Posisi Jamaah Membelakangi Mimbar Saat Khutbah Jumat, Bagaimana Hukumnya?

Langkah Bijak Pengurus Masjid untuk Kenyamanan Jamaah

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi khutbah Jumat.(Ilustrasi ini dibuat dengan AI)

Ilustrasi khutbah Jumat.(Ilustrasi ini dibuat dengan AI)

Britainaja – Khutbah Jumat memegang peranan penting sebagai bagian utama yang menyatu dengan ibadah shalat Jumat. Melalui mimbar, khatib menyampaikan berbagai nasihat kehidupan, ajaran agama, serta pesan moral yang menuntun langkah umat Islam. Oleh sebab itu, jamaah perlu mendengarkan khutbah dengan penuh perhatian agar tetap fokus menyerap ilmu.

Namun, beberapa bangunan masjid memiliki tata letak unik. Mimbar sering kali berdiri di sisi kanan mihrab dan menjorok ke arah saf. Kondisi ini membuat sebagian jamaah di barisan depan terpaksa duduk membelakangi khatib. Lalu, bagaimana syariat Islam memandang kondisi seperti ini?

Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah memberikan penjelasan lugas mengenai persoalan tersebut.

Menghadap Khatib Adalah Sunnah, Bukan Kewajiban

Para sahabat Nabi Muhammad SAW selalu menghadapkan wajah mereka ke arah mimbar saat beliau menyampaikan khutbah. Kebiasaan mulia ini bersumber dari riwayat Abdullah bin Mas’ud ra:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اسْتَوَى عَلَى الْمِنْبَرِ اسْتَقْبَلْنَاهُ بِوُجُوهِنَا

“Dari Abdullah bin Mas‘ud ra., ia berkata: ‘Apabila Rasulullah SAW. telah berdiri tegak di atas mimbar, kami menghadapkan wajah-wajah kami ke arah beliau.'” (HR. at-Tirmidzi)

Para sahabat melakukan hal tersebut sebagai bentuk penghormatan sekaligus cara terbaik untuk menyimak nasihat Nabi. Kendati demikian, Majelis Tarjih menegaskan bahwa tindakan menghadap khatib tergolong sunnah, bukan kewajiban mutlak. Tidak ada satu pun dalil yang mewajibkan seluruh jamaah harus selalu memandang khatib. Syariat Islam lebih menekankan kesungguhan jamaah dalam menyimak pesan khutbah, bukan sekadar arah posisi tubuh.

Baca Juga :  Korban Tenggelam di Perairan Parit 9 Pangkal Babu Ditemukan

Adab Utama: Diam dan Fokus Menyimak

Fokus tertinggi saat khutbah berlangsung terletak pada ketenangan dan keseriusan mendengarkan pesan agama. Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ أَتَى الْجُمُعَةَ فَاسْتَمَعَ وَأَنْصَتَ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ وَزِيَادَةُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ، وَمَنْ مَّسَّ الْحَصَى فَقَدْ لَغَا

“Barang siapa berwudu lalu menyempurnakan wudunya, kemudian mendatangi shalat Jumat, lalu ia mendengarkan khutbah dan diam, maka Allah mengampuni dosa-dosanya antara Jumat itu dan Jumat berikutnya ditambah tiga hari. Dan barang siapa bermain-main dengan kerikil, maka sungguh ia telah melakukan perbuatan sia-sia.” (HR. Muslim)

Hadis di atas menunjukkan pentingnya sikap istima’ (menyimak) dan inshat (diam memperhatikan). Jika bermain kerikil saja bisa merusak keutamaan Jumat, maka sibuk mengobrol atau memainkan ponsel pintar tentu menjadi perilaku yang wajib jamaah hindari.

Selama jamaah tetap menyimak khutbah dengan baik dan menjaga adab, posisi tubuh yang membelakangi mimbar tidak mengurangi pahala maupun keutamaan shalat Jumat.

Mengapa Tetap Harus Memilih Saf Depan?

Ketika mimbar menjorok ke area saf, jamaah di saf pertama atau kedua acap kali harus membelakangi khatib. Majelis Tarjih menilai kondisi ini tidak memicu masalah syariat karena umat Islam justru mendapatkan anjuran kuat untuk mengisi saf terdepan.

Baca Juga :  Nongkrong di Six Ounces Coffee: Tempat Favorit untuk Pecinta Kopi dan Suasana Cozy

Rasulullah SAW bersabda:

لَوْ يَعْلَمُ النَّاسُ مَا فِي النِّدَاءِ وَالصَّفِّ الْأَوَّلِ ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا إِلَّا أَنْ يَسْتَهِمُوا عَلَيْهِ لَاسْتَهَمُوا

“Seandainya manusia mengetahui keutamaan yang terdapat dalam azan dan saf pertama, kemudian mereka tidak mendapatkannya kecuali dengan undian, niscaya mereka akan mengadakan undian untuk memperolehnya.” (HR. al-Bukhari)

Melihat besarnya pahala saf pertama, jamaah sebaiknya tidak berpindah ke belakang hanya demi memandang khatib. Memprioritaskan penataan dan kerapian saf terdepan tetap menjadi langkah utama.

Secara prinsip (maqāṣid al-syarī‘ah), memandang khatib berfungsi sebagai sarana untuk membantu konsentrasi. Apabila arsitektur masjid tidak memungkinkan hal itu, jamaah tetap meraih tujuan utama syariat selama terus menyimak khutbah dengan sungguh-sungguh. Shalat Jumat mereka tetap sah dan bernilai pahala.

Saran Untuk Pengurus Masjid

Meskipun syariat memberi kelonggaran, Majelis Tarjih menyarankan pengurus masjid (takmir) untuk menata ulang posisi mimbar jika memungkinkan. Penataan posisi mimbar yang ideal akan memudahkan seluruh jamaah menghadap khatib, sehingga mereka bisa menjalankan sunnah Nabi Muhammad SAW dengan lebih nyaman dan sempurna. (Tim)

Berita Terkait

7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
Pandangan Hukum Islam dan Undang-Undang, Terkait Hukuman Mati untuk Koruptor
Fakta Tinggi Nabi Adam AS Menurut Hadis Sahih dan Perkiraan Panjang Langkah Kakinya
3 Amal Jariyah yang Bikin Pahala Terus Mengalir Setelah Meninggal Dunia
10 Peristiwa Besar Bulan Safar: Bukti Sejarah Islam yang Mematahkan Mitos Sial
Menatap Masa Depan Jiwa: 5 Renungan Alam Kubur yang Menggugah Hati
7 Amalan Setelah Sholat Dhuha Agar Rezeki Mengalir Deras
Doa Pembukaan MPLS 2026 Untuk Siswa Baru yang Menyentuh Hati
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:05 WIB

Posisi Jamaah Membelakangi Mimbar Saat Khutbah Jumat, Bagaimana Hukumnya?

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:03 WIB

7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:00 WIB

Pandangan Hukum Islam dan Undang-Undang, Terkait Hukuman Mati untuk Koruptor

Senin, 20 Juli 2026 - 15:10 WIB

Fakta Tinggi Nabi Adam AS Menurut Hadis Sahih dan Perkiraan Panjang Langkah Kakinya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:03 WIB

3 Amal Jariyah yang Bikin Pahala Terus Mengalir Setelah Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Battle Pass Season 05 Call of Duty: Black Ops 7 dan Call of Duty: Warzone

Tech & Game

Sambut Season 05 COD Black Ops 7 & Warzone: Banjir Konten Baru

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:03 WIB