Lahan Gambut dan Minimnya Ketersediaan Air Menjadi Kendala Pemadaman Karhutla di Muaro Jambi

Gubernur Jambi Al Haris Turun Langsung Padamkan Karhutla di Muaro Jambi

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jambi Al Haris saat turun Langsung Padamkan Karhutla di Muaro Jambi.

Gubernur Jambi Al Haris saat turun Langsung Padamkan Karhutla di Muaro Jambi.

MUARO JAMBI, Britainaja – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang begitu hebat melanda lahan gambut di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Minggu (9/8/2026) siang.

Gubernur Jambi Al Haris yang mengetahui kejadian tersebut langsung turun ke lokasi kebakaran untuk meninjau, dan ikut berjibaku bersama tim gabungan membantu memadamkan api yang telah membakar lahan selama tiga hari.

Sebelumnya musibah kebakaran tersebut ditangani tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, RPK WKS, RHM, Pesona, dan MKI.

Sesampainya di lokasi, Gubernur Al Haris melihat langsung kondisi lahan yang masih terbakar. Asap tebal dan kondisi lahan gambut membuat proses pemadaman tidak mudah. “Perkiraan kami mungkin melebihi 50 hektare. Teman-teman dari BPBD, TNI-Polri, kemudian relawan Peduli Api sudah berusaha memadamkan api lebih dari tiga hari,” kata Al Haris.

Menurut Gubernur Jambi, karakter lahan gambut menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman. Api dapat menjalar di bawah permukaan tanah sehingga sulit di deteksi dan dipadamkan.

Akses menuju lokasi juga menjadi persoalan. Ketersediaan air yang terbatas serta angin kencang membuat api berpotensi meluas. “Karena ini lahan gambut, sulit sekali untuk dipadamkan. Akses ke sini juga sulit, air sulit, di tambah lagi angin yang kencang luar biasa,” ujarnya.

Baca Juga :  RRI Jambi Menuju Zona Bebas Korupsi, Gubernur Al Haris: Integritas Itu Budaya Kerja

Walaupun demikian, Gubernur Jambi memeberikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim yang terus melakukan pemadaman dari darat maupun udara. Ia meminta seluruh personel tetap fokus mencegah api meluas ke area lainnya.

“Teman-teman dari udara dan darat sudah bekerja luar biasa. Tinggal lagi kita minimalkan perluasan pembakarannya,” tegasnya.

Gubernur Al Haris mengatakan, upaya pemadaman di lakukan secara bersama-sama. TNI dan Polri juga diminta terus menyisir kawasan untuk mencegah munculnya titik api baru. “Kita bahu-membahu menyisir agar tidak terjadi luasan yang lebih masif lagi ke depannya,” katanya.

Di tengah ancaman kebakaran lahan yang meningkat akibat cuaca panas dan kondisi kering, Al Haris mengingatkan masyarakat agar tidak lengah. Gubernur meminta setiap desa memastikan wilayahnya aman dari api. “Saya minta tolong masyarakat desa di mana pun di Jambi ini, pastikan bahwa desanya tidak ada lahan yang terbakar,” ujarnya.

Baca Juga :  Tol Pertama di Jambi Resmi Dibuka, Gratis bagi Pengguna

Menurut Al Haris, desa yang memiliki kawasan gambut juga harus melakukan pemetaan. Relawan desa di minta meningkatkan kesiapsiagaan sebelum kebakaran terjadi. “Petakan daerah gambut. Yang di desa-desanya ada gambut, mohon betul tim relawan desa siaga duluan. Jangan sampai terjadi kebakaran hutan di desa masing-masing,” katanya.

Selain meminta peningkatan kesiapsiagaan, Al Haris juga mengajak para ulama, kiai, dan imam masjid di Jambi untuk menggelar salat istisqa. Ajakan tersebut di sampaikan karena kondisi cuaca yang semakin panas dan kering. Ketersediaan air juga semakin terbatas.

“Saya mengimbau para ulama, kiai, imam masjid, mari kita lakukan salat istisqa. Meminta kepada Allah agar hujan turun dengan cepat di bumi Jambi ini,” kata Al Haris.

Gubernur berharap hujan segera turun sehingga kondisi lahan yang kering dapat kembali membaik dan membantu proses pemadaman kebakaran. Al Haris juga meminta doa agar seluruh personel yang bertugas di berikan keselamatan. “Doakan kami, tim bekerja selamat, sukses, tidak ada korban, dan api bisa di padamkan,” pungkasnya. (Tim)

Berita Terkait

Cegah Karhutla Meluas, Al Haris Ajak Masyarakat Laksanakan Salat Istisqa
Ribuan Pelari Antusias Ikuti Presisi Merdeka Run 2026 Polda Jambi
Ini Nama-nama 37 Kader Pengurus DPW Partai NasDem Jambi 2024-2029
DPW NasDem Jambi Dilantik, Murison: Kekompakan Kader Kunci Sukses pada Pemilu 2029
Sosok Brigjen K Yani Sudarto, Wakapolda Jambi yang Kaya Pengalaman Reserse
Museum Sriwijaya Dharmakirti Resmi Berdiri, Gubernur Al Haris Dorong Bandara Jambi Jadi Internasional
Menteri Kebudayaan dan Gubernur Al Haris Ajak Mahasiswa UNJA Sulap Budaya Jambi Jadi Ekonomi Kreatif
Viral Video Penggerebekan di Rumah Dinas Waingapu: Oknum Pejabat Akhirnya Dicopot
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Cegah Karhutla Meluas, Al Haris Ajak Masyarakat Laksanakan Salat Istisqa

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:15 WIB

Lahan Gambut dan Minimnya Ketersediaan Air Menjadi Kendala Pemadaman Karhutla di Muaro Jambi

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Ribuan Pelari Antusias Ikuti Presisi Merdeka Run 2026 Polda Jambi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:05 WIB

Ini Nama-nama 37 Kader Pengurus DPW Partai NasDem Jambi 2024-2029

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Sosok Brigjen K Yani Sudarto, Wakapolda Jambi yang Kaya Pengalaman Reserse

Berita Terbaru