Jumlah Korban Tewas Reruntuhan Ponpes Al-Khoziny Tembus 52 Orang

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Senin, 6 Oktober 2025 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah petugas SAR gabungan mengevakuasi jenazah di reruntuhan Mushala Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Minggu (5/10/20205) dini hari (Foto: Basarnas)

Sejumlah petugas SAR gabungan mengevakuasi jenazah di reruntuhan Mushala Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Minggu (5/10/20205) dini hari (Foto: Basarnas)

 Britainaja – Jumlah korban meninggal akibat ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo, terus bertambah. Hingga Minggu (5/10/2025) malam, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat total 52 orang meninggal dunia.

Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menyebutkan penambahan korban tersebut berasal dari tujuh kantong jenazah yang dievakuasi tim penyelamat pada malam hari. Evakuasi berlangsung hingga sekitar pukul 21.00 WIB.

Berdasarkan laporan resmi, proses pencarian yang sudah memasuki hari ketujuh berhasil menyelamatkan 104 orang. Namun, korban tewas tercatat 52 orang, termasuk lima bagian tubuh (body part).

Beberapa jenazah di temukan di berbagai titik reruntuhan, mulai dari pintu masuk hingga area belakang bangunan. Salah satu penemuan terbaru adalah potongan tubuh tanpa kaki kanan yang berhasil di keluarkan sekitar pukul 21.01 WIB.

Baca Juga :  Rencana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 2026: Cek Faktanya

“Hingga laporan terakhir, ada 26 kantong jenazah yang telah di evakuasi, termasuk empat body part,” ujar Yudhi Bramantyo.

Setiap jenazah maupun potongan tubuh yang di temukan langsung di bawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim. Di rumah sakit tersebut, Tim Disaster Victim Identification (DVI) melakukan pemeriksaan identitas untuk memastikan data para korban.

Sementara itu, proses evakuasi di lokasi kejadian masih berlanjut hingga malam. Tim Basarnas bersama aparat terkait berfokus membersihkan puing, terutama di sisi utara bangunan yang tidak terhubung langsung dengan struktur utama.

“Pembersihan terus di lakukan agar akses lebih mudah dan pencarian bisa di percepat,” jelas Yudhi.

Baca Juga :  Guru Minta Siswa Gambar Organ Reproduksi, Hebohkan Publik

Musibah ini terjadi sepekan lalu ketika bangunan utama Ponpes Al-Khoziny ambruk saat aktivitas santri sedang berlangsung. Puluhan orang tertimpa reruntuhan, sementara proses evakuasi terus di lakukan secara bergelombang sejak hari pertama kejadian.

Pemerintah daerah bersama Basarnas, TNI, Polri, serta relawan turut di kerahkan untuk mempercepat pencarian. Hingga kini, masih ada kemungkinan korban lain yang belum di temukan di balik timbunan puing.

Dengan jumlah korban yang terus bertambah, pihak berwenang meminta masyarakat, khususnya keluarga santri, untuk tetap tenang menunggu informasi resmi dari posko utama. Proses pencarian di perkirakan masih akan berlangsung beberapa hari ke depan sampai seluruh area reruntuhan benar-benar bersih. (Tim)

Berita Terkait

Kemenag Gelar Sidang Isbat 17 Mei: Tentukan Awal Zulhijah dan Iduladha 2026
Kemenkes Ungkap Fakta Pilu: dr Myta Kerja 51 Jam Seminggu Sebelum Wafat
Prabowo Peluk Hangat Warga Miangas: Riuh ‘Maju Tak Gentar’ di Ujung Utara
Daftar Lengkap 9 Kapolda Baru Hasil Mutasi Polri 2026, Ada Nama Baru di Jabar
Pertamina Olah Minyak Jelantah Program Makan Gratis Jadi Bahan Bakar Pesawat
Peserta Keluhkan Durasi Tes Koperasi Merah Putih, Begini Respon BKN
Kisah Haru Fadli, Kernet Bus ALS yang Selamat dari Tragedi Maut Muratara
Gaduh New Media Forum: Muhammad Qodari Sebut Daftar Mitra, Sejumlah Media Sosial Justru Membantah
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:00 WIB

Kemenag Gelar Sidang Isbat 17 Mei: Tentukan Awal Zulhijah dan Iduladha 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:00 WIB

Kemenkes Ungkap Fakta Pilu: dr Myta Kerja 51 Jam Seminggu Sebelum Wafat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:00 WIB

Prabowo Peluk Hangat Warga Miangas: Riuh ‘Maju Tak Gentar’ di Ujung Utara

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:00 WIB

Pertamina Olah Minyak Jelantah Program Makan Gratis Jadi Bahan Bakar Pesawat

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:00 WIB

Peserta Keluhkan Durasi Tes Koperasi Merah Putih, Begini Respon BKN

Berita Terbaru