Diduga Salah Prosedur, Anak di Kerinci Jadi Korban Sunat Oknum Nakes Baru

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Mei 2025 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Unggahan Fb Yuyun Sinta Nara

Foto Unggahan Fb Yuyun Sinta Nara

Britainaja, Kerinci – Seorang anak laki-laki di Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi mengalami luka serius pada bagian vitalnya saat menjalani prosedur sunat . Dari informasi sementara, tindakan medis tersebut diduga dilakukan oleh seorang oknum tenaga kesehatan yang baru lulus sebagai PPPPK, dan saat ini bertugas di salah satu puskesmas setempat.

Peristiwa ini mencuat ke publik setelah akun media sosial Facebook milik Yuyun Sinta Nara mengunggah konten video dan foto pada Minggu, (25/05/2025), dengan judul “Korban Salah Sunat”. Dalam video tersebut, terlihat seorang anak kecil menangis kesakitan dan disebut mengalami kesulitan saat buang air kecil pasca tindakan medis itu dilakukan.

Baca Juga :  Rupiah Anjlok ke Rp16.501 per Dolar AS, Apa Penyebabnya?

Kejadian ini langsung menuai respons dari sejumlah tokoh masyarakat, salah satunya aktivis muda Kerinci, Imam Zarkasi. Ia menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras tindakan yang terjadi. Imam mendesak agar Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci segera turun tangan untuk melakukan investigasi dan memeriksa legalitas praktik tenaga medis terkait.

Baca Juga :  Tiga Jenazah Santri Al-Khoziny Teridentifikasi Tim DVI Polda Jatim

“Kami menuntut keadilan untuk anak tersebut. Dinas Kesehatan wajib melakukan pemeriksaan terhadap kelayakan praktik nakes bersangkutan. Selain itu, kami juga mendorong aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah hukum,” ujar Imam tegas.

Tak hanya itu, Imam juga mengimbau keluarga korban agar melaporkan kejadian ini secara resmi ke pihak kepolisian agar kasus ini dapat ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (Tim)

Berita Terkait

Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku
Lacak Dana Rp143 Miliar Bank Jambi: Rp19 Miliar Mengalir ke Aset Kripto
Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan
Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global
Monadi dan Al Haris Tinjau Pintu Air PLTA di Desa Sangir
Monadi Pimpin Gerakan Indonesia ASRI 2026 di Kayu Aro Barat
Gubernur Al Haris Setujui THR Rp1 Juta untuk PPPK Paruh Waktu di Jambi
Target Rampung Sebelum Lebaran, Gudang Koperasi Merah Putih Siap Jadi Motor Ekonomi Baru Sungai Penuh
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:00 WIB

Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:03 WIB

Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global

Senin, 9 Maret 2026 - 11:00 WIB

Monadi dan Al Haris Tinjau Pintu Air PLTA di Desa Sangir

Senin, 9 Maret 2026 - 10:00 WIB

Monadi Pimpin Gerakan Indonesia ASRI 2026 di Kayu Aro Barat

Berita Terbaru

Mobil Bekas Jadi Incaran Jelang Lebaran 2026

Otomotif

Mobil Bekas Jadi Incaran Jelang Lebaran 2026

Rabu, 11 Mar 2026 - 13:00 WIB