Bahung Basilo, Surga Alam dan Agrowisata di Renah Kayu Embun

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 17 Juni 2025 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bahung Basilo, Surga Alam dan Agrowisata di Renah Kayu Embun (Dok. Bahung Basilo)

Bahung Basilo, Surga Alam dan Agrowisata di Renah Kayu Embun (Dok. Bahung Basilo)

Britainaja.com – Kota Sungai Penuh memiliki sebuah destinasi tersembunyi yang memikat hati, Bahung Basilo. Berada di Desa Renah Kayu Embun, Kecamatan Kumun Debai, tempat ini menyuguhkan nuansa alam yang masih alami dan penuh kedamaian. Hanya berjarak sekitar 13 km dari pusat kota, Bahung Basilo bisa dijangkau dengan perjalanan darat selama 30 hingga 45 menit.

Nama “Bahung Basilo” sendiri berasal dari bahasa Kerinci. “Bahung” berarti gubuk atau saung dari bambu, sedangkan “basilo” berarti duduk bersila. Nama ini menggambarkan filosofi tempat ini sebagai ruang untuk bersantai, menikmati alam, dan bercengkerama dalam ketenangan.

(Dok. Bahung Basilo)

Pesona Alam dan Budaya Lokal

Begitu tiba di lokasi, pengunjung langsung disambut panorama alam yang memesona. Deretan saung bambu, hijaunya kebun, serta aliran sungai jernih menciptakan suasana yang menenangkan. Bahung Basilo bukan hanya tentang pemandangan, tapi juga menyimpan kekayaan nilai budaya dan kearifan lokal.

Keunikan tempat ini terletak pada konsep agrowisata terpadu. Di sini, wisatawan tak hanya menikmati alam, tapi juga belajar tentang pertanian tradisional khas Kerinci. Ada kebun kopi robusta, kulit manis (cinnamon), dan berbagai tanaman rempah yang dikelola langsung oleh petani lokal.

Edukasi dan Interaksi dengan Alam

Salah satu nilai tambah dari Bahung Basilo adalah sentuhan edukatifnya. Para petani dengan senang hati berbagi pengetahuan seputar proses tanam, panen, hingga pascapanen kopi dan rempah. Ini menjadi pengalaman berharga, terutama bagi anak-anak, pelajar, atau siapa pun yang ingin memahami gaya hidup agraris yang selaras dengan alam.

Pengunjung bahkan bisa mengikuti aktivitas sederhana seperti menyeduh kopi secara tradisional, mencicipi minuman dari daun kamo yang disajikan dalam tempurung kelapa, hingga memancing di sungai jernih yang mengalir tenang.

Baca Juga :  10 Tempat Wisata Kuliner di Bandung Paling Enak & Legendaris

Keindahan Sungai Alami yang Menyegarkan

(Dok. Bahung Basilo)

Aliran sungai di Bahung Basilo menjadi magnet tersendiri. Airnya jernih, dingin, dan berasal langsung dari mata air pegunungan yang belum tercemar. Sungainya relatif dangkal dan aman untuk anak-anak maupun dewasa yang ingin bermain air atau berendam santai (istilah lokalnya: “cibur”).

Banyak wisatawan percaya bahwa air di sini memiliki efek menyegarkan tubuh dan menenangkan pikiran. Bahkan, tak sedikit pengunjung yang membawa pulang air sungai dalam botol sebagai oleh-oleh alami dari alam.

Fasilitas Ramah Keluarga

Bahung Basilo menyediakan fasilitas yang cukup lengkap untuk kenyamanan pengunjung, di antaranya:

  • Harga Tiket Masuk: Rp 10.000/orang

  • Jam Operasional:

    • Hari biasa: 10.00 – 17.00 WIB

    • Akhir pekan: 08.00 – 17.00 WIB

Fasilitas Pendukung:

  • Area parkir untuk motor (±50 unit) dan mobil (±15 unit)

  • Toilet umum dan musala

  • Saung santai dan gazebo bambu

  • Jalur evakuasi dan pos informasi

  • Warung UMKM lokal yang menjual kopi dan makanan ringan

  • Tempat duduk bambu di tepi sungai

  • Sentra edukasi kopi dan tanaman rempah

Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan:

  • Berendam di sungai alami

  • Belajar mengenal dan merawat tanaman kopi dan kulit manis

  • Mencicipi minuman herbal daun kamo

  • Bersantai di saung bambu sambil menyeruput kopi lokal

  • Memancing di spot khusus yang disiapkan

  • Mengikuti workshop membuat kopi secara tradisional

Rute Menuju Lokasi dan Tips Kunjungan

Untuk menuju Bahung Basilo, arahkan perjalanan ke Bukit Khayangan terlebih dahulu. Dari sana, belok menuju kawasan Renah Kayu Embun. Jalur bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat. Namun, tetap waspada karena beberapa titik jalan memiliki tanjakan curam.

Baca Juga :  Cara Mendapatkan Saldo DANA Gratis hingga Rp198.000 Hari Ini, Simak Panduannya!

Tips Berkunjung:

  • Gunakan alas kaki anti selip

  • Bawa baju ganti, terutama jika ingin bermain air

  • Datang di siang hari agar suhu air lebih bersahabat

  • Bawa pulang kembali sampah untuk menjaga kelestarian

  • Coba hasil pertanian lokal dan belanja di warung UMKM

  • Siapkan kamera untuk mengabadikan keindahan alam

  • Hindari akhir pekan jika ingin suasana lebih tenang

Simbol Cinta Alam dan Pelestarian Budaya

(Dok. Bahung Basilo)

Lebih dari sekadar tempat wisata, Bahung Basilo adalah ruang belajar tentang hidup harmonis dengan alam. Pengunjung tidak hanya menyaksikan, tetapi ikut serta dalam pelestarian lingkungan dan budaya lokal. Keterlibatan aktif masyarakat sekitar membuat destinasi ini terasa hangat, autentik, dan penuh makna.

Bagi banyak orang, pengalaman di Bahung Basilo bukan hanya tentang liburan, tetapi juga tentang refleksi dan ketenangan. Banyak yang mengaku terinspirasi untuk kembali, bahkan mempelajari pertanian organik atau gaya hidup berkelanjutan.

Dengan potensi besar yang dimilikinya, Bahung Basilo layak dikembangkan sebagai ikon ekowisata edukatif di Provinsi Jambi. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan dan promosi yang tepat, kawasan ini bisa menjadi contoh sukses wisata berbasis komunitas yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi.

Maps : Klik di Sini

Bahung Basilo adalah jawaban bagi siapa pun yang mencari kedamaian, edukasi, dan keindahan alam dalam satu paket. Dengan tiket yang terjangkau, fasilitas lengkap, dan suasana yang nyaman, tempat ini sangat cocok untuk dikunjungi bersama keluarga, pasangan, atau teman-teman.

Jadi, kalau kamu berencana berlibur ke Sungai Penuh, jangan lewatkan pengalaman menyatu dengan alam di Bahung Basilo!

Bagikan artikel ini ke teman atau keluarga yang butuh healing alami!
Baca juga artikel menarik lainnya seputar wisata Jambi, hanya di Britainaja.com.

(Wd)

 

Berita Terkait

Destinasi Wisata Religi Paling Menenangkan untuk Menanti Waktu Berbuka
Panduan Lengkap Liburan Nyaman saat Puasa Ramadhan
Menaklukkan Atap Jawa Tengah: Panduan Aman Mendaki Gunung Slamet bagi Pemula
Menyesap Kehangatan di Kaki Slamet: Dari Mendoan Raksasa hingga Sate Kelinci yang Legendaris
Menemukan Kedamaian di Telaga Sunyi, Ceruk Jernih di Balik Rimbun Baturraden
Menghirup Kesegaran Hutan Pinus Limpakuwus, Paru-paru Hijau di Kaki Slamet
Hidden Gem Lereng Slamet: Pesona Curug Minger dan Destinasi Sekitarnya
5 Wisata Baru Sekitar Bromo Viral di TikTok 2026
Berita ini 160 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:30 WIB

Destinasi Wisata Religi Paling Menenangkan untuk Menanti Waktu Berbuka

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:31 WIB

Panduan Lengkap Liburan Nyaman saat Puasa Ramadhan

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:00 WIB

Menaklukkan Atap Jawa Tengah: Panduan Aman Mendaki Gunung Slamet bagi Pemula

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:00 WIB

Menyesap Kehangatan di Kaki Slamet: Dari Mendoan Raksasa hingga Sate Kelinci yang Legendaris

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:00 WIB

Menemukan Kedamaian di Telaga Sunyi, Ceruk Jernih di Balik Rimbun Baturraden

Berita Terbaru

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki keluar dari Kampus Universitas Muhammadiyah usai memberikan sambutan pada momen Idul Fitri Jamaah Muhammadiyah, Jumat (20/3/2026). (KOMPAS.com)

Nasional

Wali Kota Sukabumi Disoraki Saat Sambutan Salat Id

Jumat, 20 Mar 2026 - 16:00 WIB

Uilliam Barros dihukum skorsing dua pertandingan karena terkena kartu merah di laga Persib Bandung vs Ratchaburi FC. (Foto: Instagram/@uilliambarros94)

Nasional

AFC Hukum Uilliam Barros, Persib Terancam Sanksi Tambahan

Jumat, 20 Mar 2026 - 14:00 WIB