Australia Angkat Suara Soal Rencana RI Beli Jet Tempur China Chengdu J-10

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jet Tempur China J-10 Chengdu (Foto: Wikipedia)

Jet Tempur China J-10 Chengdu (Foto: Wikipedia)

Britainaja – Pemerintah Australia akhirnya menanggapi kabar mengenai rencana Indonesia membeli jet tempur canggih asal China, Chengdu J-10. Pihak Negeri Kanguru menegaskan bahwa mereka menghormati setiap keputusan Indonesia dalam memperkuat pertahanannya.

Isu rencana pembelian pesawat tempur Chengdu J-10 oleh Indonesia menjadi perhatian publik dalam beberapa pekan terakhir. Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, belum memberikan konfirmasi resmi terkait kabar tersebut, baik membenarkan maupun membantah.

Menanggapi hal itu, Panglima Angkatan Bersenjata Australia, Laksamana David Johnston, turut memberikan pernyataan saat menghadiri konferensi pers di Jakarta, Jumat (17/10). Ia menegaskan bahwa Australia tidak akan mencampuri keputusan Indonesia yang berkaitan dengan kepentingan nasionalnya.

“Kami menghormati setiap keputusan yang diambil Indonesia, termasuk dalam hal pengadaan alutsista. Banyak negara yang bekerja sama dengan kami menggunakan berbagai peralatan militer dari seluruh dunia,” ujar Johnston di Jakarta Selatan.

Menurutnya, hubungan antara Australia dan Indonesia selama ini sudah terjalin sangat erat. Ia meyakini bahwa rencana pembelian jet tempur dari China tidak akan berpengaruh terhadap kemitraan strategis kedua negara.

Baca Juga :  Ini Alasan Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN

“Kerja sama kami dengan Indonesia didasari keterbukaan dan kepercayaan. Karena itu, kami yakin keputusan Indonesia terkait pertahanan tidak akan mengubah arah hubungan bilateral yang selama ini berjalan baik,” lanjutnya.

Johnston menegaskan bahwa Australia tetap berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia, apa pun keputusan yang di ambil terkait pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista).

“Kami akan terus memperdalam kerja sama pertahanan dengan Indonesia tanpa terpengaruh oleh keputusan pengadaan alutsista dari negara mana pun,” tegasnya.

Sebelumnya, pada September lalu, Kepala Biro Humas Setjen Kementerian Pertahanan RI, Brigjen Frega Wenas Inkiriwang, mengungkapkan bahwa rencana pembelian jet tempur Chengdu J-10 masih dalam tahap kajian oleh TNI Angkatan Udara. Kajian tersebut bertujuan memastikan kesesuaian teknologi pesawat dengan kebutuhan pertahanan udara Indonesia.

“Proses kajian ini penting agar keputusan pembelian tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi kekuatan udara nasional,” kata Frega kala itu.

Baca Juga :  Tunjangan dan Gaji PPPK Paruh Waktu: Hak, Skema, dan Proses Rekrutmen

Meski demikian, hingga kini Kementerian Pertahanan belum menetapkan besaran anggaran yang akan di gunakan untuk pengadaan pesawat tersebut.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menyetujui pengajuan anggaran sebesar 9 miliar dolar Amerika Serikat untuk tahun 2026. Namun, ia menegaskan belum dapat memastikan apakah dana itu akan di alokasikan khusus untuk pembelian jet tempur asal China tersebut.

Jika rencana ini terealisasi, Chengdu J-10 akan menambah kekuatan udara Indonesia di samping pesawat tempur yang sudah di miliki sebelumnya, seperti F-16 Fighting Falcon dan Sukhoi Su-30.

Meski masih sebatas wacana, pembelian Chengdu J-10 menandai langkah serius Indonesia dalam memperkuat armada udaranya. Sementara itu, Australia memastikan hubungan bilateral tetap solid tanpa terpengaruh oleh arah kebijakan pertahanan RI. (Tim)

Berita Terkait

Ini Rincian 4.770 Formasi Sekolah Kedinasan 2026, IPDN Buka Kuota Terbanyak
Kabar Bahagia Guru PPPK: Paruh Waktu Naik Status dan Peluang CPNS 2027
1.147 PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Jadi Penuh Waktu
Ini Estimasi Jadwal Resmi Seleksi CPNS 2026 Dari BKN
Lowongan Kerja Bank BRI 2026: Peluang Karier BBAP Lulusan D3 dan S1
Kemenag Buka 14 Ribu Kuota Kenaikan Jabatan Guru Madrasah 2026
Cara Cek Desil 1–10 Bansos Tahap 3 Agustus 2026: Panduan NIK KTP dan Kelayakan
KIP Kuliah 2026 Masih Buka! Ini Cara Daftar dan Cek Kampus Penerima
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Ini Rincian 4.770 Formasi Sekolah Kedinasan 2026, IPDN Buka Kuota Terbanyak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Kabar Bahagia Guru PPPK: Paruh Waktu Naik Status dan Peluang CPNS 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:46 WIB

1.147 PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Jadi Penuh Waktu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Ini Estimasi Jadwal Resmi Seleksi CPNS 2026 Dari BKN

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Lowongan Kerja Bank BRI 2026: Peluang Karier BBAP Lulusan D3 dan S1

Berita Terbaru

Ilustrasi - Cara Mudah Monetisasi ZEPETO World. (Foto: AI)

Tech & Game

Cara Mudah Hasilkan Uang Dengan Monetisasi ZEPETO World

Senin, 31 Agu 2026 - 13:02 WIB

Ilustrasi - Cara Melacak Nomor HP Tak Dikenal. (Foto: AI)

Tech & Game

Ampuh Bongkar Penipu, Begini Cara Melacak Nomor HP Tak Dikenal

Senin, 31 Agu 2026 - 12:11 WIB