Ziarah Kubur Jelang Lebaran: Makna, Hukum, dan Tata Caranya

Ziarah kubur sebelum Lebaran: mendoakan leluhur, refleksi hidup, dan mempererat silaturahmi.

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Ziarah Kubur Jelang Lebaran. Gemini AI

Ilustrasi Ziarah Kubur Jelang Lebaran. Gemini AI

BritainajaZiarah kubur sebelum Lebaran menjadi momen penting bagi masyarakat Indonesia untuk mengenang orang tercinta yang telah meninggal. Kegiatan ini biasanya meliputi membersihkan makam, menaburkan bunga, dan mendoakan arwah.

Selain bakti kepada leluhur, ziarah kubur juga mengingatkan hidup kita sementara dan pentingnya amal kebaikan.

Tujuan Ziarah Kubur

Ziarah kubur, atau yang dikenal dengan istilah nyekar, bukan sekadar tradisi, tapi juga ajaran Islam. Tujuannya mendoakan orang yang sudah meninggal, memohon ampunan untuk mereka, dan mengingatkan kita tentang kematian serta kehidupan akhirat. Tradisi ini juga menjadi momen refleksi diri dan mempererat hubungan keluarga.

Hukum Ziarah Kubur dalam Islam

Baca Juga :  Orang Tua Makan Daging Aqiqah Anak, Bolehkah? Simak Aturan Lengkapnya

Awalnya, Rasulullah SAW melarang ziarah kubur untuk mencegah praktik yang menyimpang. Namun kemudian beliau menganjurkan kembali ziarah kubur karena bisa mengingatkan manusia pada kematian. Hadis menyebut: “Dahulu aku melarang kalian berziarah kubur, sekarang berziarahlah, karena ziarah kubur mengingatkan kalian pada akhirat” (HR. Muslim).

Al-Qur’an juga menegaskan bahwa setiap makhluk pasti akan mati (QS Ali Imran: 185), sehingga ziarah kubur menjadi pengingat untuk memperbanyak amal dan mendoakan yang telah wafat.

Adab dan Tata Cara Ziarah Kubur

Agar ziarah membawa berkah, Islam mengajarkan beberapa adab:

  • Berwudu dan datang dalam keadaan suci.
  • Mengenakan pakaian sopan dan menutup aurat.
  • Memberi salam kepada penghuni kubur: “Assalamu’alaikum ya ahlal qubur.”
  • Tidak duduk, menginjak, atau bersandar di makam.
  • Menghindari tangisan histeris.
  • Membersihkan makam dan menaburkan bunga.
  • Membaca doa seperti Al-Fatihah, Yasin, atau surat pendek lain.
Baca Juga :  Mengapa Sholat Jumat Sangat Istimewa bagi Muslim

Ziarah Kubur Jelang Lebaran di Indonesia

Menjelang Idulfitri, tradisi ziarah kubur menjadi bagian dari mudik. Selain membersihkan makam dan mendoakan arwah, keluarga memanfaatkan kesempatan ini untuk berkumpul dan bersilaturahmi.

Tradisi ini tidak hanya bernilai religius, tapi juga sosial, mempererat ikatan keluarga dan menghormati jasa leluhur.

Ziarah kubur sebelum Lebaran mengingatkan kita pada kehidupan, kematian, dan pentingnya menjaga hubungan dengan orang-orang tercinta. (Tim)

Berita Terkait

Orang Tua Makan Daging Aqiqah Anak, Bolehkah? Simak Aturan Lengkapnya
Jejak Cinta Nabi Adam dan Hawa: Mengapa Padang Arafah Begitu Sakral?
Panduan Lengkap Doa Wudhu: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya
Seni Menjaga Lisan: Rahasia Imam Al-Ghazali Menata Hati Lewat Kata
Doa Sedekah Subuh di Rumah agar Rezeki Mengalir Deras & Berkah
Inilah Makna dan Keutamaan Luar Biasa Mati Syahid
Mengapa Rasulullah SAW Menunda Haji? Alasan Haru di Balik Haji Wada
Sholawat Adrikni: Senjata Langit Saat Hati Terhimpit dan Butuh Pertolongan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:00 WIB

Orang Tua Makan Daging Aqiqah Anak, Bolehkah? Simak Aturan Lengkapnya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:00 WIB

Jejak Cinta Nabi Adam dan Hawa: Mengapa Padang Arafah Begitu Sakral?

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:00 WIB

Panduan Lengkap Doa Wudhu: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya

Kamis, 30 April 2026 - 18:00 WIB

Seni Menjaga Lisan: Rahasia Imam Al-Ghazali Menata Hati Lewat Kata

Kamis, 30 April 2026 - 05:00 WIB

Doa Sedekah Subuh di Rumah agar Rezeki Mengalir Deras & Berkah

Berita Terbaru