Britainaja – Pemerintah Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, menargetkan 100 ribu kunjungan wisata selama libur Lebaran Idul Fitri 2026. Target ini berlaku selama 12 hari, mulai 22 Maret hingga 1 April 2026.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kerinci, Jamal Penta Putra, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai fasilitas agar wisatawan dari dalam maupun luar daerah merasa nyaman saat berkunjung.
Pemerintah memfokuskan target kunjungan pada empat destinasi wisata utama yang di kelola daerah. Keempat lokasi tersebut meliputi Danau Kerinci, Air Panas Semurup, Aroma Pecco Kayu Aro, dan Air Terjun Telun Berasap. Sementara itu, objek wisata mandiri tidak termasuk dalam perhitungan target kunjungan tersebut.
Untuk mendukung kelancaran kunjungan, tim terpadu dari berbagai unsur turun langsung ke lapangan. Mereka mengatur lalu lintas, menyiapkan area parkir, serta memastikan pelayanan di lokasi berjalan optimal.
Selama periode libur Lebaran, pemerintah menetapkan tarif masuk sebesar Rp10 ribu per objek wisata sesuai peraturan daerah. Selain itu, tarif parkir juga berlaku resmi, yakni Rp4.000 untuk kendaraan roda empat dan Rp3.000 untuk kendaraan roda dua.
Petugas di lapangan juga melakukan monitoring rutin guna memastikan seluruh ketentuan berjalan sesuai aturan. Namun, di lapangan masih muncul laporan dari pengunjung terkait adanya pungutan yang tidak sesuai ketentuan, seperti tarif parkir dan tiket masuk yang lebih tinggi dari yang ditetapkan.
Beberapa pengunjung berharap pemerintah bertindak tegas terhadap petugas yang tidak mengikuti aturan, agar tidak merusak citra pengelolaan wisata daerah. Meski demikian, sebagian petugas menjelaskan bahwa terdapat dua jenis karcis di beberapa lokasi, termasuk tambahan biaya untuk fasilitas hiburan di dalam kawasan wisata.
Dengan berbagai persiapan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap target 100 ribu kunjungan wisata selama libur Lebaran 2026 dapat tercapai sekaligus memberikan pengalaman yang nyaman bagi para wisatawan. (Tim)















