya sebagai fenomena ikonik dalam sejarah televisi Korea.
Daftar di atas membuktikan bahwa selera penonton sangat beragam. Sebuah drama tidak harus tampil sempurna tanpa cela untuk dicintai; terkadang, emosi dan daya tarik para pemain jauh lebih bermakna daripada alur cerita yang kaku. Dari kelima drama ini, mana yang menjadi favorit Anda?
FAQ Tentang Drama Korea Populer & Kontroversial
1. Mengapa drama Korea yang kontroversial justru sering mendapat rating tinggi?
Kontroversi sering kali menciptakan rasa penasaran yang besar (viralitas). Diskusi yang ramai di media sosial menarik orang-orang yang awalnya tidak menonton menjadi ikut menonton untuk membuktikan kritik tersebut, yang akhirnya mendongkrak angka rating.
2. Apa yang membuat drama Perfect Crown begitu viral di tahun 2026?
Selain karena dibintangi oleh nama besar seperti IU dan Byeon Woo Seok, drama ini mencetak rekor karena dominasi perhatian online yang mencapai lebih dari 50%. Popularitasnya di platform global seperti Disney+ juga menjadi faktor penentu kesuksesannya.
3. Mengapa King the Land dikritik meskipun ratingnya bagus?
Banyak penonton dan kritikus merasa alur ceritanya terlalu klise, mudah ditebak, dan kurang memiliki orisinalitas jika dibandingkan dengan drama modern lainnya. Namun, chemistry antara Lee Jun Ho dan Yoon Ah berhasil menutupi kekurangan naskah tersebut.
4. Apakah pergantian pemeran utama di Alchemy of Souls musim kedua berpengaruh buruk?
Meskipun sempat memicu perdebatan di kalangan penggemar, pergantian pemeran utama wanita ternyata tidak menurunkan minat penonton. Sebaliknya, musim kedua justru meraih rating yang lebih tinggi (9,6%) dan berakhir dengan kepuasan penonton yang cukup baik.
5. Mengapa The Penthouse disebut sebagai drama yang “adiktif” meski tidak realistis?
Drama ini menggunakan formula makjang (plot yang berlebihan). Meskipun banyak kejadian yang tidak masuk akal, intensitas emosi, balas dendam, dan kejutan di setiap episode membuat penonton terus merasa penasaran dan ingin tahu apa yang terjadi selanjutnya.
6. Di mana saya bisa menonton drama-drama populer ini secara legal?
Sebagian besar drama di atas tersedia di platform streaming resmi seperti Netflix, Disney+ Hotstar, atau Viu, tergantung pada lisensi penayangan di wilayah Anda. (Tim)






