Kuliner Khas dan Batik Fosil Diperkanalkan ke Tim UNESCO di Merangin

Diplomasi Kuliner dan Wastra Merangin Memikat UNESCO

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara gala dinner penyambutan Tim Evaluator UNESCO Global Geopark (UGGp).

Acara gala dinner penyambutan Tim Evaluator UNESCO Global Geopark (UGGp).

BANGKO, Britainaja – Acara jamuan makan malam (gala dinner) penyambutan Tim Evaluator UNESCO Global Geopark (UGGp) di Rumah Dinas Bupati Merangin, berlangsung penuh keakraban dan kehangatan, pada Senin (10/8) malam.

Salah seorang evaluator UGGp yang berasal dari Korea Selatan, Prof. Dr. Yongmun Jeon, mengaku sangat terkesan dengan keramahan dari masyarakat Merangin.

Karena sebelum dilaksanakan acara penyambutan resmi di mulai, dirinya menyempatkan diri untuk menyusuri kawasan Kota Bangko secara langsung.

“Sebelum makan malam, saya sempat berjalan-jalan di pusat kota. Semua warga lokal tersenyum dan menyapa saya. Warga memberikan kesan yang sangat manis,” ujar Mr. Jeon Yongmun melalui penerjemah dari Balai Bahasa Provinsi Jambi, Lukman.

Kesan positif tersebut menjadi pijakan awal yang indah bagi proses revalidasi. Di hadapan Bupati Merangin M. Syukur dan para pemangku kepentingan, Mr. Jeon menegaskan komitmen tim evaluator untuk mendampingi dan berkolaborasi, bukan bertindak kaku seperti inspektur yang mencari-cari kesalahan.

“Kami hadir di sini bukan sebagai inspektur, melainkan sebagai teman. Kami datang untuk berkolaborasi, bukan sekadar memeriksa,” tegasnya.

Mr. Jeon menambahkan bahwa status Geopark bukan melulu soal penilaian warna kartu rekomendasi UNESCO. Lebih dari itu, Geopark menjadi wadah belajar dan pembenahan bersama demi meningkatkan mutu warisan dunia.

“Mulai besok kita akan turun ke lapangan bersama, berdiskusi, dan mencari solusi terbaik untuk mengembangkan Geopark Merangin. Kami siap menjadi motivator agar potensi daerah ini berkembang lebih maksimal,” tambah Mr. Jeon.

Baca Juga :  Walikota Sungai Penuh dan Jajarannya Hadiri Open House Gubernur Jambi

Sementara itu, Bupati Merangin M. Syukur menyambut hangat komitmen pendampingan tersebut. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Merangin bersama masyarakat untuk menjaga tiga pilar utama Geopark: keragaman geologi (geodiversity), keanekaragaman hayati (biodiversity), dan keragaman budaya (cultural diversity).

“Geopark Merangin bukan sekadar warisan batu atau status internasional semata, melainkan sarana pemberdayaan ekonomi lokal dan UMKM yang berkelanjutan,” ujar Bupati M. Syukur.

Ia juga memaparkan keberhasilan pengelolaan Geopark Merangin dalam tiga tahun terakhir. Merangin berhasil meraih penghargaan Best Practice UGGp pada 2023, penghargaan dari Kementerian ESDM RI pada 2025, serta mencetak lonjakan angka kunjungan wisatawan hingga lebih dari 200 persen.

Diplomasi Budaya, Wastra, dan Kuliner Tradisional

Dalam kesempatan tersebut, Bupati M. Syukur memperkenalkan kekayaan potensi daerah melalui diplomasi budaya, wastra (kain tradisional), dan kuliner khas Merangin.

Nuansa lokal terpancar anggun saat Bupati M. Syukur bersama istri tampil serasi mengenakan Batik Geopark Merangin motif Stalaktit Goa Tiangko.

Sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan, Bupati menyerahkan cinderamata berupa syal Batik Geopark bermotif fosil kerang berwarna kombinasi biru-putih kepada dua evaluator UNESCO: Mr. Nicolas Klee dari Monts D’Ardèche UGGp (Prancis) dan Prof. Dr. Yongmun Jeon dari Jeju Island UGGp (Korea Selatan).

Baca Juga :  Update Kode Redeem Genshin Impact 29 Januari 2026: Amankan Primogems Gratis Hari Ini

Seluruh kerajinan batik dalam acara ini merupakan karya perajin lokal dari Rumah Batik Sri Rajo yang berlokasi di lingkungan Sungai Mas, Pasar Atas Bangko.

“Batik motif fosil kerang dan stalaktit ini bukan sekadar kain, melainkan potongan jejak geologi Merangin yang wajib kita jaga kelestariannya. Kami ingin tim evaluator tidak hanya melihat warisan bumi di lapangan, tetapi juga merasakan kebanggaan masyarakat yang tertuang dalam karya kerajinan,” jelas Bupati M. Syukur.

Tak hanya mengagumi kain tradisional, para utusan UNESCO juga menikmati petualangan rasa melalui hidangan khas Merangin. Panitia menyuguhkan menu utama Tempoyak Buluh dan Gulai Pakis Tekuyung, serta kudapan tradisional Gelamai Perentak dan Penyaram sebagai pencuci mulut.

Bupati M. Syukur menjelaskan bahwa sajian tersebut memiliki ikatan batin yang kuat dengan kearifan lokal masyarakat di sekitar kawasan geopark.

“Tempoyak Buluh dan Gulai Pakis Tekuyung merupakan warisan resep turun-temurun. Melalui sajian ini, kami ingin menunjukkan bahwa kelestarian alam Merangin berjalan seiring dengan budaya dan kuliner tradisional yang terus hidup di tengah warga,” pungkasnya.

Acara penuh kehangatan ini ditutup dengan jamuan makan malam bersama dan untaian pantun dari Bupati Merangin, yang mempertegas tekad daerah dalam mempertahankan status warisan dunia UGGp bagi Bumi Tali Undang Tambang Teliti. (Tim)

Berita Terkait

Merangin Raih Rp 100 Miliar dari Pusat, Bupati M. Syukur Siap Ubah Wajah Kota Bangko
Warga Kepung dan Halau Polisi dari Area Tambang Emas Ilegal di Merangin Jambi
Ini Daftar 12 Nama Yang Lolos Seleksi Administrasi Lelang Jabatan Pemkab Merangin
Polisi Ciduk 6 Pria di Merangin Terkait Kasus Sabu, Ada Anak Pejabat?
Tidak Hanya Dana BOS, Kepala SMAN 6 Merangin Belum Lunasi Uang Komite Rp142 Juta
Kerinci dan Merangin Siap Jadi Lumbung Gandum
Bupati Merangin Syukur Rangkul Tokoh SAD: Komitmen Lindungi Hak Masyarakat Adat Jambi
Mahasiswa Desak Bupati Merangin Tolak Mobil Dinas dan Bebaskan Biaya Lapak PKL
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Kuliner Khas dan Batik Fosil Diperkanalkan ke Tim UNESCO di Merangin

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:05 WIB

Merangin Raih Rp 100 Miliar dari Pusat, Bupati M. Syukur Siap Ubah Wajah Kota Bangko

Senin, 13 Juli 2026 - 07:03 WIB

Warga Kepung dan Halau Polisi dari Area Tambang Emas Ilegal di Merangin Jambi

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:30 WIB

Ini Daftar 12 Nama Yang Lolos Seleksi Administrasi Lelang Jabatan Pemkab Merangin

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:00 WIB

Polisi Ciduk 6 Pria di Merangin Terkait Kasus Sabu, Ada Anak Pejabat?

Berita Terbaru