Britainaja – Pada Jumat, 10 Juli 2026 subuh pagi tadi, Indonesia harus kehilangan salah satu putra terbaiknya.
Mantan Menteri Perdagangan yang saat ini sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, Rachmat Gobel, mengembuskan napas terakhirnya.
Beliau meninggal dunia pada pukul 03:20 WIB di Rumah Sakit Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan.
Pihak keluarga menyampaikan kabar duka ini secara resmi melalui akun Instagram @rachmatgobel_rg.
“Kami memohon doa dari Bapak/Ibu/Saudara agar Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan,” tulis pihak keluarga dalam unggahan tersebut.
Merintis Karier dari Bawah di Pabrik Sendiri
Lahir di Gorontalo pada 3 September 1962, Rachmat tumbuh di lingkungan keluarga pebisnis yang disiplin. Sang ayah, Drs. H. Thayeb Mohammad Gobel, dan ibunya, Annie Nento Gobel, mendidiknya dengan keras agar siap memimpin estafet bisnis keluarga.
Meski berstatus anak pemilik perusahaan, Rachmat tidak langsung duduk di kursi nyaman. Saat masih duduk di bangku SMP, beliau mengawali pengalaman kerjanya sebagai tukang sapu di pabrik. Proses panjang inilah yang membentuk jiwa kepemimpinan dan kewibawaannya yang kuat di kemudian hari.
Rachmat muda kemudian bertolak ke Jepang untuk menuntut ilmu. Pada usia 24 tahun, beliau berhasil meraih gelar sarjana Jurusan Perdagangan Internasional dari Chuo University di Tokyo. Setelah lulus, beliau langsung mengasah kemampuan praktisnya dengan bekerja di Matsushita Group, Osaka.
Pada tahun 1989, Rachmat kembali ke Jakarta untuk membesarkan Kelompok Usaha Gobel. Beliau mengawali perjalanannya sebagai Asisten Presiden Direktur di PT National Gobel (sekarang PT Panasonic Manufacturing Indonesia). Lewat tangan dinginnya, Gobel Group berkembang pesat dan sukses melebarkan sayap ke berbagai sektor baru, sekaligus memperkuat kemitraan strategis dengan Panasonic di Indonesia.
Pengabdian untuk Negara: Dari Menteri hingga Parlemen
Sukses besar di dunia usaha tidak membuat Rachmat berpuas diri. Beliau memilih melangkah ke ranah pengabdian publik demi membawa dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
- Menteri Perdagangan (2014-2015): Presiden Joko Widodo mempercayakan kursi Menteri Perdagangan kepada Rachmat pada awal masa pemerintahannya.
- Utusan Khusus Presiden (2017-2019): Beliau mengemban tugas memperkuat hubungan ekonomi serta investasi antara Indonesia dan Jepang.
- Wakil Ketua DPR RI (2019-2024): Maju lewat Daerah Pemilihan Gorontalo, Rachmat mengantongi 146.067 suara dan berhasil menduduki kursi pimpinan parlemen.
Sepanjang kiprahnya sebagai legislator, beliau konsisten memperjuangkan kemajuan industri manufaktur dalam negeri, peningkatan mutu sumber daya manusia, dan kerja sama ekonomi internasional. Hingga akhir hayatnya, beliau masih aktif mengemban amanah sebagai Kapoksi Komisi VI dan Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) untuk periode 2024-2029.
Peduli pada Olahraga dan Pencak Silat
Selain sibuk di dunia bisnis dan politik, Rachmat menaruh perhatian besar pada kemajuan olahraga nasional. Beliau pernah memimpin sebagai Ketua Harian organisasi pencak silat nasional dan sukses membawa seni bela diri asli Indonesia ini makin dikenal di kancah dunia. Rekam jejak kepemimpinannya di bidang olahraga juga tercatat emas saat beliau memegang posisi penting sebagai Ketua Harian Panitia Penyelenggara SEA Games Indonesia (INASOC).
Kini, sang tokoh multitalenta itu telah berpulang. Dedikasi, kerja keras, dan sumbangsih nyata Rachmat Gobel untuk industri, politik, dan olahraga Indonesia akan selalu hidup dalam ingatan kita. Selamat jalan, Pak Rachmat Gobel. (Tim)






