Fenomena Langka Harvest Moon Terangi Langit Indonesia Malam Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penampakan Bulan Purnama Harvest Moon (Foto: Pexels)

Ilustrasi penampakan Bulan Purnama Harvest Moon (Foto: Pexels)

Britainaja, Jakarta – Langit malam Indonesia akan tampak lebih istimewa pada Selasa (7/10/2025). Fenomena Harvest Moon 2025 atau bulan purnama panen diprediksi muncul dan dapat disaksikan hampir di seluruh wilayah Nusantara, jika cuaca cerah.

Menurut data astronomi, puncak purnama diperkirakan terjadi sekitar pukul 10.48 WIB. Namun masyarakat sudah bisa mulai menyaksikannya sejak pukul 18.30 WIB, sesaat setelah matahari terbenam.

Berbeda dari bulan purnama biasa, Harvest Moon memiliki karakteristik unik. Waktu terbitnya hanya bergeser sekitar 25 hingga 30 menit setiap malam. Akibatnya, sinar bulan tampak bertahan lebih lama di langit, menciptakan pemandangan malam yang terang selama beberapa hari berturut-turut.

Fenomena ini juga membuat ukuran bulan tampak lebih besar dan cahaya yang dipancarkan terlihat lebih kuat. Kondisi tersebut terjadi karena posisi Matahari dan Bulan hampir sejajar terhadap Bumi, memantulkan sinar yang lebih intens dari biasanya.

Baca Juga :  Realme 14 5G Resmi Rilis di Indonesia, Usung Performa Gahar untuk Gaming

Menurut laman resmi Spaceplace NASA, istilah “Harvest Moon” berasal dari tradisi para petani di masa lalu. Mereka memanfaatkan sinar bulan purnama untuk membantu proses panen di malam hari, terutama saat musim gugur tiba di belahan bumi utara.

Secara umum, Harvest Moon muncul pada bulan September. Namun, tahun ini menjadi pengecualian karena puncak purnama bergeser ke Oktober, menjadikannya fenomena yang tergolong langka dalam catatan astronomi modern.

Bagi pecinta langit dan fotografi, ini adalah momen sempurna untuk mengabadikan keindahan alam. Di sarankan untuk memilih lokasi terbuka seperti pantai, perbukitan, atau lapangan luas agar pandangan ke langit tidak terhalang gedung atau pepohonan.

Baca Juga :  Peserta PPPK Tahap 2 Cemas, Menu Cetak Kartu Ujian Belum Muncul di SSCASN? Ini Penjelasan dari BKN

Agar hasil foto tampak tajam dan detail, hindari penggunaan zoom digital berlebihan. Ketuk layar ponsel untuk memfokuskan kamera pada Bulan dan gunakan tripod bila memungkinkan agar gambar tidak buram.

Masyarakat juga di imbau untuk menikmati fenomena ini secara langsung tanpa alat bantu khusus. Dengan mata telanjang pun, keindahan Harvest Moon 2025 akan terlihat jelas jika langit cerah dan bebas dari polusi cahaya.

Fenomena langit semacam ini selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengamat bintang maupun masyarakat umum. Selain menghadirkan pemandangan yang memesona, kehadiran Harvest Moon juga menjadi pengingat akan keteraturan alam semesta yang menakjubkan. (Tim)

Berita Terkait

Kapolri Naikkan Pangkat 47 Perwira Tinggi, Achmad Kartiko Jadi Komjen
Wali Kota Sukabumi Disoraki Saat Sambutan Salat Id
AFC Hukum Uilliam Barros, Persib Terancam Sanksi Tambahan
Arus Mudik Tol Cipali Turun Drastis H-1 Lebaran 2026
Ekuinoks Maret 2026: Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Indonesia
Pemerintah Tetapkan Lebaran 21 Maret 2026
Michael Bambang Hartono Wafat di Singapura, Dunia Usaha Indonesia Berduka
Harga BBM Terbaru 19 Maret 2026: Pertamax Naik, Pertalite Tetap
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:00 WIB

Kapolri Naikkan Pangkat 47 Perwira Tinggi, Achmad Kartiko Jadi Komjen

Jumat, 20 Maret 2026 - 16:00 WIB

Wali Kota Sukabumi Disoraki Saat Sambutan Salat Id

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:00 WIB

Arus Mudik Tol Cipali Turun Drastis H-1 Lebaran 2026

Jumat, 20 Maret 2026 - 10:00 WIB

Ekuinoks Maret 2026: Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Indonesia

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:00 WIB

Pemerintah Tetapkan Lebaran 21 Maret 2026

Berita Terbaru

Ini Kode Redeem FF Spesial Lebaran 21 Maret 2026 Masih Aktif. Ilustrasi AI

Tech & Game

Ini Kode Redeem FF Spesial Lebaran 21 Maret 2026 Masih Aktif

Sabtu, 21 Mar 2026 - 13:35 WIB

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki keluar dari Kampus Universitas Muhammadiyah usai memberikan sambutan pada momen Idul Fitri Jamaah Muhammadiyah, Jumat (20/3/2026). (KOMPAS.com)

Nasional

Wali Kota Sukabumi Disoraki Saat Sambutan Salat Id

Jumat, 20 Mar 2026 - 16:00 WIB