Menpar RI Usulkan Masterplan Wisata Raja Ampat demi Kelestarian Alam

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Jumat, 13 Juni 2025 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menpar Widiyanti Putri Wardhana (Foto: CNN Indonesia).

Menpar Widiyanti Putri Wardhana (Foto: CNN Indonesia).

Britainaja, Jakarta – Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, mendorong pembentukan tim lintas kementerian untuk menyusun masterplan terpadu pengembangan pariwisata di Raja Ampat. Usulan ini mulai muncul menyusul viralnya kasus tambang nikel yang dianggap merusak ekosistem di kawasan konservasi tersebut.

Dalam pernyataannya pada Selasa, 10 Juni 2025, Widiyanti menegaskan bahwa Raja Ampat merupakan mahakarya alam yang tidak tergantikan dan harus dijaga bersama.

“Per hari ini, pemerintah telah mencabut empat izin usaha pertambangan (IUP) yang berada di wilayah Raja Ampat,” ujarnya melalui video resmi Kemenpar.

Menurutnya, pembentukan tim khusus lintas kementerian dan lembaga ini bertujuan untuk merancang arah pembangunan pariwisata berkualitas yang mengutamakan keberlanjutan. Tiga prinsip utama akan menjadi fondasi masterplan tersebut, yaitu: keterpaduan ekologi, kearifan sosial-budaya, dan skala ekonomi yang inklusif.

Menpar yang akrab disapa Widi, juga mengingatkan bahwa Raja Ampat bukan sekadar destinasi wisata, melainkan merupakan bagian dari UNESCO Global Geopark dan menjadi salah satu destinasi prioritas nasional. Ia bahkan  menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk melestarikan kawasan ini.

Baca Juga :  Kekhawatiran Meluasnya Tambang Nikel Ancam Keberlanjutan Wisata Raja Ampat

“Kami menyambut baik langkah pengawasan dan evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian ESDM,Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Ini menunjukkan kita satu suara dalam menjaga kawasan yang rentan namun sangat berharga,” kata Widi.

Dari Eksploitasi Tambang Menuju Pariwisata Berkelanjutan

Raja Ampat belakangan menjadi sorotan publik setelah muncul video aktivitas penambangan nikel oleh lima pemegang IUP di wilayah tersebut. Salah satu perusahaan yang terlibat adalah PT GAG Nikel,anak usaha dari PT Aneka Tambang Tbk.

Tingginya tekanan dari masyarakat, pemerhati lingkungan, dan aktivis akhirnya mendorong Presiden Prabowo Subianto mengambil tindakan tegas. Empat dari lima IUP resmi dicabut. Keempatnya adalah milik PT Anugerah Surya Pratama (ASP), PT Kawei Sejahtera Mining (KSM), PT Mulia Raymond Perkasa (MRP), dan PT Nurham.

Langkah ini di pandang sebagai titik balik atas pentingnya untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestariannya, terutama di kawasan seperti Raja Ampat yang memiliki keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia.

Baca Juga :  Pariwisata Petualangan Jadi Tren Dunia, Indonesia Unggul di Asia

“Mari kita jadikan Raja Ampat ini bukan hanya sekadar tempat yang ingin dikunjungi, melainkan ini merupakan simbol komitmen Indonesia terhadap pariwisata yang berkelanjutan. Sebab, membangun pariwisata bukan hanya soal mendatangkan wisatawan sata, tetapi juga melindungi kehidupan alam dan manusia untuk hari ini dan masa depan,” pungkas Widi.

Langkah Menpar Widi ini menunjukkan arah baru pengelolaan Raja Ampat sebagai destinasi ekowisata unggulan. Fokus pada pelestarian lingkungan dan budaya lokal menjadi kunci agar keindahan alamnya tidak hanya dinikmati generasi sekarang, tetapi juga diwariskan kepada anak cucu bangsa.

Pemerintah kini diharapkan bisa mempercepat penyusunan masterplan serta melibatkan masyarakat lokal dalam setiap tahap perencanaan, agar pembangunan yang dilakukan benar-benar berdampak positif bagi semua pihak. (Tim)

Berita Terkait

Ini Rincian 4.770 Formasi Sekolah Kedinasan 2026, IPDN Buka Kuota Terbanyak
Kabar Bahagia Guru PPPK: Paruh Waktu Naik Status dan Peluang CPNS 2027
1.147 PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Jadi Penuh Waktu
Ini Estimasi Jadwal Resmi Seleksi CPNS 2026 Dari BKN
Lowongan Kerja Bank BRI 2026: Peluang Karier BBAP Lulusan D3 dan S1
Kemenag Buka 14 Ribu Kuota Kenaikan Jabatan Guru Madrasah 2026
Cara Cek Desil 1–10 Bansos Tahap 3 Agustus 2026: Panduan NIK KTP dan Kelayakan
KIP Kuliah 2026 Masih Buka! Ini Cara Daftar dan Cek Kampus Penerima
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Ini Rincian 4.770 Formasi Sekolah Kedinasan 2026, IPDN Buka Kuota Terbanyak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Kabar Bahagia Guru PPPK: Paruh Waktu Naik Status dan Peluang CPNS 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:46 WIB

1.147 PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Jadi Penuh Waktu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Ini Estimasi Jadwal Resmi Seleksi CPNS 2026 Dari BKN

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Lowongan Kerja Bank BRI 2026: Peluang Karier BBAP Lulusan D3 dan S1

Berita Terbaru