KERINCI, Britainaja – Untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyakit yang menular, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kerinci kini terus sigap bergerak.
Kali ini fokus yang paling utama petugas adalah tertuju pada penyebaran virus campak yang mulai muncul di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Kerinci.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kerinci, Hermizan, menegaskan bahwa pihaknya terus memperketat pengawasan. Langkah ini bertujuan untuk memutus rantai penularan sebelum kasus melonjak tajam.
Selain ancaman campak, Hermizan juga menyoroti adanya tren peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di beberapa wilayah.
“Kami mengawasi seluruh penyakit menular secara serius. Saat ini, temuan kasus dominan berasal dari penduduk di wilayah Kerinci bagian Hilir dan Tengah,” ungkap Hermizan pada Sabtu (18/4/2026)
Berdasarkan data terkini, setidaknya 12 warga Kerinci menunjukkan gejala yang mengarah pada penyakit campak. Untuk memberikan kepastian medis, tim medis telah mengambil sampel dari para pasien tersebut.
Dinkes Kerinci mengirimkan sampel ini langsung ke Laboratorium Provinsi Jambi. Hasil uji laboratorium nantinya menjadi acuan utama bagi petugas untuk menentukan penanganan medis yang paling tepat di lapangan.
Dinkes tidak hanya menunggu hasil lab, mereka juga aktif melakukan pemantauan di titik-titik rawan. Hermizan mengimbau masyarakat agar proaktif dalam menjaga kesehatan mandiri melalui langkah berikut:
-
Jaga Kebersihan: Pastikan lingkungan rumah tetap bersih untuk menghindari sarang penyakit.
-
Nutrisi Seimbang: Tingkatkan daya tahan tubuh dengan makanan bergizi.
-
Cek Kesehatan: Segera kunjungi Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala demam atau bintik merah.
“Pencegahan adalah kunci utama. Kami mengajak seluruh warga Kerinci untuk lebih peduli pada kesehatan diri agar tidak mudah terserang virus,” tambah Hermizan.
Dengan pengawasan ketat dan kerja sama masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap penyebaran campak dan DBD dapat segera terkendali sepenuhnya. (Tim)






