Alasan Kemhan Wajibkan Calon Manajer Koperasi Merah Putih Ikut Latsarmil

Fokus Penguatan Mental, Bukan Cetak Prajurit Baru

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Latsarmil Manajer Koperasi Merah Putih. (Foto: Kaltimpos)

Peserta Latsarmil Manajer Koperasi Merah Putih. (Foto: Kaltimpos)

Britainaja – Kementerian Pertahanan (Kemhan) angkat bicara mengenai pelatihan dasar militer (latsarmil) untuk calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta Koperasi Nelayan Merah Putih. Kemhan menegaskan bahwa program ini bertujuan membentuk pengelola yang disiplin tinggi dan tangguh menghadapi tekanan, bukan mencetak prajurit baru.

“Kami mengarahkan latihan bela negara dan manajerial ini untuk membentuk karakter, disiplin, kepemimpinan, integritas, dan kerja sama,” ujar Kepala BPSDM Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, di Jakarta, Sabtu (27/6).

Menurut Ketut, calon manajer wajib menguasai keterampilan tersebut karena mereka akan mengemban tanggung jawab besar mengelola perputaran uang rakyat. Koperasi yang sehat dan profesional, lanjutnya, menjadi kunci utama untuk memperkuat perekonomian masyarakat bawah.

Baca Juga :  Liburan Halal? Ini Dia Rekomendasi Destinasi Wisata Syariah di Indonesia

Ia juga meluruskan persepsi publik mengenai porsi latihan fisik yang dinilai berlebihan. “Fokus utama kami bukan pada adu fisik, melainkan pada penguatan mental, daya juang, tanggung jawab, serta kemampuan memecahkan masalah,” tambahnya.

Komitmen Evaluasi Total

Pelatihan ini belakangan memicu sorotan tajam masyarakat setelah lima orang peserta meninggal dunia saat mengikuti proses latsarmil di satuan pendidikan TNI. Tim medis mengonfirmasi kelima peserta wafat karena kondisi kesehatan yang berbeda, mulai dari serangan heat stroke (sengatan panas ekstrem), tuberkulosis, hingga henti jantung.

Baca Juga :  Mendag Pastikan Harga MinyaKita Bakal Naik, Saat Ini Rp15.700 per Liter

Merespons tragedi tersebut, Ketut menyatakan belasungkawa mendalam dan berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh sistem pelatihan.

Ke depan, Kemhan berkomitmen menerapkan langkah pencegahan yang lebih ketat. Panitia akan menyesuaikan seluruh materi dan intensitas pelatihan dengan kondisi kesehatan serta fisik masing-masing peserta agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (Tim)

Berita Terkait

Ini Rincian 4.770 Formasi Sekolah Kedinasan 2026, IPDN Buka Kuota Terbanyak
Kabar Bahagia Guru PPPK: Paruh Waktu Naik Status dan Peluang CPNS 2027
1.147 PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Jadi Penuh Waktu
Ini Estimasi Jadwal Resmi Seleksi CPNS 2026 Dari BKN
Lowongan Kerja Bank BRI 2026: Peluang Karier BBAP Lulusan D3 dan S1
Kemenag Buka 14 Ribu Kuota Kenaikan Jabatan Guru Madrasah 2026
Cara Cek Desil 1–10 Bansos Tahap 3 Agustus 2026: Panduan NIK KTP dan Kelayakan
KIP Kuliah 2026 Masih Buka! Ini Cara Daftar dan Cek Kampus Penerima
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Ini Rincian 4.770 Formasi Sekolah Kedinasan 2026, IPDN Buka Kuota Terbanyak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Kabar Bahagia Guru PPPK: Paruh Waktu Naik Status dan Peluang CPNS 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:46 WIB

1.147 PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Jadi Penuh Waktu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Ini Estimasi Jadwal Resmi Seleksi CPNS 2026 Dari BKN

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Lowongan Kerja Bank BRI 2026: Peluang Karier BBAP Lulusan D3 dan S1

Berita Terbaru