Konten Spooktober Nessie Judge Tuai Kritik Warganet Jepang

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nessie Judge (Foto: instagram)

Nessie Judge (Foto: instagram)

BritainajaKreator konten Indonesia, Nessie Judge, menuai sorotan internasional setelah salah satu video bertema horor dalam rangkaian “Spooktober” di nilai menampilkan foto korban kekerasan asal Jepang secara tidak tepat. Kondisi ini memicu reaksi keras dari warganet Jepang yang menganggap penggunaan gambar tersebut tidak sensitif.

Nessie Judge di kenal sebagai pembuat konten misteri dan true crime yang telah memiliki basis penonton besar di Indonesia. Setiap bulan Oktober, ia rutin mengunggah seri “Spooktober” yang berisi cerita-cerita kriminal, misteri, dan kisah seram. Namun, tahun ini salah satu video dalam rangkaian tersebut justru menjadi sumber polemik.

Kontroversi bermula ketika penonton internasional menemukan bahwa dalam salah satu dekorasi video, terdapat foto yang diduga merupakan potret seorang korban kekerasan yang kasusnya pernah mengguncang publik Jepang beberapa tahun lalu. Foto tersebut di pajang dalam bentuk figura di latar belakang video.

Pada awalnya, sebagian besar penonton Indonesia tidak menyadari konteks foto tersebut. Namun, situasi berubah setelah Nessie menjalankan kolaborasi konten dengan boyband asal Korea Selatan, NCT Dream. Kolaborasi itu membuat kanal YouTube Nessie mendapat lebih banyak perhatian dari penonton global, termasuk dari Jepang.

Baca Juga :  7 Drakor Rating Tertinggi Mei 2026, Ada Favoritmu?

Setelah video tersebut menjangkau audiens yang lebih luas, sejumlah pengguna media sosial Jepang menyatakan keberatan. Mereka menganggap penggunaan foto korban dalam video hiburan, meskipun bertema misteri, tidak menghormati pihak keluarga serta publik Jepang yang masih menyimpan trauma atas kasus tersebut.

Diskusi mengenai hal ini kemudian menyebar dengan cepat di platform X (sebelumnya Twitter). Sejumlah unggahan yang menyampaikan kritik terhadap konten Nessie menjadi viral dan memperoleh perhatian besar, menunjukkan intensitas reaksi warganet Jepang terhadap kasus ini.

Sebagai respons, Nessie Judge mengambil langkah cepat dengan menghapus seluruh video Spooktober yang sudah diunggah sepanjang bulan Oktober. Tindakan ini di pandang sebagai bentuk upaya meredam polemik sekaligus menunjukkan tanggung jawab moral sebagai kreator.

Di tengah kontroversi, muncul dua pandangan di kalangan warganet Indonesia. Sebagian menilai kesalahan yang terjadi kemungkinan tidak di sengaja, mengingat banyak materi kasus luar negeri yang sulit dilacak riwayat dan sensitivitasnya. Namun, tidak sedikit pula yang berpendapat bahwa kejadian ini bisa menjadi pembelajaran penting bagi kreator konten untuk lebih berhati-hati dalam memilih visual, terutama yang berkaitan dengan korban kekerasan atau tragedi yang masih memiliki muatan emosional.

Baca Juga :  OPPO Perkenalkan Apex Guard: Standar Baru Kualitas Smartphone dan Masa Pakai Lebih Panjang

Konten true crime memang kerap berada di wilayah sensitif. Di era digital dengan distribusi lintas negara, aspek etika dan pemahaman budaya menjadi semakin penting. Materi yang di anggap umum di satu negara bisa menjadi isu besar di negara lain, terutama jika menyangkut korban nyata.

Peristiwa ini sekaligus mengingatkan bahwa pembuatan konten berbasis kasus kriminal tidak hanya soal penyampaian cerita, tetapi juga penghormatan terhadap korban, keluarga, serta audiens global yang terlibat secara emosional dalam peristiwa tersebut.

Kasus yang menimpa Nessie Judge menunjukkan bagaimana konten internet dapat menjangkau audiens lintas batas budaya. Meski sudah ada langkah klarifikasi dan penghapusan video, peristiwa ini menjadi momentum refleksi bagi kreator untuk lebih teliti dan peka dalam memilih materi, terutama yang menyangkut kejadian nyata dan korban kekerasan. (Tim)

Berita Terkait

Profil Aisyah Sabran, Istri Gubernur Kalteng yang Disorot Usai Kena Sentil Netizen
5 Drama GL Thailand Terbaik Ciize Rutricha, Nomor 2 Bikin Baper
Bocoran Spooky in Love Ep 7: Pertunangan Palsu & Kutukan 12 Tahun
Balas Dendam Xue Fangfei dalam Drama China The Double, Ini Sinopsis Lengkapnya
Sinopsis Drama Korea Abyss: Misteri Kebangkitan Jiwa dan Rahasia Pembunuhan
Sinopsis A Trap Called Desire: Aksi Balas Dendam Jeon Hye Won
Sinopsis Drama China Genius Girlfriend yang Dibintangi Tian Xi Wei
Rating Drakor ‘My Bias, My Boss’ Ungguli ‘Dream To You’
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Profil Aisyah Sabran, Istri Gubernur Kalteng yang Disorot Usai Kena Sentil Netizen

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:35 WIB

5 Drama GL Thailand Terbaik Ciize Rutricha, Nomor 2 Bikin Baper

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:02 WIB

Bocoran Spooky in Love Ep 7: Pertunangan Palsu & Kutukan 12 Tahun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:05 WIB

Balas Dendam Xue Fangfei dalam Drama China The Double, Ini Sinopsis Lengkapnya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Sinopsis Drama Korea Abyss: Misteri Kebangkitan Jiwa dan Rahasia Pembunuhan

Berita Terbaru

Ilustrasi - Nickname ML Bucin Aesthetic dan Cool.

Tech & Game

60+ Ide Nickname ML Bucin dan Couple Aesthetic Terbaru

Rabu, 2 Sep 2026 - 13:29 WIB

Ilustrasi - Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT. (Foto: AI)

Nasional

Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT September 2026 via HP

Rabu, 2 Sep 2026 - 10:34 WIB