Menteri Purbaya Yudhi Sadewa Targetkan Ekonomi Indonesia Melesat Tembus 8 Persen

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: MI)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: MI)

Britainaja, Jakarta – Optimisme kuat mengenai masa depan ekonomi nasional datang dari kalangan pemerintahan. Menteri Purbaya Yudhi Sadewa meyakini bahwa perekonomian Indonesia berpotensi besar untuk mencapai pertumbuhan fantastis, bahkan hingga menyentuh angka 8 persen dalam beberapa tahun mendatang. Keyakinan ini didasari pada arah kebijakan fiskal dan moneter yang saat ini sudah berada di jalur yang benar untuk mendorong akselerasi.

Purbaya menjelaskan bahwa saat ini, perekonomian Indonesia sudah menunjukkan tren yang sangat positif dan terus menguat dari tahun ke tahun. Pemerintah menargetkan laju pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV tahun ini mencapai 5,67 persen. Selain itu, target pertumbuhan ekonomi untuk tahun depan juga dipatok lebih ambisius di level 6 persen.

Strategi Kebijakan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Pernyataan optimistis mengenai potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 8 persen itu di sampaikan Purbaya usai memberikan kuliah umum. Acara tersebut diselenggarakan dalam rangka peringatan Dies Natalis ke-71 Universitas Airlangga.

“Ini bagus sekali. Saya mensosialisasikan kebijakan pemerintah dan langkah-langkah ke depan untuk memastikan ekonomi kita tumbuh lebih cepat, lebih cepat, lebih cepat. Pada suatu saat, mungkin beberapa tahun lagi bisa mencapai 8 persen,” ujar Purbaya, seperti dikutip dari siaran Zona Bisnis Metro TV, Rabu, 12 November 2025.

Baca Juga :  Cuma Ratusan Ribu? Huawei Band 11 Bawa Sensor Canggih dan Baterai Awet ke Tanah Air

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Purbaya turut memperkenalkan sebuah filosofi ekonomi yang ia sebut “Sumitronomics”. Filosofi ini dirancang untuk mencapai keseimbangan melalui tiga pilar fundamental, yaitu: pertumbuhan ekonomi yang tinggi, pemerataan manfaat pembangunan di seluruh lapisan masyarakat, dan terciptanya stabilitas nasional yang dinamis.

Tiga Mesin Utama Penggerak Ekonomi

Purbaya menekankan bahwa kunci untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih cepat terletak pada sinkronisasi dan keseimbangan tiga mesin utama. Mesin-mesin ini harus bekerja secara harmonis demi mencapai target yang ditetapkan.

Ketiga mesin utama yang dimaksudkan adalah:

  1. Kebijakan Fiskal (pengaturan anggaran dan perpajakan oleh pemerintah).
  2. Kebijakan Moneter (pengaturan suku bunga dan likuiditas oleh bank sentral).
  3. Aktivitas Sektor Swasta (investasi dan konsumsi masyarakat).

Menurutnya, jika ketiga mesin ini berjalan seiringan dan saling mendukung, target pertumbuhan tinggi, termasuk angka 8 persen, bukan lagi sekadar impian, melainkan sebuah realitas yang mungkin dicapai.

Baca Juga :  Buru Saldo DANA Gratis Rp 75.000? Simak Fakta di Balik Link Viral Hari Ini

Menumbuhkan Optimisme di Kalangan Generasi Muda

Di tengah upayanya menggenjot pertumbuhan ekonomi, Purbaya juga menyoroti peran penting generasi muda. Ia merasa perlu menumbuhkan rasa optimisme yang kuat di kalangan mahasiswa dan kaum muda terkait arah kebijakan ekonomi nasional saat ini.

Purbaya berpendapat bahwa anak muda, sebagai agen perubahan masa depan, wajib memahami setiap langkah dan kebijakan yang diambil oleh pemerintah. Pemahaman ini sangat krusial agar mereka dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang positif.

“Jadi mahasiswa harus tahu apa saja kegiatan pemerintah dan mengapa mereka harus optimis. Langkah-langkah yang kita ambil sudah tepat karena ekonomi betul-betul terjaga,” tegas Purbaya, mengingatkan bahwa stabilitas ekonomi adalah modal utama untuk mencapai pertumbuhan tinggi.

Pernyataan Menteri Purbaya ini memberikan dorongan moral yang signifikan, menggarisbawahi komitmen pemerintah untuk tidak hanya mempertahankan pertumbuhan yang ada, tetapi juga untuk mengakselerasinya secara signifikan dalam waktu dekat. Target pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 8 persen menjadi sinyal bahwa pemerintah siap tancap gas pada pembangunan ekonomi di masa mendatang. (Tim)

Berita Terkait

Usulan Masa Jabatan Kapolri: Reformasi Baru atau Sekadar Wacana?
Stop Fotokopi e-KTP! Simak Bahaya dan Aturan Main UU PDP yang Baru
Manipulasi Absen ASN Brebes: Saat Teknologi Kalah oleh Mentalitas
KPAI Desak SMKN 2 Garut Evaluasi Cara Disiplinkan Siswa Usai Insiden Potong Rambut Paksa
Daftar Nama 16 Korban Kecelakaan Bus ALS dan Truk Tangki di Muratara yang Teridentifikasi
Bansos PKH & BPNT Tahap 2 Cair Mei 2026! Cek 4 Bank Penyalurnya
Lowongan Kerja BUMN Bank BTN dan Mandiri Mei 2026: Syarat & Cara Daftar
Harga Emas Perhiasan Hari Ini: Tren Stabil Sambut Pagi 7 Mei 2026
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:00 WIB

Usulan Masa Jabatan Kapolri: Reformasi Baru atau Sekadar Wacana?

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:00 WIB

Stop Fotokopi e-KTP! Simak Bahaya dan Aturan Main UU PDP yang Baru

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:00 WIB

Manipulasi Absen ASN Brebes: Saat Teknologi Kalah oleh Mentalitas

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:00 WIB

KPAI Desak SMKN 2 Garut Evaluasi Cara Disiplinkan Siswa Usai Insiden Potong Rambut Paksa

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:00 WIB

Bansos PKH & BPNT Tahap 2 Cair Mei 2026! Cek 4 Bank Penyalurnya

Berita Terbaru

Ilustrasi - Panduan Lengkap Doa dan Tata Cara Sembelih Kurban Idul Adha.

Khasanah

Panduan Lengkap Doa dan Tata Cara Sembelih Kurban Idul Adha

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:00 WIB