Waspada! Virus Campak Mulai Masuk Kerinci, 12 Sampel Pasien Dikirim ke Lab Jambi

Dinkes Kirim Sampel 12 Pasien ke Laboratorium Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Virus Campak Mulai Masuk Kerinci, 12 Sampel Pasien Dikirim ke Lab Jambi. Gemini AI

Ilustrasi Virus Campak Mulai Masuk Kerinci, 12 Sampel Pasien Dikirim ke Lab Jambi. Gemini AI

KERINCI, Britainaja – Untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyakit yang menular, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kerinci kini terus sigap bergerak.

Kali ini fokus yang paling utama petugas adalah tertuju pada penyebaran virus campak yang mulai muncul di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Kerinci.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kerinci, Hermizan, menegaskan bahwa pihaknya terus memperketat pengawasan. Langkah ini bertujuan untuk memutus rantai penularan sebelum kasus melonjak tajam.

Selain ancaman campak, Hermizan juga menyoroti adanya tren peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di beberapa wilayah.

“Kami mengawasi seluruh penyakit menular secara serius. Saat ini, temuan kasus dominan berasal dari penduduk di wilayah Kerinci bagian Hilir dan Tengah,” ungkap Hermizan pada Sabtu (18/4/2026)

Baca Juga :  Kerinci 100 2026, Tantangan Lari Internasional di Puncak Sumatera

Berdasarkan data terkini, setidaknya 12 warga Kerinci menunjukkan gejala yang mengarah pada penyakit campak. Untuk memberikan kepastian medis, tim medis telah mengambil sampel dari para pasien tersebut.

Dinkes Kerinci mengirimkan sampel ini langsung ke Laboratorium Provinsi Jambi. Hasil uji laboratorium nantinya menjadi acuan utama bagi petugas untuk menentukan penanganan medis yang paling tepat di lapangan.

Dinkes tidak hanya menunggu hasil lab, mereka juga aktif melakukan pemantauan di titik-titik rawan. Hermizan mengimbau masyarakat agar proaktif dalam menjaga kesehatan mandiri melalui langkah berikut:

  • Jaga Kebersihan: Pastikan lingkungan rumah tetap bersih untuk menghindari sarang penyakit.

  • Nutrisi Seimbang: Tingkatkan daya tahan tubuh dengan makanan bergizi.

  • Cek Kesehatan: Segera kunjungi Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala demam atau bintik merah.

Baca Juga :  Nggak Perlu Bingung! Begini Cara Mudah Hitung Kalori Makanan Agar Berat Badan Cepat Turun

“Pencegahan adalah kunci utama. Kami mengajak seluruh warga Kerinci untuk lebih peduli pada kesehatan diri agar tidak mudah terserang virus,” tambah Hermizan.

Dengan pengawasan ketat dan kerja sama masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap penyebaran campak dan DBD dapat segera terkendali sepenuhnya. (Tim)

Berita Terkait

Halaman Bersih Tanpa Bau: 9 Cara Manusiawi Cegah Kucing Liar Berak di Rumah
8 Cara Alami Turunkan Kolesterol ala dr. Zaidul Akbar
Daftar Nama Puluhan Pejabat Baru di Kerinci Yang Dilantik Bupati Monadi
Polisi Buru Kelompok Pemuda Pelaku Penganiayaan di Koto Tengah Semerap
Jelang Keberangkatan, 128 Calon Jamaah Haji Sungai Penuh Akan di Vaksinasi
Menu Membosankan, Siswa SMAN 7 Kerinci Tolak 500 Paket MBG
Manggis Kerinci: Identitas Manis dari Tanah Jambi yang Kini Memburu Pengakuan Dunia
Ini Daftar Lengkap Vonis 10 Terdakwa Kasus Korupsi PJU Kerinci
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 09:00 WIB

Waspada! Virus Campak Mulai Masuk Kerinci, 12 Sampel Pasien Dikirim ke Lab Jambi

Minggu, 19 April 2026 - 19:00 WIB

Halaman Bersih Tanpa Bau: 9 Cara Manusiawi Cegah Kucing Liar Berak di Rumah

Minggu, 19 April 2026 - 12:00 WIB

8 Cara Alami Turunkan Kolesterol ala dr. Zaidul Akbar

Sabtu, 18 April 2026 - 16:00 WIB

Daftar Nama Puluhan Pejabat Baru di Kerinci Yang Dilantik Bupati Monadi

Jumat, 17 April 2026 - 12:00 WIB

Polisi Buru Kelompok Pemuda Pelaku Penganiayaan di Koto Tengah Semerap

Berita Terbaru

Ilustrasi - Muslim Pulang Dari Melaksanakan Ibadah di Masjid.

Khasanah

Sholat Tanpa Peci, Tetap Sah atau Tidak? Simak Penjelasannya

Senin, 20 Apr 2026 - 12:00 WIB

Ilustrasi emas Antam, harga emas Antam hari ini, harga Antam hari ini, harga logam mulia Antam, harga emas hari ini. (Shutterstock)

Finansial

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 44.000, Waktunya Borong?

Senin, 20 Apr 2026 - 11:00 WIB