Forum Purnawirawan Soroti Kepemimpinan Gibran, Prabowo Minta Masyarakat Tetap Tenang

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 26 April 2025 - 00:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Britainaja – Presiden RI Prabowo Subianto merespons masukan dari Forum Purnawirawan TNI yang beberapa waktu lalu menyuarakan sejumlah aspirasi, termasuk permintaan agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka digantikan. Pernyataan ini disampaikan oleh Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto.

Wiranto menegaskan bahwa Presiden Prabowo menghargai pandangan para purnawirawan yang dinilainya sebagai sesama prajurit dengan latar belakang perjuangan dan nilai-nilai yang sama. Namun, ia juga menekankan bahwa tidak semua permintaan dapat direspons secara langsung, terutama jika berada di luar kewenangan presiden.

“Pak Presiden sangat memahami aspirasi tersebut. Mereka memiliki sejarah panjang bersama, satu semangat pengabdian dengan jiwa Sapta Marga. Tapi tentu saja, ada batasan kewenangan dalam sistem ketatanegaraan kita,” ujar Wiranto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (24/4/2025).

Baca Juga :  Sertifikasi Wajib Diterapkan untuk SPPG, Langkah BGN Untuk Cegah Keracunan MBG

Terkait wacana pergantian wakil presiden melalui jalur Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Wiranto menegaskan bahwa hal tersebut berada di ranah legislatif dan tidak bisa diintervensi secara sepihak oleh eksekutif.

Ia juga menjelaskan bahwa Presiden Prabowo akan mempertimbangkan dan mengkaji secara mendalam seluruh poin aspirasi yang disampaikan Forum Purnawirawan TNI. Salah satunya termasuk evaluasi terhadap susunan kabinet yang dinilai masih terafiliasi dengan kepentingan pemerintahan sebelumnya.

Baca Juga :  Wisatawan Indonesia Utamakan Kuliner Saat Pilih Destinasi Liburan

Forum Purnawirawan TNI diketahui telah menyampaikan delapan poin masukan kepada Presiden Prabowo melalui berbagai saluran, termasuk kanal Youtube milik pengamat hukum Refly Harun.

Sebagai penutup, Wiranto menyampaikan bahwa Presiden Prabowo berencana memberikan pernyataan resmi terkait isu ini dan mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing dalam polemik yang dapat mengganggu stabilitas sosial.

“Presiden menitipkan pesan agar masyarakat tidak terjebak dalam perdebatan yang kontraproduktif. Kita harus menjaga ketenangan dan persatuan di tengah proses transisi pemerintahan ini,” pungkasnya. (***)

Berita Terkait

OJK Hukum Benny Tjokro Seumur Hidup, Skandal IPO POSA Berujung Denda Rp5,6 Miliar
Isi Pertemuan Rismon Sianipar dan Jokowi di Solo, Sampaikan Maaf dan Akui Ijazah Asli
PSSI Konfirmasi Naturalisasi Baru, Rekor 200 Laga Emil Audero Disorot Media Italia
Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK, Kekayaan Dilaporkan Rp12 Miliar
Kebijakan WFA Lebaran 2026: ASN dan Karyawan Swasta Bisa Kerja dari Mana Saja
Ketegangan di Timur Tengah Bayangi Energi Global, Begini Kesiapan BPH Migas Amankan BBM
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Resmi Ditahan KPK
Mantan Menag Yaqut Dijadwalkan Menghadap Penyidik KPK Hari Ini
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:00 WIB

OJK Hukum Benny Tjokro Seumur Hidup, Skandal IPO POSA Berujung Denda Rp5,6 Miliar

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:00 WIB

Isi Pertemuan Rismon Sianipar dan Jokowi di Solo, Sampaikan Maaf dan Akui Ijazah Asli

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:00 WIB

PSSI Konfirmasi Naturalisasi Baru, Rekor 200 Laga Emil Audero Disorot Media Italia

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:00 WIB

Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK, Kekayaan Dilaporkan Rp12 Miliar

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:00 WIB

Kebijakan WFA Lebaran 2026: ASN dan Karyawan Swasta Bisa Kerja dari Mana Saja

Berita Terbaru