Terungkap! Mauna Kea di Hawaii Ternyata Lebih Tinggi dari Everest

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terungkap! Mauna Kea di Hawaii Ternyata Lebih Tinggi dari Everest (Foto: Google)

Terungkap! Mauna Kea di Hawaii Ternyata Lebih Tinggi dari Everest (Foto: Google)

Britainaja – Selama puluhan tahun, Gunung Everest dikenal luas sebagai gunung tertinggi di dunia dengan puncak mencapai 8.840 meter di atas permukaan laut. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa Gunung Mauna Kea di Hawaii sebenarnya memiliki ketinggian yang lebih besar, jika di ukur dari dasar samudra.

Perdebatan ini muncul karena perbedaan metode pengukuran. Everest di ukur dari permukaan laut hingga puncak, sementara Mauna Kea dihitung mulai dari dasar Samudra Pasifik hingga ke puncaknya yang menjulang tinggi di atas permukaan laut.

Gunung Everest berdiri megah di perbatasan antara Nepal dan Tibet, dan dalam bahasa Tibet di kenal sebagai Chomolangma. Dengan ketinggian 8.840 meter di atas permukaan laut, gunung ini telah menjadi ikon tertinggi di planet Bumi.

Pendakian pertama yang sukses di lakukan pada tahun 1953 oleh Sir Edmund Hillary dan Tenzing Norgay, menandai sejarah besar dalam dunia petualangan. Everest sendiri termasuk dalam jajaran eight-thousanders, yaitu 14 gunung di dunia yang memiliki ketinggian di atas 8.000 meter.

Kondisi ekstrem, suhu yang sangat rendah, dan risiko longsoran salju menjadikan pendakian Everest penuh tantangan. Meski begitu, ribuan pendaki dari seluruh dunia tetap berbondong-bondong mencoba menaklukkannya setiap tahun. Pemerintah Nepal pun memberlakukan izin ketat bagi siapa pun yang ingin mencapai puncak tertinggi tersebut.

Baca Juga :  Bezzecchi Kuasai Latihan MotoGP Jepang 2025, Alex Marquez Terpuruk

Berbeda dengan Everest, Mauna Kea merupakan gunung berapi tidak aktif yang terletak di Kepulauan Hawaii, Amerika Serikat. Sekilas, ketinggian gunung ini tampak biasa saja, hanya sekitar 4.205 meter di atas permukaan laut. Namun rahasianya tersembunyi di bawah air.

Menurut data United States Geological Survey (USGS), tubuh Mauna Kea memanjang hingga sekitar 6.000 meter di bawah permukaan laut. Jika di hitung dari dasar samudra hingga ke puncak, total ketinggiannya mencapai 10.210 meter, atau sekitar satu mil lebih tinggi dari Everest.

Nama “Mauna Kea” sendiri berarti “Gunung Putih” dalam bahasa Hawaii, karena puncaknya sering tertutup salju. Lokasi ini menjadi destinasi populer untuk ski, snowboarding, hingga pendakian. Banyak wisatawan dan peneliti datang ke sana untuk menikmati keindahan alam sekaligus meneliti keajaiban geologinya.

Posisi Mauna Kea yang berada di dekat garis khatulistiwa menjadikannya tempat ideal untuk observasi astronomi. Langit di atas gunung ini di kenal sangat bersih dan minim polusi cahaya, memberikan pandangan jelas terhadap bintang-bintang di langit malam.

Baca Juga :  Mengenal SEAblings: Kekuatan Solidaritas Netizen Asia Tenggara yang Mengguncang Media Sosial

Tidak heran, Mauna Kea kini menjadi rumah bagi 13 teleskop internasional, termasuk milik NASA, Caltech, dan lembaga riset Jepang. Salah satu teleskop terbesar di dunia, Keck Observatory, juga berdiri di sini.

Selain untuk penelitian ilmiah, lereng Mauna Kea juga di manfaatkan warga lokal untuk berbagai kegiatan seperti berburu, mendaki, dan pengamatan satwa liar. Kombinasi antara alam, sains, dan budaya menjadikan gunung ini salah satu situs paling penting di Hawaii.

Pertanyaan apakah Mauna Kea lebih tinggi dari Everest sejatinya bergantung pada cara pengukuran. Jika di hitung dari permukaan laut, maka Everest tetap memegang rekor sebagai gunung tertinggi di dunia. Namun bila pengukuran di mulai dari dasar bumi, Mauna Kea-lah yang sebenarnya paling tinggi.

Keduanya sama-sama menjadi simbol kebesaran alam dan tekad manusia untuk terus menjelajah batas-batas dunia. Everest menantang dari ketinggian, sementara Mauna Kea menakjubkan dari kedalaman samudra. (Tim)

Berita Terkait

F-35 AS Ditembak Iran, Qalibaf Sebut Era Baru Dimulai
FIFA Denda Israel, Tolak Desakan Palestina, Piala Dunia 2026 Tetap di AS
Lewandowski Pecahkan Rekor Messi, Barcelona Hajar Newcastle 7-2
Big Match Panas! Ini Jadwal Perempat Final Liga Champions 2025/2026
Live di Indosiar & SCTV! Ini Jadwal FIFA Series 2026
Trump Terjebak Kebuntuan di Perang Iran, Tekanan Domestik Meningkat
Trump Tegaskan AS Bisa Amankan Selat Hormuz Tanpa Sekutu
Vietnam Lolos Piala Asia 2027 Usai Malaysia Kena Sanksi
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:00 WIB

F-35 AS Ditembak Iran, Qalibaf Sebut Era Baru Dimulai

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:00 WIB

FIFA Denda Israel, Tolak Desakan Palestina, Piala Dunia 2026 Tetap di AS

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:00 WIB

Lewandowski Pecahkan Rekor Messi, Barcelona Hajar Newcastle 7-2

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:00 WIB

Big Match Panas! Ini Jadwal Perempat Final Liga Champions 2025/2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:00 WIB

Live di Indosiar & SCTV! Ini Jadwal FIFA Series 2026

Berita Terbaru

Veda Ega Pratama (9) lagi-lagi menunjukkan performa impresif di Moto3 Brasil 2026 (Foto: MotoGP)

Nasional

Veda Ega Pratama Masuk 3 Besar Practice Moto3 Brasil 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 23:00 WIB

Ilustrasi emas batangan.(PEXELS/JINGMING PAN)

Finansial

Harga Emas Dunia Anjlok Tajam Meski Konflik Iran Memanas

Sabtu, 21 Mar 2026 - 21:00 WIB

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian bersama Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Idulfitri di Masjid Darussalam, kompleks hunian sementara (huntara) Aceh Tamiang dan bertemu warga terdampak bencana, Sabtu (21/3/2026). (dok. Kemendagri)

Nasional

Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Bagikan 7.000 Sembako

Sabtu, 21 Mar 2026 - 20:00 WIB