Jaringan SUTT Bermasalah, Listrik di Kerinci dan Sungai Penuh Padam Kembali

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 21 Mei 2025 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaringan SUTT Bermasalah, Listrik di Kerinci dan Sungai Penuh Padam Kembali (Ilustrasi: Istimewa)

Jaringan SUTT Bermasalah, Listrik di Kerinci dan Sungai Penuh Padam Kembali (Ilustrasi: Istimewa)

Britainaja, Kerinci – Setelah sempat kurang lebih 24 jam menyala normal, aliran listrik dari PLTA Kerinci yang menyuplai kebutuhan pasokan listrik di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh kembali mengalami pemadaman pada Rabu siang (21/05/2025). Sebelumnya, listrik diketahui kembali aktif pada Selasa dini hari (20/05/2025) usai dilakukan perbaikan sementara.

Pemadaman ini sontak membuat warga bertanya-tanya. Pasalnya, sebelumnya pihak terkait telah menyampaikan bahwa aliran listrik akan kembali stabil hingga proses perbaikan tower SUTT  yang sempat roboh selesai diperbaiki.

Baca Juga :  Walikota Alfin Pimpin Rakor Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting

“Listrik padam lagi sekitar pukul 12.15 WIB. Kami tidak tahu pasti penyebabnya, padahal sebelumnya sudah dijanjikan akan normal,” ujar seorang warga Kerinci.

Sementara itu, GM ULP PLN Sungai Penuh, Eko, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pihak PLTA Kerinci untuk mengetahui secara pasti penyebab gangguan tersebut.

“Kami masih menunggu konfirmasi dari pihak PLTA,” jelasnya singkat.

Di sisi lain, Humas PLTA Kerinci, Aslori, membenarkan perihal adanya gangguan distribusi listrik yang mengakibatkan pemadaman kembali terjadi di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh.

Baca Juga :  5 Rekomendasi Destinasi Eksotis yang Belum Terjamah di 2026

Menurut Aslori, gangguan terjadi pada jaringan SUTT milik PLN yang terletak sekitar 18 kilometer dari Gardu Induk PLTA. Ia menegaskan bahwa sistem pembangkit milik PT KMH tidak mengalami gangguan apa pun.

“Gangguan ada pada jaringan SUTT milik PLN, sekitar 18 KM dari gardu induk kami. Tim dari PLN saat ini sedang melakukan penelusuran di lapangan. Sementara pembangkit milik KMH dalam kondisi normal,” ungkapnya. (Wd)

Berita Terkait

Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku
Lacak Dana Rp143 Miliar Bank Jambi: Rp19 Miliar Mengalir ke Aset Kripto
Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan
Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global
Monadi dan Al Haris Tinjau Pintu Air PLTA di Desa Sangir
Monadi Pimpin Gerakan Indonesia ASRI 2026 di Kayu Aro Barat
Gubernur Al Haris Setujui THR Rp1 Juta untuk PPPK Paruh Waktu di Jambi
Target Rampung Sebelum Lebaran, Gudang Koperasi Merah Putih Siap Jadi Motor Ekonomi Baru Sungai Penuh
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:00 WIB

Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:51 WIB

Lacak Dana Rp143 Miliar Bank Jambi: Rp19 Miliar Mengalir ke Aset Kripto

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:03 WIB

Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global

Senin, 9 Maret 2026 - 11:00 WIB

Monadi dan Al Haris Tinjau Pintu Air PLTA di Desa Sangir

Berita Terbaru

Rupiah Anjlok ke Rp16.904 per Dolar AS Pagi Ini (Foto: AI)

Finansial

Rupiah Anjlok ke Rp16.904 per Dolar AS Pagi Ini

Kamis, 12 Mar 2026 - 11:00 WIB