Britainaja – PT Pertamina (Persero) kembali merilis penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi di seluruh wilayah Indonesia mulai bulan Juni 2026. Langkah ini membawa kabar beragam bagi para pengendara, karena beberapa jenis BBM mengalami kenaikan harga, sementara jenis lainnya justru turun cukup signifikan.
Berdasarkan pantauan langsung di berbagai SPBU pada Rabu, 3 Juni 2026, Pertamax Turbo menjadi satu-satunya produk yang mengalami kenaikan harga. Pertamina menaikkan harga BBM beroktan tinggi ini sebesar Rp850, dari semula Rp19.900 kini menjadi Rp20.750 per liter untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Sementara itu, konsumen di wilayah Sumatera dan Kalimantan harus merogoh kocek lebih dalam karena harganya mencapai kisaran Rp21.200 hingga Rp21.650 per liter.
Kabar baik datang bagi para pemilik kendaraan mesin diesel. Pertamina memangkas harga dua jenis BBM diesel non-subsidi secara signifikan. Harga Dexlite (CN 51) kini turun menjadi Rp23.000 per liter dari harga bulan Mei yang menyentuh Rp26.000 per liter. Penurunan yang lebih besar terjadi pada Pertamina Dex (CN 53) yang kini turun Rp3.100, sehingga konsumen cukup membayar Rp24.800 per liter dari yang sebelumnya Rp27.900 per liter.
Bagi masyarakat yang mengandalkan BBM subsidi, Anda tidak perlu khawatir. Pertamina tetap mempertahankan harga Pertalite dan Solar subsidi. Kedua jenis BBM ini masih mengusung label harga yang sama dengan periode sebelumnya.
Mengapa Harga BBM Non-Subsidi Setiap Daerah Berbeda?
Meskipun Pertamina memegang kendali penuh atas pasokan BBM nasional, konsumen akan menemukan perbedaan harga eceran di setiap provinsi. Sebagai contoh, pengendara di Jakarta membeli Pertamax Turbo seharga Rp20.750 per liter, namun pengendara di Aceh harus membayar Rp21.200 per liter, dan warga Sumatera Barat membayar Rp21.650 per liter.
Komponen biaya distribusi dan pengangkutan logistik memicu perbedaan harga ini. Jarak geografis yang jauh dari pusat pasokan utama menuntut biaya transportasi yang lebih tinggi. Alhasil, biaya logistik tersebut memengaruhi harga jual final di tangan konsumen. Faktor inilah yang membuat harga BBM non-subsidi di Pulau Jawa cenderung lebih murah ketimbang wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Indonesia bagian timur.
DAFTAR LENGKAP HARGA BBM PERTAMINA (UPDATE 3 JUNI 2026)
1. Harga BBM Subsidi (Berlaku Nasional)
-
Pertalite: Rp 10.000 per liter
-
Solar Subsidi: Rp 6.800 per liter
2. Harga BBM Non-Subsidi di Berbagai Wilayah
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, & NTB:
-
Pertamax: Rp 12.300
-
Pertamax Pertashop: Rp 12.200
-
Pertamax Green 95: Rp 12.900 (Hanya tersedia di wilayah tertentu)
-
Pertamax Turbo: Rp 20.750
-
Dexlite: Rp 23.000
-
Pertamina Dex: Rp 24.800
Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, & Lampung:
-
Pertamax: Rp 12.600
-
Pertamax Pertashop: Rp 12.500
-
Pertamax Turbo: Rp 21.200
-
Dexlite: Rp 23.500
-
Pertamina Dex: Rp 25.350
Sumataera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, & Kalimantan Utara:
-
Pertamax: Rp 12.900
-
Pertamax Pertashop: Rp 12.800
-
Pertamax Turbo: Rp 21.650
-
Dexlite: Rp 24.000
-
Pertamina Dex: Rp 25.900
FTZ Sabang:
-
Pertamax: Rp 11.550
-
Pertamax Pertashop: Rp 11.450
-
Dexlite: Rp 21.550
FTZ Batam:
-
Pertamax: Rp 11.750
-
Pertamax Pertashop: Rp 11.650
-
Pertamax Turbo: Rp 19.700
-
Dexlite: Rp 21.850
-
Pertamina Dex: Rp 23.550
Nusa Tenggara Timur (NTT):
-
Pertamax: Rp 12.300
-
Pertamax Pertashop: Rp 12.200
-
Pertamax Turbo: Rp 20.750
-
Bio Solar Non-Subsidi: Rp 22.900
-
Dexlite: Rp 23.000
-
Pertamina Dex: Rp 24.800
Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi (Utara, Gorontalo, Tengah, Tenggara, Selatan, Barat):
-
Pertamax: Rp 12.600
-
Pertamax Pertashop: Rp 12.500
-
Pertamax Turbo: Rp 21.200
-
Dexlite: Rp 23.500
-
Pertamina Dex: Rp 25.350
Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Tengah, & Papua Pegunungan:
-
Pertamax: Rp 12.600
-
Pertamax Pertashop: Rp 12.500
-
Pertamax Turbo: Rp 21.200 (Hanya tersedia di Papua)
-
Dexlite: Rp 23.500
-
Pertamina Dex: Rp 25.350 (Kecuali Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Selatan, Tengah, dan Pegunungan) (Tim)






