Mengapa Honda Bikin Motor Listrik yang Bisa “Bergetar”?

Rahasia di Balik Tuas Kopling Semu Honda

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Honda Siapkan Motor Listrik Rasa Bensin. ist

Honda Siapkan Motor Listrik Rasa Bensin. ist

Britainaja – Bagi sebagian pencinta otomotif, senyapnya motor listrik justru terasa hambar. Mereka merindukan raungan mesin, entakan kopling, dan getaran khas motor konvensional.

Memahami kerinduan ini, Honda langsung tancap gas dengan menyiapkan inovasi unik untuk lini motor listrik masa depan mereka.

Melansir laporan dari Rushlane, pabrikan raksasa asal Jepang ini baru saja mendaftarkan paten sistem kopling virtual. Menariknya, sistem ini lengkap dengan sensasi getaran buatan khas mesin bensin.

Honda merancang teknologi ini bukan untuk mendongkrak kecepatan, melainkan untuk mengembalikan emosi dan keasyikan berkendara yang hilang pada era elektrik.

Meniru Sensasi Motor Manual Secara Total

Dalam dokumen patennya, Honda memperkenalkan istilah ‘pseudo-clutch mechanism’ atau sistem kopling semu. Komponen ini bekerja persis seperti motor manual biasa, lengkap dengan tuas kopling di setang sebelah kiri.

Saat Anda menarik tuas dan membuka gas, motor listrik akan menyimulasikan efek selip, resistensi, hingga titik gigitan kopling (bite point) yang sangat mirip dengan kopling mekanis asli.

Tidak berhenti di situ, Honda juga menyematkan komponen flywheel (roda gila) virtual. Komponen ini memanfaatkan massa berputar berbasis motor elektrik untuk menciptakan efek inersia. Hasilnya? Anda akan tetap merasakan momentum dan karakter putaran mesin layaknya motor berbahan bakar bensin.

Baca Juga :  Mitsubishi Xpander 2026 Siap Meluncur: Intip Bocoran Fitur Canggih dan Perubahan Harganya

Setang yang “Hidup” dan Bergetar

Agar pengalaman berkendara semakin nyata, Honda memasang komponen penggerak getaran (vibration actuator) di beberapa titik strategis, seperti setang dan tuas kopling.

Teknologi ini menghasilkan getaran buatan saat motor dalam posisi stasioner (langsam) maupun ketika Anda memutar selongsong gas untuk berakselerasi. Berkat fitur ini, pengendara veteran tidak akan lagi merasa asing dengan karakter motor listrik yang biasanya terlalu senyap dan halus.

Fokus untuk Medan Ekstrem (Off-Road)

+-------------------------------------------------------------+
|               Rencana Implementasi Paten Honda              |
+-------------------------------------------------------------+
| Jenis Motor : Motor Off-Road Listrik / Motocross            |
| Proyek      : CR Electric Proto                             |
| Target      : Kontrol presisi di medan sulit (Enduro)       |
+-------------------------------------------------------------+

Honda kabarnya menyiapkan paten ini khusus untuk lini motor off-road listrik mereka. Salah satu kandidat kuat yang akan mengadopsinya adalah proyek CR Electric Proto, motor trail listrik yang sudah beberapa kali unjuk gigi di depan publik.

Pihak Honda menilai bahwa kontrol kopling manual sangat krusial bagi pengendara motocross atau enduro. Sistem ini membantu mereka mendapatkan distribusi tenaga yang presisi saat menaklukkan medan berat berlumpur atau tanjakan ekstrem.

Baca Juga :  Duel Mobil Bekas Rp50 Jutaan: Pilih Toyota Avanza 2005 atau Daihatsu Xenia?

Sebelumnya, Honda sukses meluncurkan teknologi E-Clutch pada motor besar mereka untuk mempermudah perpindahan gigi tanpa tarik tuas. Namun, lewat teknologi kopling virtual terbaru ini, Honda ingin melangkah lebih jauh: mereka tidak hanya menjual fungsionalitas, tetapi juga menjual rasa dan ikatan emosional antara pengendara dan motor kesayangannya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1. Apa fungsi utama teknologi kopling virtual pada motor listrik Honda?

Teknologi ini berfungsi untuk meniru karakteristik motor manual berbahan bakar bensin. Fitur ini memberikan simulasi titik gigitan kopling, efek inersia, dan getaran mekanis agar pengendara mendapatkan pengalaman berkendara yang lebih emosional dan familier.

2. Apakah teknologi ini membuat motor listrik Honda menjadi lebih cepat?

Tidak. Honda mengembangkan teknologi ini murni untuk meningkatkan pengalaman, kenyamanan, dan kontrol berkendara, bukan untuk meningkatkan performa kecepatan atau efisiensi baterai.

3. Motor jenis apa yang akan menggunakan teknologi kopling virtual ini?

Berdasarkan dokumen paten, Honda memprioritaskan teknologi ini untuk motor listrik kategori off-road dan motocross, seperti proyek pengembangan CR Electric Proto yang membutuhkan kontrol tenaga presisi di medan sulit. (Tim)

Berita Terkait

5 Motor Listrik Sporty Terbaik 2026: Performa Gahar & Tangguh
Veda Ega Melesat dari Posisi 20 ke Finish 8 Moto3 Catalunya
Veda Ega Siap Menggebrak dari Barisan Belakang di Moto3 Catalunya
Review Suzuki Satria Pro: Fitur Naik Kelas, Memang Sebanding Harganya?
Siap-siap, Mobil Listrik Mungil Chery Q Akan Hadir di Indonesia 18 Mei 2026
Gas Ke Lampung, Jajal Ketangguhan MAXI Yamaha di Jalur Lintas Pulau
BYD Uji Teknologi Flash Charging di Gurun: Isi Daya Mobil Listrik Cuma 5 Menit
Vespa 946 Horse: Simbol Keberanian dalam Balutan Kemewahan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:00 WIB

Mengapa Honda Bikin Motor Listrik yang Bisa “Bergetar”?

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00 WIB

5 Motor Listrik Sporty Terbaik 2026: Performa Gahar & Tangguh

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:00 WIB

Veda Ega Melesat dari Posisi 20 ke Finish 8 Moto3 Catalunya

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:00 WIB

Veda Ega Siap Menggebrak dari Barisan Belakang di Moto3 Catalunya

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:00 WIB

Review Suzuki Satria Pro: Fitur Naik Kelas, Memang Sebanding Harganya?

Berita Terbaru

Honda Siapkan Motor Listrik Rasa Bensin. ist

Otomotif

Mengapa Honda Bikin Motor Listrik yang Bisa “Bergetar”?

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:00 WIB