Mojtaba Khamenei Dikabarkan Dirawat di Moskow Usai Serangan Udara

Kabar menyebut Mojtaba Khamenei menjalani operasi rahasia di Moskow setelah terluka dalam serangan udara di Teheran, sementara Iran membantah kondisi pemimpinnya kritis.

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mojtaba Khamenei Dikabarkan Dirawat di Moskow Usai Serangan Udara. ist

Mojtaba Khamenei Dikabarkan Dirawat di Moskow Usai Serangan Udara. ist

Britainaja – Pemimpin baru Iran, Mojtaba Khamenei, dikabarkan berada di Moskow, Rusia, untuk menjalani operasi medis setelah mengalami cedera serius. Informasi ini muncul dari laporan media Kuwait, Al-Jarida, yang mengutip sumber tingkat tinggi dekat dengan kepemimpinan Iran.

Laporan tersebut menyebut Mojtaba mengalami luka akibat serangan udara Amerika Serikat dan Israel yang menargetkan Teheran pada 28 Februari lalu. Karena luka yang cukup parah, ia disebut membutuhkan penanganan medis khusus.

Menurut sumber yang sama, operasi dilakukan secara rahasia di salah satu kompleks kepresidenan milik Presiden Rusia Vladimir Putin. Tawaran perawatan disebut datang langsung dari Putin melalui percakapan telepon dengan pihak Iran.

Setelah komunikasi tersebut, Mojtaba diduga dipindahkan ke Rusia pada malam hari untuk menjalani operasi pada bagian kaki. Prosedur medis itu dilaporkan berjalan sukses.

Namun hingga kini, Kremlin maupun pemerintah Iran belum memberikan konfirmasi resmi terkait kabar operasi tersebut.

Baca Juga :  Netanyahu Dukung Gencatan Senjata Trump: Iran Wajib Buka Selat Hormuz

Spekulasi Muncul karena Mojtaba Jarang Tampil di Publik

Rumor tentang kondisi kesehatan Mojtaba Khamenei semakin berkembang karena ia jarang terlihat sejak dilantik sebagai pemimpin tertinggi Iran.

Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump, bahkan mempertanyakan keberadaan Mojtaba. Dalam wawancara dengan NBC, ia mengatakan belum ada bukti publik yang menunjukkan pemimpin baru Iran tersebut masih aktif.

“Saya tidak tahu apakah dia masih hidup. Sejauh ini belum ada yang bisa menunjukkannya,” kata Trump.

Pernyataan serupa juga datang dari Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth. Ia menyebut Mojtaba kemungkinan terluka dalam serangan awal perang dan mungkin mengalami cacat.

Hegseth juga menyoroti pernyataan Mojtaba yang hanya disampaikan melalui teks di televisi pemerintah Iran, bukan melalui penampilan langsung di depan kamera. Hal itu memicu pertanyaan mengenai stabilitas kepemimpinan Iran setelah wafatnya Ali Khamenei.

Baca Juga :  Era Baru Apple: John Ternus Siap Lanjutkan Tongkat Estafet Tim Cook

Iran Bantah Isu Kondisi Pemimpinnya

Pemerintah Iran membantah kabar bahwa Mojtaba berada dalam kondisi kritis. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa pemimpin tertinggi Iran tersebut dalam keadaan sehat dan tetap mengendalikan situasi negara.

Pernyataan itu bertujuan meredam rumor internasional mengenai kondisi kesehatan Mojtaba Khamenei serta potensi krisis kepemimpinan di Iran.

Meski jarang tampil di publik, Mojtaba sempat menyampaikan pesan melalui siaran televisi pemerintah setelah kematian ayahnya. Dalam pernyataan itu, ia berjanji akan membalas kematian para pemimpin Iran dan warga sipil yang tewas dalam konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.

Ia menegaskan bahwa Iran akan menuntut balas atas setiap korban yang gugur dalam perang, tidak hanya atas kematian ayahnya. (Tim)

Berita Terkait

Mengenal Putri Leonor: Calon Ratu Spanyol dan Pesona Pewaris Takhta Modern
Kurs Ringgit ke Rupiah Terbaru Hari Ini: 50 MYR Berapa IDR?
Maskapai Wajib Ganti Rugi Rp2,6 Juta Jika Pesawat Telat atau Batal di Vietnam
Kabar Duka Istana Thailand: Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia Usia 47 Tahun
Aturan Baru Malaysia: Remaja Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun Medsos
5 Orang Terkaya di Industri Media dan Hiburan
Kazakhstan & Azerbaijan Bersatu: TourAN Siap Manjakan Wisatawan Dunia
Beasiswa S1 Jepang MEXT 2027: Kuliah Gratis & Uang Saku Rp12 Juta
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:09 WIB

Mengenal Putri Leonor: Calon Ratu Spanyol dan Pesona Pewaris Takhta Modern

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:08 WIB

Kurs Ringgit ke Rupiah Terbaru Hari Ini: 50 MYR Berapa IDR?

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:05 WIB

Maskapai Wajib Ganti Rugi Rp2,6 Juta Jika Pesawat Telat atau Batal di Vietnam

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:00 WIB

Kabar Duka Istana Thailand: Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia Usia 47 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:00 WIB

Aturan Baru Malaysia: Remaja Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun Medsos

Berita Terbaru

Kegiatan Pembukaaan Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas (PKTBT) Tahun 2026 Latsar CPNS Formasi Tahun 2024 lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Nasional

Ini Estimasi Jadwal Resmi Seleksi CPNS 2026 Dari BKN

Rabu, 5 Agu 2026 - 18:06 WIB