Kesepakatan Damai Akhiri Perselisihan Warga dan PT KMH di Proyek Pintu Air Danau Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesepakatan Damai Akhiri Perselisihan Warga dan PT KMH di Proyek Pintu Air Danau Kerinci. (Foto: Google)

Kesepakatan Damai Akhiri Perselisihan Warga dan PT KMH di Proyek Pintu Air Danau Kerinci. (Foto: Google)

Britainaja, Kerinci – Persoalan antara warga dan PT Kerinci Merangin Hidro (KMH) terkait pembangunan pintu air (Regulating Weir) di Danau Kerinci akhirnya mencapai titik damai. Keputusan ini lahir usai Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar Tim Terpadu (Timdu) Penanganan Konflik Sosial Kabupaten Kerinci bersama Polda Jambi, Senin (11/8/2025), di Aula Hotel Grand Kerinci.

Rakor dipimpin langsung oleh Bupati Kerinci, Monadi, selaku Ketua Timdu, dan dihadiri jajaran penting seperti Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol M. Edi Faryadi, Dir Intelkam Polda Jambi, Kapolres Kerinci, Kejari Sungai Penuh, Kodim 0417/Kerinci, pihak Humas PT KMH, serta perwakilan masyarakat dari Desa Pulau Pandan dan Karang Pandan.

Baca Juga :  Tanah Lot Bali: Ikon Wisata Sakral yang Selalu Jadi Rebutan Wisatawan

Agenda utama pertemuan membahas tuntutan kompensasi serta dampak lingkungan dari proyek tersebut. Hasil pembahasan yang dituangkan dalam berita acara memuat tiga poin kesepakatan:

  1. Kompensasi – Permintaan sebagian warga sebesar Rp300 juta per kepala keluarga tidak dapat direalisasikan. PT KMH hanya mampu memberikan Rp5 juta per kepala keluarga, yang akan disalurkan melalui Timdu paling lambat 19 Agustus 2025.

  2. Lingkungan – PT KMH menegaskan komitmennya menjaga kelestarian lingkungan sepanjang masa operasional Regulating Weir.

  3. Keamanan dan Ketertiban – Masyarakat diminta tetap menjaga kondusivitas, menghindari provokasi, dan mendukung kelancaran proyek strategis ini.

Baca Juga :  PLN Kerahkan 100 Petugas Perbaiki Tower Listrik yang Roboh di Kerinci

Bupati Monadi mengingatkan seluruh pihak agar mengutamakan stabilitas di tengah pembangunan.

“Pulau Pandan dan Karang Pandan harus tetap kondusif. Jangan sampai masyarakat terpengaruh isu yang menyesatkan. Pembangunan ini kita dukung bersama demi kemajuan daerah,” ujar Monadi.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, perusahaan, dan masyarakat terus terjaga. Proyek pintu air Danau Kerinci pun diharapkan berjalan lancar, membawa manfaat ekonomi dan lingkungan bagi wilayah Kerinci. (Wd)

Berita Terkait

Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku
Lacak Dana Rp143 Miliar Bank Jambi: Rp19 Miliar Mengalir ke Aset Kripto
Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan
Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global
Monadi dan Al Haris Tinjau Pintu Air PLTA di Desa Sangir
Monadi Pimpin Gerakan Indonesia ASRI 2026 di Kayu Aro Barat
Gubernur Al Haris Setujui THR Rp1 Juta untuk PPPK Paruh Waktu di Jambi
Target Rampung Sebelum Lebaran, Gudang Koperasi Merah Putih Siap Jadi Motor Ekonomi Baru Sungai Penuh
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:00 WIB

Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:51 WIB

Lacak Dana Rp143 Miliar Bank Jambi: Rp19 Miliar Mengalir ke Aset Kripto

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:03 WIB

Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global

Senin, 9 Maret 2026 - 11:00 WIB

Monadi dan Al Haris Tinjau Pintu Air PLTA di Desa Sangir

Berita Terbaru

Iran Klaim Jatuhkan F-35 AS. (Foto/Lockheed Martin/Jonathan Case)

Internasional

F-35 AS Ditembak Iran, Qalibaf Sebut Era Baru Dimulai

Sabtu, 21 Mar 2026 - 16:00 WIB