KERINCI, Britainaja – Langkah Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., untuk memperkuat tata kelola pemerintahan daerah memasuki babak baru. Ia sukses menuntaskan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI).
Kepala BPSDM Kementerian Dalam Negeri, Dr. Sugeng Hariyono, memimpin acara penutupan ini di Jakarta pada Jumat (24/7/2026), mewakili Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Program bergengsi ini lahir dari kolaborasi erat antara Kementerian Dalam Negeri, Lemhannas RI, Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), dan Lee Kuan Yew School of Public Policy – National University of Singapore. Tujuan utamanya jelas: mengasah ketajaman berpikir dan kepemimpinan strategis para kepala daerah agar siap menghadapi tantangan zaman.
Suasana penutupan berlangsung penuh kehangatan. Momen penting ini ditandai dengan penyematan pin alumni KPPD, penyerahan sertifikat kelulusan, serta penyerahan cenderamata kenang-kenangan setelah para peserta melewati dua pekan masa pembelajaran intensif.
Menjawab Tantangan Zaman Lewat Kepemimpinan Nyata
KPPD Angkatan III ini menghimpun 25 kepala daerah pilihan, yang terdiri dari 23 bupati dan 2 wali kota dari seluruh penjuru Indonesia. Selama dua minggu, mereka mendalami wawasan kebangsaan, ketahanan nasional, kepemimpinan strategis, tata kelola pemerintahan berbasis digital, hingga penyusunan rancangan kerja nyata untuk daerah masing-masing.
Mendagri Tito Karnavian, melalui amanat yang dibacakan oleh Dr. Sugeng Hariyono, menyampaikan bahwa tantangan kepala daerah saat ini makin kompleks. Mulai dari dinamika ekonomi global, arus teknologi yang cepat, perubahan iklim, hingga tingginya harapan masyarakat terhadap kualitas layanan publik.
Oleh karena itu, Kemendagri merancang KPPD sebagai laboratorium kepemimpinan yang hidup. Tempat ini memberi ruang bagi para pemimpin untuk menyerap ide-ide segar, memperluas wawasan, dan mempraktikkan cara-cara terbaik dalam merumuskan kebijakan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Komitmen Baru untuk Warga Kabupaten Kerinci
Bupati Monadi mengungkapkan rasa syukur dan gembiranya usai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Bagi Monadi, pengalaman ini memberikan energi dan cara pandang baru dalam membangun daerah.
“Program ini membuka sudut pandang baru dalam melihat peluang dan tantangan pembangunan. Kami menyerap banyak ilmu, pengalaman, serta praktik terbaik yang siap kami terapkan di Kerinci. Insyaallah, semua bekal ini akan memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan pelayanan untuk warga Kerinci,” ujar Monadi penuh optimistis.
Ia menegaskan bahwa kepemimpinan masa kini harus lincah, inovatif, dan mau membuka diri untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak. Tantangan di lapangan hanya bisa selesai jika seorang kepala daerah mau mendengarkan dan bergerak cepat.
Keikutsertaan Bupati Monadi dalam KPPD Angkatan III merupakan bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tingkat pimpinan. Pengalaman, bekal pengetahuan, serta jejaring nasional yang terbangun selama pelatihan akan menjadi bahan bakar utama untuk mewujudkan visi besar: Kerinci Berdaya Saing, Maju, dan Sejahtera. (Tim)






