Britainaja – Memasak hidangan favorit seperti ayam goreng, kulit renyah, atau camilan berlemak dengan air fryer memang sangat praktis. Hasil masakan tetap renyah meski menggunakan sedikit minyak.
Namun, sisa lemak dan minyak membandel kerap mengendap di dalam wadah penampung setelah proses memasak selesai.
Membiarkan sisa minyak mengering di dalam ruang memasak memicu berbagai kendala serius. Penumpukan lemak tidak hanya menimbulkan bau tengik dan asap berlebih saat penggunaan berikutnya, tetapi juga merusak kinerja komponen pemanas secara perlahan. Oleh karena itu, lakukan pembersihan rutin tepat setelah alat selesai Anda gunakan.
Proses perawatan ini sebenarnya sangat mudah dan tidak membutuhkan peralatan mahal. Ikuti langkah praktis berikut untuk menjaga air fryer kesayangan Anda tetap bersih, awet, dan berfungsi optimal dalam jangka panjang.
1. Rendam dan Cuci Laci Serta Baki Penampung
Laci dan baki merupakan komponen utama yang menampung tetesan minyak dari makanan. Lepaskan kedua komponen ini dari unit utama setelah suhu alat kembali dingin.
- Siapkan wadah berisi air hangat dan tambahkan beberapa tetes sabun pencuci piring cair.
- Rendam laci serta baki selama 10–15 menit untuk melunakkan gumpalan lemak.
- Gosok perlahan menggunakan spons bertekstur lembut untuk melindungi lapisan antilengket (non-stick coating).
- Bilas dengan air bersih mengalir, lalu keringkan menggunakan kain lap mikrofiber sebelum memasangnya kembali.
2. Bersihkan Ruang Dalam dan Elemen Pemanas
Minyak yang menguap sering kali menempel pada ruang dalam dan elemen pemanas di bagian atas. Sisa residu pada elemen pemanas inilah yang memicu munculnya aroma gosong atau asap tebal.
- Pastikan colokan listrik sudah terlepas dan unit benar-benar dingin.
- Usap area bagian dalam memakai kain basah yang telah dibasahi sedikit sabun lembut.
- Lakukan pembersihan ulang menggunakan kain lap bersih yang lembap hingga seluruh busa dan residu terangkat sempurna.
Peringatan Penting: Jangan pernah menyiramkan air langsung atau merendam bodi utama air fryer ke dalam wadah air! Komponen elektronik di dalam mesin dapat mengalami korsleting atau kerusakan permanen jika terkena cairan.
3. Lap Bodi Luar dan Sela-Sela Tombol Kontrol
Tampilan luar air fryer juga memerlukan perhatian agar selalu tampak mengilap. Gunakan kain lembut yang sedikit lembap untuk menyeka debu atau percikan minyak pada permukaan bodi.
Gunakan kain mikrofiber halus atau cotton bud kering untuk menjangkau sela-sela tombol dan panel kontrol digital. Celah sempit ini rentan menampung sisa minyak yang berisiko membuat tombol terasa keras atau kurang responsif saat ditekan.
4. Tumpas Kerak Lemak Membandel dan Bau Amis
Sabun cuci piring terkadang belum cukup untuk mengangkat kerak minyak tua yang sudah mengeras. Anda dapat memanfaatkan bahan alami yang ada di dapur:
- Formula Pasta Baking Soda: Campurkan baking soda dengan sedikit air hingga membentuk pasta kental. Oleskan pada area berminyak yang membandel, lalu diamkan selama 10–15 menit. Gosok perlahan dengan sikat berbulu lembut atau spons basah. Sifat abrasif ringan pada baking soda sangat efektif melunakkan kerak tanpa menggores lapisan antilengket.
- Kesegaran Alami Lemon: Jika aroma tidak sedap masih menempel setelah pencucian, letakkan beberapa irisan buah lemon segar di dalam keranjang yang telah bersih dan kering. Biarkan selama beberapa menit agar aroma segar lemon menetralkan bau amis secara alami.
Panduan Frekuensi Pembersihan yang Ideal
Agar performa alat tetap prima dan higienis, terapkan jadwal pembersihan berikut secara disiplin:
- Pembersihan Harian (Setiap Selesai Masak): Selalu cuci laci dan baki penampung setiap kali selesai mengolah makanan berlemak tinggi agar minyak tidak sempat mengeras.
- Pembersihan Berkala (Setiap 2–4 Minggu): Lakukan pembersihan menyeluruh pada elemen pemanas dan bodi bagian dalam secara teratur, terutama jika Anda sering menggunakannya setiap hari.
Perawatan yang konsisten merupakan kunci utama agar air fryer Anda bebas dari tumpukan lemak, tetap higienis, dan berumur panjang! (Tim)






