Daun Teh Berjalan, “Ritual” Tahunan Momen Libur Lebaran

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Jumat, 4 April 2025 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi keramaian dan kendaraan yang digantung daun teh

Ilustrasi keramaian dan kendaraan yang digantung daun teh

Britainaja, Sungai Penuh – Momen libur lebaran Idul Fitri tentunya merupakan momen yang sangat ditunggu-tunggu bagi masyarakat, khususnya Sungai Penuh dan Kerinci. Di momen ini, masyarakat bisa menghabiskan waktunya bersama sahabat, keluarga dan kebaratnya dengan bepergian kesuatu tempat wisata yang ramai dikunjungi pada momen ini.

Seperti menjadi sebuah tradisi, lebaran pertama dan kedua dihabiskan dengan berkunjung kerumah sanak keluarga dan kerabat. Sedangkan di lebaran ke tiga dan seterusnya dihabiskan untuk mengunjungi objek wisata seperti Danau Kerinci dan kebun teh Kayu Aro.

Baca Juga :  Walikota Sungai Penuh dan Ketua TP-PKK Hadiri Munas APEKSI ke-7 di Surabaya

Namun ada pemandangan yang unik dan selalu menjadi “ritual” tahunan pada momen libur lebaran ini, yakni beberapa tangkai daun teh yang diselipkan pada kendaraan yang digunakan oleh para pengendara roda dua maupun roda empat.

“ini tanda kami sudah berkunjung ke kebun teh kayu aro,” kata Yopi, salah seorang pengendara yang sempat kami tanyakan.

Mengapa harus demikian? Apakah harus ditandakan dengan beberapa lembar daun teh agar semua orang tahu bahwa mereka sudah bepergian ke tempat wisata tersebut, atau sekedar gaya-gayan, atau menjadi sebuah keharusan ketika kita mengunjungi kebun teh maka “ritual” menggantungkan setangkai daun teh dikendaraannya menjadi sebuah keharusan!

Baca Juga :  Wawako Sungai Penuh bersama Kapolres Kerinci Gelar Panen Raya Jagung Tahap II

Terlepas dari semua pemandangan tersebut, momen libur lebaran memang menjadi momen yang sangat ditunggu dan dinantikan oleh masyarakat untuk menghabiskannya dengan segala bentuk suka cita. (Wd)

 

Berita Terkait

3 Tahun Menanti Keadilan, 48 Pohon Karet Hasil Kerja Keras di Malaysia Ditebang Orang
Lima Desa di Kubang Bersatu Bentuk PS Kubang dan Luncurkan Jersey Baru
Gerakan 3S Sungai Penuh Raih Penghargaan Inovasi Daerah 2026
Menag Nasaruddin Umar Fokus Tugas Negara, Rektor IAIN Kerinci Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat
APBD Perubahan 2026 Kerinci Sah: Bupati Monadi Prioritaskan Sekolah, Tani, dan Jalan
Operasi Dua Bulan Polres Kerinci Berhasil Amankan 24 Tersangka Kasus Narkoba
Pacu Pelayanan Publik, Dinkes Kerinci Beri Apresiasi Pegawai Teladan 2026
Kejari Sungai Penuh Tahan Ex-Kadis Damkar dan Bendahara Kasus Korupsi Rp1,3 M
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:18 WIB

3 Tahun Menanti Keadilan, 48 Pohon Karet Hasil Kerja Keras di Malaysia Ditebang Orang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:09 WIB

Lima Desa di Kubang Bersatu Bentuk PS Kubang dan Luncurkan Jersey Baru

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:32 WIB

Gerakan 3S Sungai Penuh Raih Penghargaan Inovasi Daerah 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Menag Nasaruddin Umar Fokus Tugas Negara, Rektor IAIN Kerinci Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:36 WIB

APBD Perubahan 2026 Kerinci Sah: Bupati Monadi Prioritaskan Sekolah, Tani, dan Jalan

Berita Terbaru

Ilustrasi - Cara Cegah Penyadapan LIMS Menurut Pakar Siber. (Foto: AI)

Tech & Game

Cara Ampuh Cegah Penyadapan LIMS Menurut Pakar Siber

Jumat, 6 Nov 2026 - 10:11 WIB