Britainaja – Musim hujan paling pas kita sambut dengan hidangan yang bisa menghangatkan tubuh. Salah satu primadona yang wajib Anda coba di dapur adalah Sop Djanda.
Hidangan berkuah bening ini menawarkan sensasi gurih, segar, dan ledakan rasa pedas yang langsung membangkitkan selera makan.
Nama “Djanda” sendiri merupakan singkatan unik dari Jawa-Sunda. Kuliner ini memadukan kehangatan rempah khas Jawa dengan karakter pedas segar ala tanah Sunda. Yuk, simak cara membuatnya yang praktis dan anti-gagal!
Bahan Utama yang Perlu Anda Siapkan:
-
500 gram iga sapi segar (pilih yang sedikit berlemak agar kaldu lebih gurih).
-
Kentang dan wortel secukupnya (potong dadu).
-
Cabai rawit hijau (sesuai selera pedas Anda).
-
Daun bawang dan seledri (iris halus).
-
Air bersih untuk merebus.
-
Garam, gula, dan penyedap rasa secukupnya.
Bumbu Halus Menambah Aroma:
-
7 siung bawang putih.
-
5 siung bawang merah.
-
1 sdt merica butiran.
-
3 butir kemiri.
-
Sedikit biji pala.
Rempah Pelengkap:
-
Kayu manis.
-
Bunga lawang.
-
Cengkeh.
Langkah Mudah Membuat Sop Djanda:
-
Bersihkan Daging: Rebus iga sapi dalam air mendidih selama 5 menit untuk membuang sisa kotoran dan lemak berlebih. Buang air rebusan pertama ini agar kuah sop bening dan sehat.
-
Empukkan Iga: Rebus kembali iga dengan air baru menggunakan api sedang hingga tekstur daging mulai melunak.
-
Tumis Bumbu: Sambil menunggu daging, tumis bumbu halus bersama kayu manis, cengkeh, dan bunga lawang. Pastikan tumisan harum dan matang sempurna agar masakan tidak berbau langu.
-
Satukan dengan Kaldu: Masukkan tumisan bumbu ke dalam panci rebusan iga. Tambahkan garam, gula, dan penyedap. Masak terus hingga bumbu meresap dan daging empuk.
-
Masukkan Sayur & Cabai: Masukkan potongan kentang dan wortel. Setelah sayuran matang, tambahkan cabai rawit hijau (bisa utuh atau ulek kasar) untuk memberikan sensasi pedas khas Sop Djanda.
-
Sajikan: Tuang sop ke mangkuk, lalu taburi dengan daun bawang, seledri, dan bawang goreng. Sop Djanda hangat siap menemani santap keluarga!
Tips Rahasia Agar Sop Djanda Lebih Spesial
-
Gunakan Api Kecil: Setelah air mendidih, kecilkan api (teknik simmering). Cara ini membuat sari pati daging keluar maksimal dan bumbu meresap hingga ke tulang.
-
Cabai Rawit Hijau: Gunakan cabai rawit hijau segar. Jika ingin warna cabai tetap cantik, ulek kasar cabai bersama sedikit perasan jeruk nipis sebelum masuk ke panci.
-
Varian Daging: Selain iga, Anda bisa menggunakan buntut sapi atau daging sandung lamur untuk tekstur yang lebih kenyal.
Mengapa Sop Djanda Begitu Populer?
Lahir di daerah Cikarang pada tahun 1990-an, Sop Djanda berhasil mencuri hati pecinta kuliner karena kuahnya yang ringan namun kaya rasa. Berbeda dengan sop iga biasa, kehadiran cabai rawit hijau yang melimpah memberikan karakteristik rasa yang segar dan tidak membuat enek.
Kini, Anda tidak perlu jauh-jauh ke luar rumah untuk menikmati kelezatannya. Selamat mencoba resep ini di rumah! (Tim)






