Pesona Wisata Malam Ragunan: Menyapa Satwa Nokturnal di Jakarta

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Minggu, 12 Oktober 2025 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Nasywa Athifah/kumparan)

(Foto: Nasywa Athifah/kumparan)

Britainaja – Suasana Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta pada Sabtu malam, 11 Oktober 2025, terasa berbeda dari biasanya. Ketika senja mulai turun, lampu-lampu kecil di sepanjang jalur pedestrian perlahan menyala, menciptakan atmosfer hangat yang mengundang rasa penasaran para pengunjung. Untuk pertama kalinya, kebun binatang legendaris ini resmi membuka program wisata malam hingga pukul 22.00 WIB.

Pengalaman Baru Menyusuri Ragunan di Bawah Cahaya Lampu

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta, Fajar Sauri, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari inovasi untuk memberikan pengalaman rekreasi yang berbeda bagi masyarakat.

“Mulai malam ini, Ragunan dibuka dari pukul enam sore hingga sepuluh malam. Pengunjung bisa berjalan santai, berolahraga ringan, atau melihat langsung satwa-satwa yang aktif di malam hari,” ujar Fajar.

Ia menambahkan, jenis hewan yang dapat diamati merupakan kelompok satwa nokturnal—hewan yang memang hidupnya lebih aktif saat malam tiba. “Ada sekitar 15 jenis, termasuk harimau Sumatra, kuda nil, musang, kalong, hingga landak,” jelasnya.

Rute wisata malam ini pun tidak mencakup seluruh area kebun binatang. Hanya jalur sepanjang 1,8 kilometer yang dilalui, khusus area tempat satwa nokturnal berada agar aktivitas mereka tidak terganggu.

Atraksi Unik: Dari Binturong Hingga Landak

Selama tur, pengunjung dapat menjumpai berbagai hewan eksotis seperti bajing tiga warna, linsang, capybara, hingga binturong, satwa yang kerap mencuri perhatian karena tingkah lucunya.

Pemandu wisata juga memberikan edukasi di setiap titik pemberhentian. Salah satunya ketika rombongan berhenti di kandang binturong, dua ekor betina bernama Fitri dan Ranti terlihat aktif bermain di dahan pohon.

Baca Juga :  Primogems Gratis Menanti! Cek Kode Redeem Genshin Impact Terbaru 2 Februari 2026

“Fitri yang di atas itu lebih lincah. Umurnya baru enam bulan, lahir di sini, di Taman Margasatwa Ragunan,” terang pemandu kepada para pengunjung.

Saat sesi pemberian makan, pemandu menjelaskan keunikan binturong yang memiliki ekor kuat seperti “tangan kelima”. “Ekor mereka bisa digunakan untuk berpegangan, jadi seolah-olah punya lima kaki,” ujarnya sambil menunjukkan aksi binturong yang sedang bergelantungan.

Antusiasme Tinggi di Hari Perdana

Sejak pintu dibuka pada sore hari, antrean pengunjung langsung terlihat di depan gerbang Ragunan. Banyak keluarga datang bersama anak-anak, membawa senter kecil dan kamera untuk mengabadikan momen langka ini.

“Saya cukup kaget juga melihat antusiasme warga. Banyak yang penasaran ingin melihat Ragunan dalam suasana malam,” ungkap Fajar dengan senyum puas.

Tiket masuk pun tetap ramah di kantong — Rp 4.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 bagi anak-anak. Harga ini membuat wisata malam Ragunan menjadi alternatif rekreasi keluarga yang terjangkau sekaligus edukatif.

Tantangan Penerangan dan Upaya Penyesuaian

Meski disambut meriah, beberapa pengunjung sempat menyoroti penerangan yang dirasa masih minim di beberapa titik. Menanggapi hal itu, Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, menjelaskan bahwa keterbatasan pencahayaan memang disengaja untuk menjaga kenyamanan satwa nokturnal.

“Penerangan malam sudah kami ukur agar tidak melewati ambang batas kenyamanan satwa. Kalau terlalu terang, bisa mengganggu ritme aktivitas mereka,” tutur Wahyudi.

Ia menambahkan, pencahayaan diatur hanya untuk area pedestrian dan lapangan terbuka. “Lampu-lampu ini tidak dirancang untuk menerangi seluruh area seperti di siang hari. Fokusnya pada jalur pejalan kaki agar pengunjung tetap aman dan nyaman,” ujarnya.

Baca Juga :  Daftar Kode Redeem Roblox 17 Februari 2026: Buru Item Gratis Terbatas Hari Ini

Namun demikian, pihak Ragunan tetap membuka peluang untuk menambah lampu di area piknik atau taman jika memang dibutuhkan tanpa mengganggu satwa.

Lebih dari Sekadar Hiburan: Edukasi dan Konservasi

Wisata malam Ragunan bukan hanya soal sensasi baru menjelajahi kebun binatang setelah matahari terbenam. Program ini juga dirancang sebagai sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih memahami perilaku satwa nokturnal dan pentingnya konservasi.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperluas minat masyarakat terhadap wisata edukatif di tengah kota. Dengan konsep ramah satwa dan pengalaman yang imersif, wisata malam Ragunan menjadi langkah maju dalam pengembangan pariwisata perkotaan yang berkelanjutan.

“Tujuan utama kami bukan sekadar hiburan, tapi juga membangun kesadaran akan pentingnya keseimbangan alam dan perilaku satwa di malam hari,” tutup Fajar.

Penutup

Program wisata malam di Taman Margasatwa Ragunan memberi napas baru bagi pariwisata ibu kota. Dengan harga tiket yang terjangkau, suasana yang menenangkan, serta kesempatan langka melihat satwa nokturnal beraktivitas, pengalaman ini menjadi perpaduan sempurna antara rekreasi, edukasi, dan konservasi.

Bagi warga Jakarta dan sekitarnya, wisata malam Ragunan bisa menjadi pilihan ideal untuk menghabiskan akhir pekan dengan cara yang berbeda — menikmati keindahan malam sambil mengenal lebih dekat penghuni Ragunan yang selama ini jarang terlihat di siang hari. (Tim)

Berita Terkait

14 Wisata Murah di Kaki Gunung Slamet yang Cocok untuk Liburan Keluarga
8 Air Terjun Terindah di Indonesia yang Wajib Kamu Jelajahi
Ini 5 Curug Tersembunyi di Gunung Slamet yang Airnya Sedingin Es
Ini 8 Jalan Paling Indah di Sumatera Barat, Suarga Tersembunyi Bagi Pecinta Road Trip
5 Rekomendasi Wisata Alam di Kerinci, Cocok Buat Libur Sekolah Anak
Polres Kerinci Pastikan Keamanan dan Kelancaran Wisata Lebaran
Kerinci Targetkan 100 Ribu Wisatawan saat Libur Lebaran 2026
Destinasi Wisata Religi Paling Menenangkan untuk Menanti Waktu Berbuka
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:20 WIB

14 Wisata Murah di Kaki Gunung Slamet yang Cocok untuk Liburan Keluarga

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:07 WIB

8 Air Terjun Terindah di Indonesia yang Wajib Kamu Jelajahi

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:02 WIB

Ini 5 Curug Tersembunyi di Gunung Slamet yang Airnya Sedingin Es

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:30 WIB

Ini 8 Jalan Paling Indah di Sumatera Barat, Suarga Tersembunyi Bagi Pecinta Road Trip

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:00 WIB

5 Rekomendasi Wisata Alam di Kerinci, Cocok Buat Libur Sekolah Anak

Berita Terbaru

Ilustrasi - Cara Alami Atasi Radang Amandel. (Foto: AI)

Health

Cara Alami Atasi Radang Amandel Tanpa Obat Kimia

Jumat, 18 Sep 2026 - 10:35 WIB

Ilustrasi - Cara Matikan SafeSearch Google di HP dan Laptop. (Foto: AI)

Tech & Game

Cara Matikan SafeSearch Google di HP dan Laptop yang Terkunci

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:19 WIB

Ilustrasi - VPN Open Source Terbaik 2026 untuk Nonton Video. (Foto: AI)

Tech & Game

10 VPN Open Source Terbaik 2026 untuk Nonton Video Aman

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:16 WIB