Purbaya Perpanjang Pelaporan SPT 2026 hingga 30 April

Batas Lapor Pajak Mundur, Pemerintah Beri Waktu Tambahan untuk Wajib Pajak di Tengah Ramadan dan Idulfitri

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Sejumlah wajib pajak mengantre untuk melaporkan SPT tahunan di KP2KP Manggar, Belitung Timur, Selasa (6/2/2024). ist

Ilustrasi Sejumlah wajib pajak mengantre untuk melaporkan SPT tahunan di KP2KP Manggar, Belitung Timur, Selasa (6/2/2024). ist

Britainaja – Kementerian Keuangan resmi memperpanjang batas waktu pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi hingga 30 April 2026.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan kebijakan ini secara langsung dan segera menyiapkan aturan resmi melalui Surat Edaran sebagai dasar pelaksanaan.

Ia menegaskan bahwa pemerintah memberikan tambahan waktu satu bulan untuk mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak.

Di sisi lain, Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, menjelaskan bahwa keputusan ini mempertimbangkan momen Ramadan dan Idulfitri yang bertepatan dengan periode pelaporan tahun ini.

Baca Juga :  Rupiah Anjlok ke Rp16.501 per Dolar AS, Apa Penyebabnya?

Sementara itu, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Inge Diana Rismawanti, menyebutkan bahwa pemerintah juga menyiapkan relaksasi sanksi administrasi bagi wajib pajak yang melaporkan SPT setelah batas waktu normal 31 Maret 2026.

Data Terbaru Wajib Pajak

Direktorat Jenderal Pajak mencatat perkembangan signifikan hingga 24 Maret 2026:

  • 16,7 juta wajib pajak sudah mengaktifkan akun Coretax
  • 8,87 juta wajib pajak telah melaporkan SPT Tahunan
Baca Juga :  Pemerintah Umumkan Jadwal Resmi Pengangkatan PPPK Tahap 1 dan 2

Rinciannya:

  • 7,82 juta wajib pajak karyawan
  • 863 ribu wajib pajak nonkaryawan
  • 183 ribu wajib pajak badan (rupiah)
  • Sisanya berasal dari wajib pajak badan dengan skema berbeda

Perpanjangan ini memberi ruang lebih luas bagi masyarakat untuk melapor tanpa terburu-buru, sekaligus menjaga kepatuhan pajak tetap optimal di tengah momentum hari besar keagamaan. (Tim)

Berita Terkait

Kemnaker Buka Pelatihan Kerja Gratis untuk 30 Ribu Peserta, Ini Cara Daftarnya
Bukan Sabotase, Polisi Pastikan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Blackout Massal Sumatra
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera: Ini Penyebab Putusnya Kabel SUTET Jambi
Dompet Lebih Ringan! Korlantas Resmi Uji Coba SIM Digital lewat HP
Kecelakaan di Tol Paspro, Anggota DPR RI Gus Hilman Selamat
Tim Gabungan Selamatkan Harimau Sumatera dari Permukiman Warga di Agam
Ini Jadwal Resmi Cuti Bersama Idul Adha 2026 dan Strategi Libur Panjangnya
Ini 21 Layanan Medis yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan Tahun 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:00 WIB

Kemnaker Buka Pelatihan Kerja Gratis untuk 30 Ribu Peserta, Ini Cara Daftarnya

Senin, 25 Mei 2026 - 15:00 WIB

Bukan Sabotase, Polisi Pastikan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Blackout Massal Sumatra

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dompet Lebih Ringan! Korlantas Resmi Uji Coba SIM Digital lewat HP

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kecelakaan di Tol Paspro, Anggota DPR RI Gus Hilman Selamat

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:00 WIB

Tim Gabungan Selamatkan Harimau Sumatera dari Permukiman Warga di Agam

Berita Terbaru

Link Download FF Kipas Anti Error Terbaru dan Cara Instalnya.

Tech & Game

Link Download FF Kipas Anti Error Terbaru dan Cara Instalnya

Senin, 25 Mei 2026 - 14:00 WIB