Inilah Sosok Tiga Pelaku Perampokan Emas Rp75 Juta di Sungai Penuh

Rekaman CCTV Bongkar Detik-Detik Korban Masuk Mobil Pelaku

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Very Prasetyawan saat Perss Release Tiga Pelaku Perampokan Emas Rp75 Juta.

Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Very Prasetyawan saat Perss Release Tiga Pelaku Perampokan Emas Rp75 Juta.

KERINCI, Britainaja — Kerjasama sigap Tim Opsnal Polres Kerinci, Resmob Ditreskrimum Polda Jambi, dan Tim Opsnal Polres OKU Timur membuahkan hasil manis. Petugas sukses membongkar aksi pencurian dengan kekerasan yang menimpa seorang perempuan paruh baya, Hj. Z.

Dari total empat tersangka yang masuk radar kepolisian, petugas berhasil membekuk tiga pelaku. Sementara itu, satu anggota komplotan lainnya masih berusaha melarikan diri dari kejaran petugas.

Melalui Kasat Reskrim AKP Very Prasetyawan, Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil membeberkan detail pengungkapan kasus tersebut pada Selasa (28/7/2026). Ia menjelaskan bahwa kasus ini berawal dari laporan resmi pihak keluarga pada 5 Mei 2026 setelah korban kehilangan perhiasan emas bernilai sekitar Rp75 juta.

“Keberhasilan ini merupakan buah dari penyelidikan intensif lintas wilayah. Tim gabungan berhasil mengidentifikasi para pelaku dan melumpuhkan tiga orang di antaranya. Saat ini, tim kami terus bergerak mengejar satu tersangka yang masuk daftar pencarian orang (DPO),” tegas AKP Very Prasetyawan.

Berawal dari Rekaman CCTV Rumah

AKP Very menjelaskan bahwa peristiwa traumatis ini bermula pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, saksi berinisial A menghubungi pelapor untuk mengabarkan bahwa Hj. Z mendadak hilang tanpa jejak.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Cetak 220 Pekerja Konstruksi Bersertifikat dan Siap Bersaing

Keluarga yang panik langsung memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar rumah. Kamera merekam momen saat korban melangkah masuk ke dalam sebuah mobil Toyota Avanza berwarna hitam. Tanpa membuang waktu, keluarga menyebarkan ciri-ciri kendaraan tersebut ke grup percakapan WhatsApp warga.

Tak berselang lama, warga menemukan Hj. Z di wilayah Bangko dalam kondisi lemas dan trauma. Setelah menjemput korban, keluarga baru mengetahui bahwa komplotan pelaku telah merampas perhiasan emas milik korban, yang terdiri dari satu cincin, satu gelang, dan satu kalung emas senilai Rp75 juta. Keluarga pun langsung meneruskan kejadian ini ke Polres Kerinci.

Pengejaran Hingga ke Sumatera Selatan

Penyelidikan mendalam membawa tim gabungan melacak keberadaan komplotan ini hingga ke wilayah hukum Polres OKU Timur, Sumatera Selatan. Pada Kamis pagi (9/7/2026) sekira pukul 08.00 WIB, tim gabungan menerima informasi presisi mengenai posisi para pelaku.

Petugas langsung melakukan pengintaian di Jalan Lintas Provinsi Martapura-Baturaja. Saat mendeteksi kendaraan sasaran, tim gabungan bergerak cepat menghadang mobil Toyota Avanza hitam bernomor polisi B 2770 BIW.

Dalam penyergapan cepat tersebut, petugas menyergap empat orang di dalam mobil tanpa perlawanan berarti. Polisi kemudian memboyong para tersangka ke Mapolda Jambi untuk pemeriksaan mendalam.

Baca Juga :  Bocoran Samsung Galaxy Z Fold8 & Fold8 Ultra: Spek & Harga

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas mengidentifikasi profil para pelaku:

  • RH (58), laki-laki asal Bojonegoro (Jawa Timur) yang bertindak sebagai sopir.

  • ES (54), perempuan asal Bukittinggi (Sumatera Barat).

  • NN (64), perempuan asal Kota Padang (Sumatera Barat).

  • ADL (48), laki-laki asal Kampar (Riau).

Selain menangkap para tersangka, petugas mengamankan sejumlah barang bukti penting:

  • 1 unit mobil Toyota Avanza warna hitam (Nopol: B 2770 BIW)

  • 6 unit ponsel (4 HP Android dan 2 HP fitur Nokia)

  • 4 buah gelang imitasi dan 5 buah cincin imitasi

  • Kartu identitas milik tersangka RH

  • 3 buah jimat berisi racikan garam, gula, dan potongan rambut

AKP Very Prasetyawan menegaskan bahwa penyidik Satreskrim Polres Kerinci terus mendalami kasus ini untuk menangkap satu pelaku yang masih buron, sekaligus membongkar kemungkinan keterlibatan komplotan ini dalam aksi kejahatan serupa di lokasi lain.

“Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Kerinci memproses ketiga tersangka secara intensif. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap modus kejahatan jalanan dan segera melapor jika melihat keberadaan pelaku yang masih buron,” tutup AKP Very. (Tim)

Berita Terkait

Ini Nama-nama 30 Anggota Paskibraka Kerinci 2026 dan Asal Sekolahnya
Kerinci 2026: Merawat Tradisi di Lembah Para Leluhur
Penataan DAS Batang Merao: Langkah Kementerian PU Lindungi Warga Kerinci
Berkah Prestasi Kerinci, Warga Kurang Mampu Akan Dapat Bantuan 250 Unit Bedah Rumah
Tour Guide Kerinci Didorong Untuk Naik Kelas Lewat Bimtek Profesional
Kegiatan Harlah ke-89, Pensi dan Expo IX MTsN 6 Kerinci Berlangsung Semarak dan Meriah
Pimpin Pembagian Bendera Merah Putih, Bupati Monadi Sekaligus Lepas Paskibraka Kerinci
Pemerintah Siapkan Perubahan Status PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu di Kemenag Kerinci
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Ini Nama-nama 30 Anggota Paskibraka Kerinci 2026 dan Asal Sekolahnya

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Kerinci 2026: Merawat Tradisi di Lembah Para Leluhur

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Penataan DAS Batang Merao: Langkah Kementerian PU Lindungi Warga Kerinci

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:34 WIB

Berkah Prestasi Kerinci, Warga Kurang Mampu Akan Dapat Bantuan 250 Unit Bedah Rumah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:50 WIB

Tour Guide Kerinci Didorong Untuk Naik Kelas Lewat Bimtek Profesional

Berita Terbaru

Tarian saat Kenduri SKO Belui. (Foto: FB @Milenial Monadi)

Kerinci

Kerinci 2026: Merawat Tradisi di Lembah Para Leluhur

Sabtu, 15 Agu 2026 - 09:02 WIB

PPPK menerima SK. ist

Nasional

1.147 PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Jadi Penuh Waktu

Jumat, 14 Agu 2026 - 21:46 WIB