Wajah Baru Planetarium Jakarta: Resmi Dibuka Kembali Setelah Vakum 13 Tahun

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wajah Baru Planetarium Jakarta: Resmi Dibuka Kembali Setelah Vakum 13 Tahun (Foto: Instagram @disbuddki)

Wajah Baru Planetarium Jakarta: Resmi Dibuka Kembali Setelah Vakum 13 Tahun (Foto: Instagram @disbuddki)

Britainaja – Kabar gembira bagi pecinta astronomi dan warga ibu kota. Setelah sempat berhenti beroperasi selama lebih dari satu dekade, Planetarium Jakarta kini resmi menyapa kembali masyarakat. Fasilitas edukasi sains legendaris yang berlokasi di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat ini kembali di buka pada akhir Desember 2025.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan langsung operasional kembali destinasi edukasi ini pada Selasa (23/12). Peresmian tersebut mengakhiri penantian panjang publik sejak tempat ini di tutup pada tahun 2012 silam.

Kehadiran kembali Planetarium dan Observatorium Jakarta bukan sekadar pembukaan gedung biasa. Selama puluhan tahun, tempat ini telah menjadi pilar utama dalam mengenalkan ilmu tata surya dan fenomena langit kepada lintas generasi.

“Ini adalah momentum penting untuk mengembalikan fungsi Planetarium sebagai jendela semesta bagi warga Jakarta,” ujar Pramono dalam sambutannya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Akan Shalat Idul Adha di Masjid Istiqlal

Namun, untuk menghargai keberadaannya saat ini, kita perlu menilik ke belakang—ke masa di mana mimpi besar tentang pendidikan antariksa di Indonesia pertama kali di canangkan.

Sejarah mencatat bahwa ide pembangunan Planetarium Jakarta lahir dari pemikiran visioner Presiden Soekarno pada awal 1960-an. Bung Karno memimpikan Jakarta sebagai kota modern yang tidak hanya menonjolkan seni dan budaya, tetapi juga unggul dalam ilmu pengetahuan.

Landasan hukum pembangunan proyek ini tertuang dalam Keputusan Presiden RI Nomor 155 Tahun 1963. Pengerjaan fisik di mulai pada 1964, meski sempat mengalami kendala akibat situasi politik nasional yang dinamis kala itu.

Estafet pembangunan berlanjut hingga akhirnya Planetarium Jakarta diresmikan oleh Gubernur Ali Sadikin pada 10 November 1968. Tak butuh waktu lama, pertunjukan teater bintang perdana pun di gelar pada 1 Maret 1969. Tanggal inilah yang kemudian di peringati sebagai hari lahirnya Planetarium Jakarta.

Baca Juga :  Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kesehatan Anak, Ancaman Serius Pemicu Stunting

Pada masa kejayaannya, fasilitas ini menyandang predikat sebagai salah satu yang tercanggih di Asia Tenggara. Berbekal proyektor bintang buatan Jerman dan kubah megah, pengunjung bisa merasakan pengalaman simulasi langit malam yang sangat nyata.

Setelah melewati masa vakum panjang sejak 2012, proses revitalisasi total akhirnya membawa perubahan signifikan. Kini, Planetarium Jakarta hadir dengan teknologi visualisasi astronomi yang jauh lebih modern, interaktif, dan imersif.

Reaktivasi ini di harapkan menjadi pemantik minat generasi muda terhadap sains. Dengan wajah barunya, Planetarium Jakarta tetap menjaga nilai sejarahnya sembari terus bertransformasi menjadi sarana belajar yang relevan bagi tantangan zaman. (Tim)

Berita Terkait

Peluang Karir BUMN: PT Micro Madani Institute Cari Lulusan SMA/SMK untuk Gabung
Bocoran Gaji Manajer Kopdes Merah Putih: Tembus Rp7,5 Juta per Bulan
Mei 2026: Banjir Tanggal Merah dan Panduan Libur Panjang Anda
Nestapa di Balik Hilangnya Rp28 Miliar Dana Jemaat Gereja Aek Nabara
Cara Cek Bansos 2026: Pastikan Data Anda Akurat Agar Bantuan Tepat Sasaran
Koperasi Merah Putih: Harapan Baru atau Pemberdayaan Semu?
Jaksa Agung: Stop Kriminalisasi Kepala Desa Karena Administrasi
Alfamart Buka 422 Lowongan Kerja April 2026, Lulusan SMA Bisa Daftar
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:00 WIB

Peluang Karir BUMN: PT Micro Madani Institute Cari Lulusan SMA/SMK untuk Gabung

Selasa, 21 April 2026 - 09:00 WIB

Bocoran Gaji Manajer Kopdes Merah Putih: Tembus Rp7,5 Juta per Bulan

Selasa, 21 April 2026 - 05:00 WIB

Mei 2026: Banjir Tanggal Merah dan Panduan Libur Panjang Anda

Senin, 20 April 2026 - 16:00 WIB

Nestapa di Balik Hilangnya Rp28 Miliar Dana Jemaat Gereja Aek Nabara

Senin, 20 April 2026 - 15:00 WIB

Cara Cek Bansos 2026: Pastikan Data Anda Akurat Agar Bantuan Tepat Sasaran

Berita Terbaru