Britainaja – Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, mengusung misi bangkit yang luar biasa menjelang balapan utama Moto3 Catalunya 2026. Meskipun harus memulai perjuangan dari posisi start ke-20, pembalap asal Gunungkidul ini memelihara optimisme tinggi untuk merebut poin penting di Sirkuit Catalunya.
Tantangan Berat Sejak Sesi Latihan
Perjalanan Veda sepanjang akhir pekan ini memang tidak berjalan mulus. Sejak sesi latihan bebas hingga kualifikasi pada Sabtu (16/5/2026) lalu, ia terus berjuang keras menjinakkan motor Honda NSF250RW miliknya. Kondisi aspal Catalunya yang memiliki daya cengkeram (grip) rendah memperumit situasi, sehingga ia belum mampu menemukan ritme berkendara yang ideal.
“Kami menghadapi situasi sulit sejak kemarin,” ungkap Veda jujur lewat rilis resmi Honda Team Asia. Walau demikian, pembalap asuhan Honda Team Asia ini tidak tinggal diam. Bersama mekanik tim, ia terus menyelaraskan gaya balapnya dengan karakter sirkuit demi mendapatkan kestabilan motor yang maksimal.
Progres Positif Menuju Balapan Utama
Kerja keras pembalap remaja ini mulai membuahkan hasil positif pada sesi latihan terakhir. Veda sukses mempertajam catatan waktunya secara bertahap. Hal ini membuktikan bahwa tim mekanik telah menemukan jalur pengembangan yang tepat, meskipun hasil kualifikasi belum sesuai dengan target awal mereka.
Pada sesi kualifikasi pertama (Q1), Veda sebenarnya tampil impresif dan sempat meramaikan perebutan tiket menuju Q2. Sayangnya, para rival melakukan lonjakan performa pada menit-menit krusial yang membuat catatan waktu Veda terlempar dari posisi empat besar. Beruntung, penalti yang menimpa pembalap lain, Casey O’Gorman, menguntungkan Veda sehingga posisinya naik ke urutan ke-20.
Strategi Menyerang Sejak Tikungan Pertama
Menghadapi balapan utama pada Minggu (17/5/2026), Veda memilih fokus pada potensi nyata kecepatan motornya. Ia meyakini ritme balapnya jauh lebih kompetitif daripada sekadar posisi start di grid belakang.
“Tujuan saya besok sangat jelas: langsung menyerang sejak tikungan pertama, merebut kembali posisi di depan dengan cepat, dan menembus kelompok petarung teratas,” tegas Veda dengan penuh percaya diri.
Tantangan serupa juga membayangi rekan setimnya di Honda Team Asia, Zen Mitani, yang harus mengawali balapan dari urutan ke-23. Dukungan penuh masyarakat Indonesia kini mengalir deras untuk menyemangati Veda Ega Pratama agar mampu menyajikan aksi comeback gemilang di Barcelona. (Tim)






