Kemenpar Resmi Luncurkan 10 Kategori Wonderful Indonesia Awards 2025

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Sabtu, 20 September 2025 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenpar Resmi Luncurkan 10 Kategori Wonderful Indonesia Awards 2025 (dok. Birkom Kemenpar)

Kemenpar Resmi Luncurkan 10 Kategori Wonderful Indonesia Awards 2025 (dok. Birkom Kemenpar)

 Britainaja, Jakarta – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengumumkan penyelenggaraan Wonderful Indonesia Awards (WIA) 2025, sebuah ajang penghargaan bagi para pelaku, pengelola, dan pihak terkait yang berkontribusi dalam memajukan sektor pariwisata.

Peresmian dilakukan langsung oleh Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, dalam sambutan daring pada Jumat (29/8/2025). Ia menegaskan bahwa WIA bukan sekadar penghargaan simbolis, melainkan wadah apresiasi sekaligus refleksi atas kerja bersama membangun pariwisata nasional.

“WIA hadir untuk menjawab tantangan baru industri pariwisata global. Saat ini wisatawan menginginkan pengalaman yang lebih menyeluruh, dari sisi kebersihan, keamanan, pelayanan yang konsisten, hingga kepedulian terhadap lingkungan,” kata Menpar Widi.

(dok. Birkom Kemenpar)

Sepuluh Kategori Penghargaan

Tahun ini, Kemenpar menetapkan 10 kategori penghargaan dalam WIA 2025, antara lain:

  • Anugerah Desa Wisata Terbaik

  • Anugerah Daya Tarik Wisata Terbaik Pengelolaan Swasta

  • Anugerah Kelompok Sadar Wisata Terbaik

  • Anugerah Toilet Bersih di Daya Tarik Wisata Swasta

  • Anugerah Green Hotel

  • Most Inspiring Tourism Leader

  • Local Heroes Pariwisata

  • Key Figure in Event Industry

  • Green Event of the Year

  • Most Collaborative Partners

Menurut Kemenpar, kategori ini ditetapkan melalui proses panjang dengan tujuan mendorong praktik berkelanjutan, meningkatkan kualitas destinasi, serta memperkuat daya saing pariwisata Indonesia di level nasional maupun internasional.

Baca Juga :  Peserta Keluhkan Durasi Tes Koperasi Merah Putih, Begini Respon BKN

Mekanisme Pendaftaran

Dari sepuluh kategori yang ada, lima di antaranya di buka untuk pendaftaran kompetisi. Empat kategori berbasis destinasi, yakni Desa Wisata Terbaik, Daya Tarik Wisata Pengelolaan Swasta, Kelompok Sadar Wisata Terbaik, serta Toilet Bersih, dapat di ikuti oleh Dinas Pariwisata di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota melalui platform Jadesta.

Pendaftaran untuk kategori ini telah di buka dan berlangsung hingga 7 September 2025. Sementara itu, kategori Green Hotel Award akan di buka secara terpisah pada 8-19 September 2025. Berbeda dengan kategori lain, Green Hotel Award bisa langsung di ikuti oleh pihak hotel tanpa melalui dinas terkait, dengan pendaftaran melalui laman resmi kemenpar.go.id.

Proses Penilaian dan Seleksi

Kemenpar menunjuk tim juri yang terdiri dari akademisi, pelaku bisnis, perwakilan pemerintah, komunitas, dan media untuk melakukan proses penilaian. Mekanisme di mulai dari verifikasi administratif, penilaian awal, hingga desk evaluation yang akan menghasilkan daftar nominasi 10 besar.

Dari hasil tersebut, peserta akan di persempit menjadi lima besar. Selanjutnya di lakukan visitasi lapangan, observasi komunitas, hingga dokumentasi untuk menilai kesesuaian program dengan indikator keberlanjutan. Hasil akhir di tetapkan melalui rapat pleno tim juri, di mana tiga pemenang terbaik per kategori akan di umumkan pada malam puncak WIA 2025.

Baca Juga :  Program Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Desember 2025

Puncak Acara dan Kesempatan ASEAN

Acara puncak WIA di jadwalkan berlangsung pada November 2025. Seluruh pemenang akan memperoleh piagam penghargaan dari Kemenpar sebagai bentuk apresiasi resmi.

Khusus untuk Green Hotel Award, lima hotel dengan nilai tertinggi akan di pilih sebagai wakil Indonesia di ajang ASEAN Green Hotel Award 2026. Dengan demikian, penghargaan ini bukan hanya mengangkat citra pariwisata nasional, tetapi juga membuka peluang pengakuan di tingkat regional.

Harapan dari Kemenpar

Menpar Widi berharap ajang ini dapat menjadi jembatan antara berbagai inisiatif yang sudah berjalan, seperti pengembangan desa wisata, kampanye kebersihan destinasi, hingga upaya transisi hijau dalam industri pariwisata.

“Setiap penghargaan di harapkan mampu memicu aksi nyata, mulai dari desa wisata yang tertata rapi, atraksi yang bertanggung jawab, hotel ramah lingkungan, toilet bersih sebagai standar pelayanan, hingga event kreatif yang berkelas internasional,” pungkasnya. (Tim)

Berita Terkait

Ini Rincian 4.770 Formasi Sekolah Kedinasan 2026, IPDN Buka Kuota Terbanyak
Kabar Bahagia Guru PPPK: Paruh Waktu Naik Status dan Peluang CPNS 2027
1.147 PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Jadi Penuh Waktu
Ini Estimasi Jadwal Resmi Seleksi CPNS 2026 Dari BKN
Lowongan Kerja Bank BRI 2026: Peluang Karier BBAP Lulusan D3 dan S1
Kemenag Buka 14 Ribu Kuota Kenaikan Jabatan Guru Madrasah 2026
Cara Cek Desil 1–10 Bansos Tahap 3 Agustus 2026: Panduan NIK KTP dan Kelayakan
KIP Kuliah 2026 Masih Buka! Ini Cara Daftar dan Cek Kampus Penerima
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Ini Rincian 4.770 Formasi Sekolah Kedinasan 2026, IPDN Buka Kuota Terbanyak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Kabar Bahagia Guru PPPK: Paruh Waktu Naik Status dan Peluang CPNS 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:46 WIB

1.147 PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Jadi Penuh Waktu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Ini Estimasi Jadwal Resmi Seleksi CPNS 2026 Dari BKN

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Lowongan Kerja Bank BRI 2026: Peluang Karier BBAP Lulusan D3 dan S1

Berita Terbaru