Rupiah Melemah ke Rp17.440 Akibat Konflik Global & Harga Minyak

Dampak Ketegangan Geopolitik Global

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Rupiah Melemah ke Rp17.440 Akibat Konflik Global & Harga Minyak.

Ilustrasi - Rupiah Melemah ke Rp17.440 Akibat Konflik Global & Harga Minyak.

Britainaja – Kondisi ekonomi global yang memanas kembali memberikan tekanan bagi mata uang Garuda. Hari ini, Selasa (5/5/2026), nilai tukar rupiah berpotensi bergerak melemah pada rentang Rp17.390 hingga Rp17.440 per dolar AS.

Rapor Merah Mata Asia

Berdasarkan data RTI Infokom, rupiah menutup perdagangan Senin kemarin dengan koreksi sebesar 0,33% ke posisi Rp17.385. Rupiah tidak sendirian dalam tren negatif ini; dolar Singapura dan baht Thailand juga ikut layu terhadap greenback.

Sebaliknya, beberapa mata uang seperti won Korea dan yen Jepang justru menunjukkan taji dengan menguat tipis di tengah ketidakpastian pasar.

Baca Juga :  IHSG Dibuka Menguat, Namun Masih Berisiko Koreksi

Pemicu Utama: Konflik Iran dan Selat Hormuz

Direktur Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa memanasnya situasi di Iran menjadi faktor utama pelemahan ini. Penutupan Selat Hormuz memicu kekhawatiran besar karena jalur ini merupakan urat nadi distribusi minyak dunia.

“Perang di Iran dan gangguan di Selat Hormuz langsung mengerek harga minyak mentah. Kondisi ini otomatis memicu lonjakan inflasi global,” ujar Ibrahim.

Tak hanya di Timur Tengah, ketegangan antara Ukraina dan Rusia yang masih berlanjut juga ikut mengganggu produksi minyak di kawasan Eropa Timur, menambah beban bagi stabilitas energi dunia.

Baca Juga :  Strategi Cerdas Mengelola Keuangan Pribadi di Era Digital: Panduan Lengkap untuk Generasi Modern

Dampak Nyata ke Sektor Manufaktur Indonesia

Dari dalam negeri, tantangan muncul pada sektor manufaktur. Data PMI Manufaktur Indonesia menunjukkan kontraksi akibat kenaikan harga minyak dunia.

Fenomena ini menciptakan efek domino: biaya impor bahan baku menjadi lebih mahal, yang pada akhirnya memaksa harga barang di pasar ikut merangkak naik.

Kenaikan biaya produksi ini menjadi tantangan berat bagi pelaku industri dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi nilai tukar yang masih tidak menentu. (Tim)

Berita Terkait

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini 20 Juni 2026: Cek Tarif di Daerahmu
Harga Emas Antam Hari Ini 20 Juni 2026: Stabil di Rp2.673.000 per Gram
Update Harga BBM Pertamina Hari Ini 19 Juni 2026 Seluruh Indonesia
Harga Emas Antam Hari Ini Mantap di Angka Rp2,7 Juta, Waktu Tepat untuk Investasi?
Bertabur Bintang! Choi Woo Shik dan Moon Ga Young Siap Menguras Emosi di Drakor ‘Whale Star’
Update Harga BBM Pertamina Terbaru per 18 Juni 2026 Seluruh Indonesia
Harga Emas Antam Hari Ini Kamis 18 Juni 2026: Masih Stabil di Rp2.733.000 per Gram
Harga BBM 17 Juni 2026 Stabil: Cek Tarif Pertamina, Shell & BP
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:00 WIB

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini 20 Juni 2026: Cek Tarif di Daerahmu

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 20 Juni 2026: Stabil di Rp2.673.000 per Gram

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:00 WIB

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini 19 Juni 2026 Seluruh Indonesia

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Mantap di Angka Rp2,7 Juta, Waktu Tepat untuk Investasi?

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:00 WIB

Bertabur Bintang! Choi Woo Shik dan Moon Ga Young Siap Menguras Emosi di Drakor ‘Whale Star’

Berita Terbaru

Free Fire. Medcom

Tech & Game

Serbu Kode Redeem FF 20 Juni 2026, Sikat Hadiah Langka Sekarang

Sabtu, 20 Jun 2026 - 06:00 WIB