Wawako Azhar Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Lewat Bimtek di Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wawako Azhar Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Lewat Bimtek di Jambi (Foto: Humas)

Wawako Azhar Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Lewat Bimtek di Jambi (Foto: Humas)

Britainaja, Jambi – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus menunjukkan keseriusannya memperkuat sektor pertanian dan pangan berkelanjutan. Komitmen itu di tegaskan oleh Wakil Walikota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Ketahanan Pangan di Hotel Abadi, Jambi, Rabu (8/10/2025).

Kegiatan ini di ikuti oleh pejabat daerah, penyuluh pertanian, dan pelaku sektor pangan. Bimtek tersebut menjadi bagian dari upaya strategis mendukung pelaksanaan program nasional Asta Cita, yang berorientasi pada terwujudnya visi Indonesia Maju.

Dalam sambutannya, Azhar menyebut ketahanan pangan merupakan fondasi penting dalam pembangunan daerah. Keberhasilan menjaga ketersediaan pangan, kata dia, berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat dan kemandirian ekonomi lokal.

“Ketahanan pangan adalah urat nadi pembangunan. Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat sektor pertanian, mulai dari peningkatan produksi, perbaikan distribusi, hingga pengelolaan hasil panen. Tujuannya agar kebutuhan masyarakat terpenuhi secara mandiri,” ujar Azhar.

Ia menegaskan, ketahanan pangan tidak hanya soal produksi beras atau hasil tani. Lebih dari itu, mencakup sistem pangan yang adil, efisien, dan berkelanjutan. Karena itu, di perlukan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat agar program berjalan efektif.

Baca Juga :  Dirlantas Polda Jambi Hentikan Sementara Angkutan Batubara Demi Jamaah Haji

Menurut Azhar, program Asta Cita yang digagas pemerintah pusat merupakan panduan strategis untuk mewujudkan Indonesia berdaulat dan tangguh di bidang pangan. Pemerintah daerah, lanjutnya, memiliki peran penting menjalankan kebijakan itu di tingkat lokal melalui inovasi dan pemberdayaan masyarakat.

Bimtek ini tidak hanya memberikan pelatihan teknis. Kegiatan juga menjadi wadah bertukar pengetahuan tentang pendekatan baru dalam pengelolaan sumber daya pangan. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknologi pertanian modern, sistem distribusi yang efisien, serta strategi menghadapi dampak perubahan iklim terhadap produktivitas pertanian.

Kegiatan yang berlangsung sehari penuh itu turut membahas penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pertanian. Azhar berharap peningkatan kemampuan dan wawasan pelaku pertanian dapat mendorong terwujudnya sistem pangan yang mandiri dan tangguh menghadapi tantangan masa depan.

Selain itu, Azhar mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat dan daerah yang selama ini terjalin baik. Ia menilai, kerja sama lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di bidang pangan.

Baca Juga :  Benarkah Film “Pabrik Gula” Terinspirasi dari Kisah Nyata? Ini Faktanya

“Kami sangat menghargai kolaborasi yang sudah terbentuk antara berbagai pihak. Sinergi ini penting agar setiap daerah, termasuk Sungai Penuh, bisa berkontribusi nyata memperkuat ketahanan pangan nasional,” tambahnya.

Azhar juga berharap kegiatan ini menghasilkan rekomendasi dan langkah konkret yang bisa di terapkan langsung di lapangan. Pemerintah daerah, kata dia, akan menjadikan hasil Bimtek ini sebagai bahan evaluasi untuk merancang kebijakan strategis sektor pertanian ke depan.

Program Bimtek Ketahanan Pangan merupakan bagian dari agenda nasional yang bertujuan memastikan setiap daerah mampu mengembangkan potensi pertaniannya secara berkelanjutan. Melalui dukungan inovasi, pelatihan, dan kebijakan tepat, sektor pangan di harapkan tidak hanya menjamin kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi daerah.

Kegiatan di tutup dengan ajakan dari Wakil Walikota agar seluruh peserta terus berinovasi dan bekerja sama membangun kemandirian pangan di Sungai Penuh.

“Dengan kerja keras dan komitmen bersama, kita bisa menciptakan daerah yang kuat, sejahtera, dan berdaya saing menuju Indonesia Maju,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Kemacetan Parah Jambi-Palembang, Polda Imbau Pemudik Gunakan Jalur Alternatif
Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku
Lacak Dana Rp143 Miliar Bank Jambi: Rp19 Miliar Mengalir ke Aset Kripto
Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan
Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global
Monadi dan Al Haris Tinjau Pintu Air PLTA di Desa Sangir
Monadi Pimpin Gerakan Indonesia ASRI 2026 di Kayu Aro Barat
Gubernur Al Haris Setujui THR Rp1 Juta untuk PPPK Paruh Waktu di Jambi
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:00 WIB

Kemacetan Parah Jambi-Palembang, Polda Imbau Pemudik Gunakan Jalur Alternatif

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:00 WIB

Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:51 WIB

Lacak Dana Rp143 Miliar Bank Jambi: Rp19 Miliar Mengalir ke Aset Kripto

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:03 WIB

Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global

Berita Terbaru

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian bersama Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Idulfitri di Masjid Darussalam, kompleks hunian sementara (huntara) Aceh Tamiang dan bertemu warga terdampak bencana, Sabtu (21/3/2026). (dok. Kemendagri)

Nasional

Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Bagikan 7.000 Sembako

Sabtu, 21 Mar 2026 - 20:00 WIB

Iran Klaim Jatuhkan F-35 AS. (Foto/Lockheed Martin/Jonathan Case)

Internasional

F-35 AS Ditembak Iran, Qalibaf Sebut Era Baru Dimulai

Sabtu, 21 Mar 2026 - 16:00 WIB