Harga Pupuk Subsidi di Jambi Resmi Turun, Petani Kini Bisa Bernapas Lega

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Pupuk Subsidi di Jambi Resmi Turun, Petani Kini Bisa Bernapas Lega

Harga Pupuk Subsidi di Jambi Resmi Turun, Petani Kini Bisa Bernapas Lega

Britainaja, Jambi – Mulai 1 Januari 2026, pemerintah resmi menurunkan harga pupuk subsidi di seluruh Indonesia. Di Provinsi Jambi, kebijakan ini disambut gembira para petani karena harga jual kini mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) nasional yang lebih terjangkau.

Penyesuaian harga pupuk subsidi ini merupakan tindak lanjut keputusan Kementerian Pertanian (Kementan) terkait HET terbaru untuk tahun 2025. Berdasarkan ketetapan tersebut, harga pupuk subsidi kini menjadi Rp2.250 per kilogram untuk urea, Rp2.300 per kilogram untuk NPK, dan Rp3.300 per kilogram untuk NPK khusus kakao.

Sebagai bagian dari implementasi kebijakan pusat, Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pertanian telah menginstruksikan seluruh distributor dan kios resmi untuk menyesuaikan harga sesuai ketentuan HET. Langkah ini di ambil agar petani bisa menikmati manfaat subsidi secara langsung tanpa terbebani harga jual yang tinggi di tingkat lapangan.

Sebelumnya, banyak petani di wilayah Jambi mengeluhkan harga pupuk yang berada jauh di atas HET nasional. Kini, dengan di berlakukannya tarif baru, beban biaya produksi pertanian pun mulai berkurang.

Baca Juga :  Jejak Heroik Depati Parbo dalam Perang Kerinci yang Melegenda

Meski demikian, penurunan harga bukan berarti tanpa tantangan. Dinas Pertanian mencatat masih ada beberapa kendala di lapangan. Di antaranya, stok pupuk di sejumlah kios belum merata, terutama di daerah pedesaan dan wilayah terpencil. Selain itu, biaya distribusi dan logistik sering kali menambah harga di luar ketentuan, serta masih ada petani yang belum terdaftar dalam e-RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) sehingga belum bisa mengakses pupuk bersubsidi.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jambi mengimbau agar seluruh petani memastikan diri terdaftar dalam kelompok tani resmi dan memenuhi persyaratan penerima pupuk subsidi. Langkah ini penting agar setiap petani bisa mendapatkan alokasi pupuk dengan harga sesuai kebijakan pemerintah.

Dengan harga pupuk subsidi yang kini lebih bersahabat, petani di Jambi berpeluang mendapatkan sejumlah manfaat langsung. Di antaranya:

  • Biaya produksi menurun, sehingga margin keuntungan panen meningkat.

  • Akses terhadap pupuk berkualitas meningkat, yang berdampak pada produktivitas tanaman pangan.

  • Proses tanam lebih cepat, karena petani tidak lagi menunda pembelian akibat harga mahal.

  • Mendukung ketahanan pangan nasional, lewat penggunaan pupuk bersubsidi yang lebih tepat sasaran.

Baca Juga :  27 September Resmi Jadi Hari Komedi Nasional Indonesia

Pemerintah daerah juga memberikan beberapa imbauan penting bagi petani agar kebijakan ini berjalan efektif. Petani di minta membeli pupuk hanya di kios resmi dengan harga sesuai HET, memastikan nama mereka tercatat dalam sistem e-RDKK, serta melaporkan apabila menemukan kios yang menjual pupuk di atas HET agar bisa di tindak sesuai aturan.

Selain itu, penggunaan pupuk subsidi juga harus di lakukan dengan takaran yang tepat untuk menjaga efektivitas dan mencegah pemborosan.

Penurunan harga pupuk subsidi ini menjadi angin segar bagi petani Jambi. Dengan kebijakan yang lebih berpihak, di harapkan produktivitas sektor pertanian meningkat dan kesejahteraan petani semakin membaik, sejalan dengan upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan nasional. (Tim)

Berita Terkait

Kemacetan Parah Jambi-Palembang, Polda Imbau Pemudik Gunakan Jalur Alternatif
Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku
Lacak Dana Rp143 Miliar Bank Jambi: Rp19 Miliar Mengalir ke Aset Kripto
Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan
Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global
Monadi dan Al Haris Tinjau Pintu Air PLTA di Desa Sangir
Monadi Pimpin Gerakan Indonesia ASRI 2026 di Kayu Aro Barat
Gubernur Al Haris Setujui THR Rp1 Juta untuk PPPK Paruh Waktu di Jambi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:00 WIB

Kemacetan Parah Jambi-Palembang, Polda Imbau Pemudik Gunakan Jalur Alternatif

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:00 WIB

Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:51 WIB

Lacak Dana Rp143 Miliar Bank Jambi: Rp19 Miliar Mengalir ke Aset Kripto

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:03 WIB

Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global

Berita Terbaru

Veda Ega Pratama (9) lagi-lagi menunjukkan performa impresif di Moto3 Brasil 2026 (Foto: MotoGP)

Nasional

Veda Ega Pratama Masuk 3 Besar Practice Moto3 Brasil 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 23:00 WIB

Ilustrasi emas batangan.(PEXELS/JINGMING PAN)

Finansial

Harga Emas Dunia Anjlok Tajam Meski Konflik Iran Memanas

Sabtu, 21 Mar 2026 - 21:00 WIB

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian bersama Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Idulfitri di Masjid Darussalam, kompleks hunian sementara (huntara) Aceh Tamiang dan bertemu warga terdampak bencana, Sabtu (21/3/2026). (dok. Kemendagri)

Nasional

Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Bagikan 7.000 Sembako

Sabtu, 21 Mar 2026 - 20:00 WIB