Britainaja – Di hadapan pendukungnya sendiri, Timnas Meksiko melangsungkan pertandingan tanpa celah saat bermain di Mexico City Stadium pada Kamis (25/6/2026) pagi WIB.
Skuad asuhan Javier Aguirre sukses menggulung Republik Ceko dengan skor telak 3-0. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri perjalanan Ceko di panggung Piala Dunia 2026 lebih awal.
Hasil kontras ini menempatkan kedua tim di posisi yang sangat berbeda. Meksiko melenggang gagah ke babak 32 besar sebagai juara Grup A dengan poin sempurna (9 poin) setelah menyapu bersih tiga kemenangan. Sebaliknya, Ceko harus angkat koper karena menduduki posisi juru kunci dengan torehan satu poin saja.
Ceko Dominan di Awal, Meksiko Mematikan Lewat Kontra
Republik Ceko sebenarnya memulai laga dengan percaya diri. Pasukan Miroslav Koubek langsung mengambil kendali permainan dan mengurung pertahanan tuan rumah.
Ceko bahkan hampir membuka keunggulan pada menit kedelapan. Pavel Sulc mengirim umpan matang ke dalam kotak penalti setelah berhasil menusuk sisi kiri pertahanan Meksiko. Denis Visinsky menyambut bola dengan tembakan first time, namun bola masih melenceng tipis di samping gawang.
Meksiko tidak tinggal diam. Israel Reyes hampir mencetak gol spektakuler pada menit ke-37 lewat aksi bicycle kick memanfaatkan bola liar. Sayang, upayanya belum menemui sasaran. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Ceko kembali mengancam lewat sepakan Lukas Cerv. Namun, kiper Meksiko Raul Rangel tampil sigap dan berhasil mementahkan peluang emas tersebut.
Petaka bagi Ceko datang pada menit ke-55. Keasyikan menyerang membuat pertahanan mereka longgar. Lewat skema serangan balik cepat, Luis Romo melepaskan umpan lambung akurat kepada Mateo Chavez. Pemain muda berusia 22 tahun itu menggiring bola dari tengah lapangan, mengecoh Michal Sadilek, dan melepaskan tembakan mendatar ke pojok kanan gawang Matej Kovar. Meksiko memimpin 1-0.
Pesta Gol dan Rekor Sejarah Guillermo Ochoa
Gol tersebut meruntuhkan mental bertanding Ceko. Hanya berselang enam menit, Meksiko menggandakan keunggulan. Kemelut di depan gawang Ceko akibat salah antisipasi Tomas Holes berhasil dimanfaatkan dengan cerdik oleh Julian Quinones. Tanpa ampun, Quinones mencocor bola liar untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Setelah unggul dua gol, pelatih Javier Aguirre melakukan penyegaran taktik. Momen emosional terjadi pada menit ke-78 saat kiper legendaris Guillermo Ochoa masuk menggantikan Raul Rangel.
Masuknya Ochoa menorehkan sejarah baru. Pada usia 40 tahun 346 hari, ia resmi menjadi pemain Meksiko tertua yang pernah merumput di Piala Dunia, memecahkan rekor lawas Rafael Marquez.
Jelang peluit panjang berbunyi, Meksiko menyempurnakan pesta mereka. Pemain pengganti Alvaro Fidalgo mencetak gol ketiga pada masa injury time (90+4′) lewat skema serangan yang rapi. Skor 3-0 mengunci kemenangan mutlak El Tri sekaligus memulangkan Ceko ke kampung halaman.
Susunan Pemain
Republik Ceko: Matej Kovar (PG); Ladislav Krejci, Robin Hranac, Tomas Holes (Tomas Soucek 64′ (Alexandr Sojka 87′)), David Doudera, Lukas Cerv (Tomas Chory 87′), Michal Sadilek, Vladimir Coufal, Denis Visinsky (Lukas Provod 56′), Pavel Sulc, Adam Hlozek (Patrik Schick 64′). Pelatih: Miroslav Koubek
Meksiko: Raul Rangel (Guillermo Ochoa 78′) (PG); Mateo Chavez (Jesus Gallardo 78′), Cesar Montes, Israel Reyes, Jorge Sanchez, Luis Romo (Obed Vargas 63′), Edson Alvarez, Gilberto Mora (Alvaro Fidalgo 72′), Julian Quinones, Guillermo Martinez (Santiago Gimenez 63′), Roberto Alvarado. Pelatih: Javier Aguirre
(Tim)






