Mengapa Sebagian Warga Yahudi New York Mendukung Zohran Mamdani?

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Tempo)

(Foto: Tempo)

BritainajaZohran Mamdani mencatat sejarah baru dalam politik New York. Politikus berusia 34 tahun tersebut terpilih sebagai walikota Muslim pertama di kota dengan populasi Yahudi terbesar di luar Israel. Keberhasilan ini menjadi sorotan karena dukungan terhadap Israel selama ini dianggap menjadi salah satu faktor penting dalam memenangkan pemilihan di New York.

New York dikenal sebagai rumah bagi hampir satu juta warga Yahudi dari berbagai latar belakang etnis, budaya, dan pandangan politik. Besarnya jumlah ini menjadikan komunitas Yahudi memiliki pengaruh kuat dalam dinamika politik lokal. Di banyak pemilihan, suara warga Yahudi kerap menjadi penentu, termasuk dalam pemilihan wali kota.

Namun, Mamdani menunjukkan pendekatan berbeda. Ia membangun basis dukungan tanpa harus mengandalkan suara mayoritas Yahudi yang pro-Israel. Ia justru memperoleh simpati dari kelompok Yahudi progresif yang kritis terhadap kebijakan Israel, terutama terkait situasi di Gaza. Dukungan yang ia terima berkisar antara 10 hingga 33 persen dari pemilih Yahudi, menurut sejumlah survei.

Baca Juga :  Daftar Game NFT Paling Cuan dan Panduan Pencairan Aman

Dalam kampanyenya, Mamdani menegaskan komitmennya untuk melindungi semua kelompok warga, termasuk komunitas Yahudi. Ia berulang kali menyampaikan penolakan terhadap antisemitisme dan menekankan pentingnya keamanan bagi seluruh penduduk kota.

Usai terpilih, Mamdani menegaskan kembali komitmennya dalam konferensi pers.
Ia mengatakan bahwa dirinya akan menjadi pemimpin untuk semua warga New York, baik yang memberikan dukungan maupun tidak. “Tanggung jawab saya adalah kepada seluruh delapan setengah juta warga kota ini, tanpa kecuali,” ujarnya.

Alasan Dukungan dari Warga Yahudi Progresif

Kelompok pemilih Yahudi yang mendukung Mamdani sebagian besar berasal dari kalangan muda dan progresif. Survei pada Juli lalu menunjukkan bahwa sekitar 67 persen pemilih Yahudi berusia di bawah 44 tahun menyatakan siap memilihnya.

Kelompok ini tergabung dalam sejumlah komunitas seperti Jews for Racial and Economic Justice serta Jewish Voice for Peace. Mereka menilai kampanye Mamdani selaras dengan nilai sosial yang mereka perjuangkan, seperti akses hidup layak dan keadilan ekonomi.

Jacob Bloomfield, seorang pendukung Mamdani keturunan Yahudi, menyampaikan alasannya memilih kandidat tersebut. Menurutnya, banyak warga New York kesulitan memenuhi kebutuhan dasar seperti perumahan, layanan kesehatan, pendidikan, transportasi, dan pangan. Ia melihat Mamdani sebagai sosok yang benar-benar memperjuangkan isu tersebut.

Baca Juga :  Borong Hadiah Gratis! Daftar Kode Redeem Fish It Roblox 22 Februari 2026

“Bagi banyak orang, standar hidup yang stabil kini semakin sulit diraih, dan situasinya mendesak,” ujar Bloomfield.

Senada dengan itu, Matt Ketai, seorang aktor dan komedian, menilai narasi negatif yang menyebut Mamdani sebagai sosok anti-Yahudi atau terkait Islamofobia tidak berdasar. Ia justru merasa lebih aman mendukung kandidat yang ia nilai tulus membangun kota.

“Saya suka energinya dan idenya untuk membuat kota ini menjadi tempat yang lebih baik,” kata Ketai.

Kemenangan Zohran Mamdani menunjukkan berubahnya peta politik di New York. Dukungan dari sebagian komunitas Yahudi, terutama kalangan muda progresif, menggambarkan pergeseran cara pandang terhadap isu identitas, Israel, dan keadilan sosial. Mamdani kini menghadapi tugas besar untuk membuktikan komitmennya memimpin seluruh warga tanpa kecuali. (Tim)

Berita Terkait

Kabar Duka Istana Thailand: Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia Usia 47 Tahun
Aturan Baru Malaysia: Remaja Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun Medsos
5 Orang Terkaya di Industri Media dan Hiburan
Kazakhstan & Azerbaijan Bersatu: TourAN Siap Manjakan Wisatawan Dunia
Beasiswa S1 Jepang MEXT 2027: Kuliah Gratis & Uang Saku Rp12 Juta
Polisi Seoul Ajukan Surat Penangkapan Bos HYBE Bang Si-hyuk
Era Baru Apple: John Ternus Siap Lanjutkan Tongkat Estafet Tim Cook
Israel Siapkan ‘Pride Land’, Festival LGBTQ+ Terbesar di Kawasan Laut Mati
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:00 WIB

Kabar Duka Istana Thailand: Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia Usia 47 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:00 WIB

Aturan Baru Malaysia: Remaja Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun Medsos

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:00 WIB

5 Orang Terkaya di Industri Media dan Hiburan

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:00 WIB

Kazakhstan & Azerbaijan Bersatu: TourAN Siap Manjakan Wisatawan Dunia

Rabu, 29 April 2026 - 21:00 WIB

Beasiswa S1 Jepang MEXT 2027: Kuliah Gratis & Uang Saku Rp12 Juta

Berita Terbaru

One Piece: Grand Gourmet

Tech & Game

Game One Piece x Kairosoft Siap Rilis Oktober 2026

Sabtu, 20 Jun 2026 - 14:00 WIB