Bupati Merangin Syukur Rangkul Tokoh SAD: Komitmen Lindungi Hak Masyarakat Adat Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Merangin Syukur Rangkul Tokoh SAD: Komitmen Lindungi Hak Masyarakat Adat Jambi

Bupati Merangin Syukur Rangkul Tokoh SAD: Komitmen Lindungi Hak Masyarakat Adat Jambi

Britainaja, MeranginPemerintah Kabupaten Merangin menunjukkan komitmennya dalam menjalin kedekatan dengan masyarakat adat. Bupati Merangin, M Syukur, mengadakan pertemuan penting dengan sejumlah pemimpin komunitas Suku Anak Dalam (SAD) atau yang dikenal sebagai Tumenggung. Dialog ini dilangsungkan di halaman rumah dinas Bupati pada Senin, 10 November.

Pertemuan tersebut bukan sekadar seremoni. Tujuan utama acara ini adalah memperkuat saluran komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat SAD. Lebih jauh, inisiatif ini menegaskan upaya Pemkab Merangin untuk menjamin perlindungan hak-hak masyarakat adat yang merupakan bagian integral dari penduduk Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.

Pertemuan Pertama dengan Delapan Tumenggung

Acara dialog berlangsung dalam suasana yang santai dan terbuka, namun tetap sarat akan makna. Dari lima belas Tumenggung yang diundang, tercatat delapan tokoh pemimpin komunitas hadir memenuhi undangan di pendopo rumah dinas Bupati.

Beberapa Tumenggung yang tercatat hadir antara lain adalah Tumenggung Ngilo, Tumenggung Jhon, Tumenggung Roni, Tumenggung Sikat, Tumenggung Pak Jang, Tumenggung Braham, Tumenggung Carak, dan Tumenggung Ngapas. Kehadiran para tokoh ini disambut baik oleh Bupati Syukur sebagai langkah awal yang bersejarah.

Bupati M. Syukur menyatakan bahwa momen ini adalah permulaan untuk membangun hubungan yang lebih erat dan saling memahami. “Saya sangat senang bisa bertatap muka langsung dengan para Tumenggung. Ini adalah pertemuan perdana kita, dan saya pastikan ini bukan yang terakhir. Ke depannya, silaturahmi seperti ini harus terus berlanjut dan ditingkatkan,” ujar M Syukur, menekankan harapannya.

Baca Juga :  Bupati Monadi Tetap Aktif Dorong Program Ketahanan Pangan Kerinci

Kesetaraan Hukum dan Aturan Bersama

Dalam sesi dialog tersebut, Bupati M Syukur secara lugas menyampaikan pesan penting mengenai kesetaraan dan kepatuhan hukum. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk melindungi seluruh elemen masyarakat Merangin tanpa memandang status atau latar belakang, termasuk komunitas Suku Anak Dalam.

Menurutnya, semua warga negara di Kabupaten Merangin memiliki kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama di hadapan hukum. Oleh karena itu, semua pihak harus menghormati dan mengikuti ketentuan yang berlaku di wilayah tersebut.

“Tidak ada pihak yang boleh berjalan sendiri atau membuat aturan terpisah. Semua masyarakat harus tunduk pada ketentuan hukum yang berlaku agar tidak memicu kesalahpahaman atau konflik di lapangan,” jelasnya.

Fokus Bantuan Sosial dan Pendampingan Hukum

Bupati Syukur memandang forum ini sebagai wadah strategis untuk bertukar pikiran mengenai berbagai persoalan sosial yang dihadapi oleh masyarakat adat. Ia secara pribadi mengaku bangga dan mengapresiasi keterbukaan para Tumenggung yang bersedia hadir untuk berdialog.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan rencana konkret pemerintah daerah untuk membantu komunitas SAD. Salah satunya adalah upaya serius untuk mendata dan memastikan warga Suku Anak Dalam yang belum tersentuh bantuan sosial segera mendapat perhatian.

Tidak hanya itu, Pemkab Merangin juga siap memberikan layanan pendampingan hukum yang profesional bagi warga SAD yang mungkin terjerat kasus pidana. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap individu, termasuk dari komunitas adat, mendapatkan perlakuan yang adil dalam proses hukum.

Baca Juga :  Putri Sulung Sapta Putra Dilantik Jadi Notaris, Warnai Pelantikan 37 Notaris Baru di Jambi

Jembatan Komunikasi dan Kepercayaan

M Syukur berpesan kepada para Tumenggung untuk menyampaikan kepada seluruh anggota komunitas mereka bahwa undangan ini merupakan manifestasi kepedulian tulus dari pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa tidak boleh ada perbedaan perlakuan atau diskriminasi.

“Baik saya sebagai bupati maupun para Tumenggung, kita semua harus tunduk pada hukum dan adat yang berlaku. Ketaatan pada hukum adalah kunci untuk menjaga keharmonisan abadi antara pemerintah dan masyarakat adat,” tegasnya.

Bupati berharap para Tumenggung dapat berfungsi sebagai jembatan yang efektif dalam menyosialisasikan dan meningkatkan kesadaran hukum di kalangan warga Suku Anak Dalam, demi terwujudnya ketertiban bersama.

Respon positif datang dari Tumenggung Ngilo, salah satu perwakilan dari Desa Pauh Menang, Kecamatan Pamenang. Ia mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas inisiatif ini. “Kami sangat terharu dan bahagia karena baru kali ini kami diundang dan diterima langsung oleh Bapak Bupati. Ini merupakan bentuk penghargaan yang luar biasa bagi komunitas kami,” kata Tumenggung Ngilo.

Pertemuan yang penuh kesan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga dan memperkuat jalinan komunikasi. Langkah ini dinilai sebagai momentum krusial yang diharapkan dapat memperkuat rasa saling percaya, mendorong kesetaraan hak, serta memastikan bahwa kebijakan pembangunan di Merangin di masa depan akan semakin inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk Suku Anak Dalam. (*)

Berita Terkait

Target Rampung Sebelum Lebaran, Gudang Koperasi Merah Putih Siap Jadi Motor Ekonomi Baru Sungai Penuh
Isu Peretasan Bank Jambi Mencuat, Benarkah Saldo Nasabah Hilang?
Alfin Dukung PT Tren Gen Horizon Gerakkan Ekonomi Lewat Syiar Al-Qur’an
Jelang Ramadhan, Harga Daging Ayam di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Merangkak Naik
MTQ Desa Talang Lindung Siapkan Hadiah Dua Paket Umroh
Langkah Nyata Jaga Ekosistem, Monadi Bersama PT KMH Lepas Ribuan Benih Ikan di Danau Kerinci
Air Danau Kerinci Menyusut, PLTA Merangin Hidro Sebut Hanya Gunakan 40 Persen
Rayakan HUT Pertama, PT. Tren Gen Horizon Hadiahkan Umroh Gratis Lewat MTQ Talang Lindung
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:00 WIB

Target Rampung Sebelum Lebaran, Gudang Koperasi Merah Putih Siap Jadi Motor Ekonomi Baru Sungai Penuh

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:07 WIB

Isu Peretasan Bank Jambi Mencuat, Benarkah Saldo Nasabah Hilang?

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:52 WIB

Alfin Dukung PT Tren Gen Horizon Gerakkan Ekonomi Lewat Syiar Al-Qur’an

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:00 WIB

Jelang Ramadhan, Harga Daging Ayam di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Merangkak Naik

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:09 WIB

MTQ Desa Talang Lindung Siapkan Hadiah Dua Paket Umroh

Berita Terbaru

Toyota Kijang Kapsul 2026 Siap Aspal dengan Mesin Modern

Otomotif

Toyota Kijang Kapsul 2026 Siap Aspal dengan Mesin Modern

Selasa, 3 Mar 2026 - 19:26 WIB