Viral TikTok: Ustazah AI Nia Hajar Raih 920 Ribu Followers

Mengintip Risiko Etika di Balik Popularitas Ustazah Virtual

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Akun TikTok @nia.hajar_s jadi viral setelah terungkap sebagai hasil AI. (Foto: AFP/JADE GAO)

Ilustrasi. Akun TikTok @nia.hajar_s jadi viral setelah terungkap sebagai hasil AI. (Foto: AFP/JADE GAO)

Britainaja — Dunia maya kembali menghadapi fenomena mengejutkan. Sebuah akun TikTok dengan nama pengguna @nia.hajar_s mendadak menjadi pusat perhatian netizen. Sosok perempuan anggun berhijab yang kerap membagikan video ceramah keagamaan layaknya seorang ustazah tersebut ternyata bukan manusia asli, melainkan produk kecerdasan buatan (AI) seutuhnya.

Hingga Kamis sore, akun “Ustazah Hajar” tiruan ini sukses mengumpulkan lebih dari 920 ribu pengikut dan meraup 10,4 juta tanda suka. Penampilan visual yang luar biasa rapi dan ekspresi yang natural membuat ratusan ribu jemaah digital percaya bahwa mereka sedang mendengarkan petuah dari seorang tokoh agama nyata.

Kemunculan ustazah artifisial ini pun langsung memicu kegelisahan di kalangan pengguna media sosial. Salah satu akun di platform X, @MiskinTV_, mengunggah kekhawatirannya mengenai popularitas figur buatan tersebut. Netizen mengkhawatirkan masalah pertanggungjawaban moral dan hukum jika robot tersebut menyampaikan tafsir agama yang keliru di kemudian hari.

Baca Juga :  29 Kode Redeem FF Terbaru Desember 2025: Klaim Skin, Diamond, dan Bundle Langka!

Cara Mudah Mengenali Sosok Buatan AI

Pemerhati budaya dan komunikasi digital, Firman Kurniawan, menegaskan bahwa kreator akun tersebut memang memanfaatkan teknologi AI canggih. Firman membagikan tips sederhana bagi masyarakat untuk membedakan antara manusia asli dan visual buatan komputer dalam format video.

Menurutnya, manusia memiliki dinamika bicara yang alami, seperti jeda sejenak untuk berpikir atau intonasi yang naik-turun secara emosional. Sebaliknya, sosok AI menampilkan intonasi suara yang terlalu teratur, tempo yang sangat konsisten, dan susunan kalimat yang terlalu sempurna tanpa cacat retorika. Keteraturan yang berlebihan ini menjadi bukti kuat adanya proses fabrikasi digital.

Mengapa Konten AI Tumbuh Subur?

Firman menjelaskan tiga faktor utama yang mendorong ledakan konten berbasis kecerdasan buatan saat ini:

  1. Akses Teknologi Semakin Murah: Banyak developer menyediakan platform AI secara gratis atau dengan biaya yang sangat terjangkau bagi publik.

  2. Kemudahan Penggunaan: Masyarakat umum bisa memproduksi video berkualitas tinggi hanya dengan modal melihat tutorial singkat di YouTube tanpa perlu keahlian pemrograman.

  3. Kualitas Visual yang Memukau: Hasil akhir rekayasa AI kini menyamai atau bahkan melampaui standar visual manusia, sehingga batas antara realitas dan artifisial menjadi sangat samar.

Baca Juga :  Sertifikasi Wajib Diterapkan untuk SPPG, Langkah BGN Untuk Cegah Keracunan MBG

Tantangan Etika dan Akuntabilitas Digital

Pengamat digital kawakan, Alfons Tanujaya, menambahkan bahwa tren ini sudah merambah ke berbagai industri lain, termasuk dunia modeling digital. Bahkan, tidak jarang kreator virtual memiliki jumlah pengikut yang jauh lebih besar daripada figur publik asli.

Alfons mengingatkan ancaman serius yang mengintai di balik popularitas ini, terutama menyangkut anonimitas pengelola akun. Jika pengembang menyembunyikan identitas asli mereka, pihak berwenang akan kesulitan melacak pertanggungjawaban hukum apabila akun tersebut menyebarkan konten negatif atau menyesatkan masyarakat. (Tim)

Berita Terkait

Cara Kirim Foto Android ke iPhone Lewat AirDrop Terbaru
Resmi! Harga Pre-Order GTA 6 Tembus Rp1,4 Juta, Ini Bedanya Versi Standar dan Ultimate
Nonton Drama Dapat Uang? Ini 6 Aplikasi Terpopuler
Klaim Diamond & Skin Gratis! Kode Redeem ML Terbaru 28 Juni 2026
iOS 27 Jadi Akhir Era Tim Cook di Apple, Siap Sambut CEO Baru
Klaim Kode Redeem FC Mobile 28 Juni 2026: Dapatkan Pemain OVR 115-118 Gratis
Kode Redeem FF 28 Juni 2026: Klaim M1014 Undersea Rampage Gratis
Apple Naikkan Harga iPad dan Mac, Seri Ini Malah Turun Harga di Indonesia
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:00 WIB

Cara Kirim Foto Android ke iPhone Lewat AirDrop Terbaru

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:00 WIB

Viral TikTok: Ustazah AI Nia Hajar Raih 920 Ribu Followers

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:00 WIB

Nonton Drama Dapat Uang? Ini 6 Aplikasi Terpopuler

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:00 WIB

Klaim Diamond & Skin Gratis! Kode Redeem ML Terbaru 28 Juni 2026

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:00 WIB

iOS 27 Jadi Akhir Era Tim Cook di Apple, Siap Sambut CEO Baru

Berita Terbaru

Perangkat Android kini bisa mengirim foto dan video dengan Quickshare ke iPhone. (CNN Indonesia)

Tech & Game

Cara Kirim Foto Android ke iPhone Lewat AirDrop Terbaru

Minggu, 28 Jun 2026 - 19:00 WIB

Ilustrasi. Akun TikTok @nia.hajar_s jadi viral setelah terungkap sebagai hasil AI. (Foto: AFP/JADE GAO)

Tech & Game

Viral TikTok: Ustazah AI Nia Hajar Raih 920 Ribu Followers

Minggu, 28 Jun 2026 - 18:00 WIB