Alasan Sepatu Pink Kuasai Lapangan Piala Dunia 2026

Kolaborasi Unik Fesyen Global dan Lapangan Hijau

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Julian Quinones merayakan gol pertama timnya dalam pertandingan sepak bola Grup A Piala Dunia 2026 antara Meksiko vs Afrika Selatan di Stadion Azteca Mexico City pada 11 Juni 2026. (Foto oleh Yuri CORTEZ / AFP)(AFP/YURI CORTEZ)

Julian Quinones merayakan gol pertama timnya dalam pertandingan sepak bola Grup A Piala Dunia 2026 antara Meksiko vs Afrika Selatan di Stadion Azteca Mexico City pada 11 Juni 2026. (Foto oleh Yuri CORTEZ / AFP)(AFP/YURI CORTEZ)

Britainaja – Jika Anda menonton pertandingan Piala Dunia 2026, pandangan Anda pasti tertuju pada satu hal yang mencolok di lapangan: hamparan sepatu bola berwarna merah muda alias pink.

Fenomena ini terlihat sangat jelas sejak laga pembuka antara Meksiko melawan Afrika Selatan di Stadion Azteca. Lapangan hijau yang luas mendadak kontras dengan alas kaki para pemain yang seragam berwarna cerah. Mengapa para raksasa olahraga dunia kompak memilih warna ini?

Bukan Kebetulan, Ini Strategi Tren Global

Banyak penonton mengira fenomena ini terjadi secara tidak sengaja. Namun, Ben Warren, pendiri BW Boots UK sekaligus penyedia sepatu langka bagi para pemain top, menegaskan bahwa momentum ini adalah hasil rancangan matang. Kali ini, hampir semua merek besar merilis warna yang persis sama.

Lembaga peramal tren konsumen dunia, WGSN, jauh-jauh hari sudah memprediksi bahwa warna electric fuchsia—perpaduan cerah antara merah muda dan ungu—akan menguasai musim panas 2026. Produsen olahraga seperti Nike, Adidas, dan Puma kemudian menangkap tren ini dan menuangkannya ke dalam koleksi khusus Piala Dunia mereka.

Baca Juga :  Timnas U19 Indonesia Bersiap Hancurkan Vietnam di Piala AFF

Dongkrak Rasa Percaya Diri Pemain

Sepak bola dan fesyen kini berjalan beriringan. Odinga Nimako, perwakilan dari tim global Nike untuk sepatu bola, menjelaskan bahwa para atlet sendiri yang meminta warna-warna berani tersebut.

“Warna cerah seperti pink memberi para pemain rasa percaya diri yang tinggi. Saat seseorang memakai warna yang begitu mencolok, ada pesan tersirat bahwa ia harus tampil sangat hebat di lapangan,” ungkap Nimako.

Unggul Secara Visual di Layar Kaca

Selain masalah psikologis dan kepercayaan diri, warna pink menawarkan keunggulan visual yang luar biasa. Warna merah muda sangat kontras dengan hijaunya rumput stadion. Kontras tinggi ini memudahkan mata penonton—baik yang duduk di tribun, menyaksikan lewat layar televisi, hingga yang melihat cuplikan video pendek di media sosial—untuk memantau pergerakan pemain.

Apalagi, tidak ada satu pun negara kontestan Piala Dunia 2026 yang menggunakan jersey utama berwarna pink. Alhasil, sepatu ini otomatis langsung mencuri perhatian dan tidak menyatu dengan seragam tim.

Baca Juga :  Persib Comeback Fantastis! Tahan Imbang Dewa United 2-2 di Banten

Pengecualian Bagi Para Bintang Besar

Meski warna merah muda mendominasi lapangan, Anda tetap akan melihat beberapa pengecualian di sepanjang turnamen:

  • Para Wasit: Sesuai aturan ketat FIFA, seluruh pengadil lapangan wajib mengenakan sepatu hitam tradisional lansiran Adidas.

  • Lionel Messi: Sang megabintang mengenakan sepatu Adidas khusus berwarna putih-biru langit dengan aksen emas, senada dengan jersey Timnas Argentina.

  • Christian Pulisic: Bintang Amerika Serikat ini tampil beda dengan sepatu Puma putih bermotif bintang biru.

  • Cristiano Ronaldo: Nike menyiapkan sepatu khusus berbalut warna emas penuh untuk merayakan penampilan Piala Dunia keenamnya.

Bagi mayoritas pemain lain, mereka harus tetap mengenakan sepatu pink ini sepanjang turnamen sesuai kontrak. Namun, tren nyentrik ini prediksinya akan berakhir cepat. Para produsen biasanya langsung menyiapkan varian warna baru saat kompetisi klub Eropa bergulir kembali pada akhir Juli mendatang. (Tim)

Berita Terkait

Rival tapi Saudara: 16 Pemain Kakak Beradik Ramaikan Piala Dunia 2026
Sorot Mata Penuh Kasih: Alasan Zinedine Zidane Hadir di Tribun Piala Dunia 2026 Demi Sang Putra
Hattrick di Piala Dunia 2026, Lionel Messi Selangkah Lagi Ukir Sejarah Abadi
Profil Vozinha: Kiper 40 Tahun Tanjung Verde yang Jinakkan Spanyol di Piala Dunia 2026
Prediksi Spanyol vs Tanjung Verde: La Roja Siap Jinakkan Kejutan Blue Sharks
Sabar/Reza Raih Runner-Up Australian Open 2026
Alisson Becker Selamatkan Brasil, Maroko Curi Satu Poin di Piala Dunia 2026
Bukan Lamine Yamal! Ini 10 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:00 WIB

Alasan Sepatu Pink Kuasai Lapangan Piala Dunia 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:00 WIB

Rival tapi Saudara: 16 Pemain Kakak Beradik Ramaikan Piala Dunia 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:00 WIB

Sorot Mata Penuh Kasih: Alasan Zinedine Zidane Hadir di Tribun Piala Dunia 2026 Demi Sang Putra

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:00 WIB

Hattrick di Piala Dunia 2026, Lionel Messi Selangkah Lagi Ukir Sejarah Abadi

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:00 WIB

Profil Vozinha: Kiper 40 Tahun Tanjung Verde yang Jinakkan Spanyol di Piala Dunia 2026

Berita Terbaru

Julian Quinones merayakan gol pertama timnya dalam pertandingan sepak bola Grup A Piala Dunia 2026 antara Meksiko vs Afrika Selatan di Stadion Azteca Mexico City pada 11 Juni 2026. (Foto oleh Yuri CORTEZ / AFP)(AFP/YURI CORTEZ)

Sports

Alasan Sepatu Pink Kuasai Lapangan Piala Dunia 2026

Kamis, 18 Jun 2026 - 17:00 WIB

Ilustrasi - Cek Hasil Administrasi BIB 2026 dan Panduan Masa Sanggah.

Nasional

Cara Cek Hasil Administrasi BIB 2026 dan Panduan Masa Sanggah

Kamis, 18 Jun 2026 - 15:00 WIB