Dua Pencuri Perhiasan Senilai Rp1,6 Triliun di Museum Louvre Akhirnya Tertangkap

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Museum Louvre, Paris, Prancis (Foto: Le Louvre)

Museum Louvre, Paris, Prancis (Foto: Le Louvre)

Britainaja – Setelah hampir sepekan buron, dua pria yang di duga terlibat dalam pencurian perhiasan bersejarah di Museum Louvre, Paris, berhasil di tangkap polisi Prancis pada Sabtu (25/10/2025) malam waktu setempat.

Penangkapan kedua tersangka di lakukan di dua lokasi berbeda setelah penyelidikan intensif aparat kepolisian. Seorang pelaku di amankan di Bandara Charles de Gaulle ketika berusaha melarikan diri ke Aljazair, sementara satu lainnya di bekuk di wilayah Seine-Saint-Denis.

Keduanya merupakan pria berusia sekitar 30 tahun dan sudah di kenal pihak kepolisian karena memiliki catatan kriminal sebelumnya. Berdasarkan laporan Le Monde, keduanya kini di tahan atas dugaan pencurian terorganisir dan konspirasi kejahatan. Namun, otoritas belum membeberkan peran masing-masing tersangka karena proses penyelidikan masih berjalan.

Jaksa Paris, Laure Beccuau, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebutkan bahwa penyidik masih menelusuri lebih lanjut keterlibatan tersangka lain serta kondisi perhiasan yang hilang. “Masih terlalu dini untuk memberikan keterangan rinci mengenai hasil penyidikan,” ujarnya di kutip dari The Guardian.

Baca Juga :  PLN Kerahkan 100 Petugas Perbaiki Tower Listrik yang Roboh di Kerinci

Beccuau juga menyayangkan beredarnya informasi penangkapan di media sebelum ada pernyataan resmi dari kejaksaan. Ia menilai kebocoran itu berpotensi mengganggu upaya lebih dari 100 penyidik yang tengah bekerja mengungkap kasus ini.

Kasus pencurian di Galeri Apollo, salah satu ruang paling bersejarah di Museum Louvre, terjadi pada Minggu (19/10/2025). Dari tempat tersebut, delapan perhiasan kerajaan Prancis raib, dengan total kerugian di perkirakan mencapai 88 juta euro atau sekitar Rp1,6 triliun.

Barang-barang yang hilang di antaranya adalah tiara dan anting-anting milik Ratu Marie-Amelie serta Ratu Hortense dari abad ke-19. Selain itu, Mahkota Permaisuri Eugenie, istri Napoleon III, juga di temukan dalam kondisi rusak di area luar museum.

Baca Juga :  Madleen Kulab, Kisah Nelayan Perempuan G4za yang Menginspirasi Dunia

Hasil penyelidikan awal mengungkap bahwa komplotan pencuri menggunakan truk dengan sistem pengangkat untuk menembus jendela galeri. Setelah berhasil masuk, mereka melarikan diri dengan sepeda motor hanya dalam waktu kurang dari delapan menit, aksi yang di sebut polisi sangat terencana dan profesional.

Meski dua tersangka sudah berada dalam tahanan, polisi Prancis belum memastikan apakah seluruh perhiasan bersejarah tersebut berhasil d itemukan. Penyelidikan masih berlanjut untuk mengungkap keberadaan barang-barang berharga yang memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi bagi Prancis.

Kasus pencurian ini menjadi salah satu insiden keamanan terbesar yang pernah terjadi di Museum Louvre dalam dua dekade terakhir. Otoritas museum menyatakan akan memperketat sistem pengamanan agar peristiwa serupa tidak terulang di masa depan. (Tim)

Berita Terkait

Satu Langkah Menuju Damai atau Perang? Babak Baru Iran-AS di Islamabad
Trump Pilih Damai: 5 Alasan Besar di Balik Gencatan Senjata AS-Iran
Netanyahu Dukung Gencatan Senjata Trump: Iran Wajib Buka Selat Hormuz
Kapal Perancis Kribi Lewati Selat Hormuz, Sinyal Diplomasi Berhasil
Iran Tembak Jatuh Jet A-10 AS Setelah F-15, Konflik Memanas dalam Sehari
Serangan IRGC ke Target AS di Teluk Persia, Ketegangan Meningkat
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Generasi Baru Kalah Mental
Boneka “Rise” Karya Bocah 8 Tahun Terbang ke Luar Angkasa Bersama Misi Artemis II
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 17:00 WIB

Satu Langkah Menuju Damai atau Perang? Babak Baru Iran-AS di Islamabad

Rabu, 8 April 2026 - 16:00 WIB

Trump Pilih Damai: 5 Alasan Besar di Balik Gencatan Senjata AS-Iran

Rabu, 8 April 2026 - 14:00 WIB

Netanyahu Dukung Gencatan Senjata Trump: Iran Wajib Buka Selat Hormuz

Sabtu, 4 April 2026 - 23:00 WIB

Kapal Perancis Kribi Lewati Selat Hormuz, Sinyal Diplomasi Berhasil

Sabtu, 4 April 2026 - 22:00 WIB

Iran Tembak Jatuh Jet A-10 AS Setelah F-15, Konflik Memanas dalam Sehari

Berita Terbaru