Strategi Baru BGN: Siswa Mampu Tak Lagi Dapat MBG

Uang Saku Ratusan Ribu, Murid SMA 'High Class' Dicoret?

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agustina Arumsari, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). (detikcom)

Agustina Arumsari, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). (detikcom)

Britainaja – Pemerintah ingin memastikan setiap rupiah anggaran negara benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Menjelang tahun 2027, Badan Gizi Nasional (BGN) kini tengah menggodok strategi baru.

Mereka melakukan penataan ulang (refocusing) anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar program ini lebih tepat sasaran.

Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, membagikan rencana besar ini saat berada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (15/6/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya efisiensi dan peningkatan kualitas program nasional tersebut.

Utamakan 1.000 Hari Pertama Kehidupan

BGN tidak berjalan sendiri dalam merancang perubahan ini. Lembaga baru tersebut merangkul Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menentukan kelompok mana saja yang paling mendesak menerima bantuan gizi.

Berdasarkan rekomendasi medis dari Kemenkes, intervensi gizi memberikan dampak paling maksimal pada periode emas anak.

Baca Juga :  Idul Fitri 1446 H Berpotensi Dirayakan Serentak di Indonesia

“Secara teknis, intervensi kesehatan gizi sebaiknya menyasar usia kandungan hingga 1.000 hari pertama kehidupan. Pada masa inilah volume otak anak berkembang secara maksimal,” jelas Arumsari.

Setelah melewati fase krusial tersebut, pemerintah akan melanjutkan intervensi gizi hingga anak berusia dua tahun, baru kemudian berlanjut ke usia sekolah.

Siswa Mampu Tidak Perlu Masuk Daftar

Perubahan strategi ini otomatis akan memangkas jumlah penerima manfaat yang kurang membutuhkan. Arumsari memberikan contoh sederhana mengenai siswa sekolah menengah atas (SMA) dari kalangan keluarga mapan.

Menurutnya, anak-anak sekolah dari kalangan high class—yang bahkan membawa uang saku harian mencapai Rp100.000 hingga Rp200.000—tentu tidak memerlukan bantuan makanan gratis ini lagi.

“Melalui kebijakan ini, kami memperkirakan jumlah penerima manfaat akan berkurang sekitar 8 juta orang,” tambah Arumsari.

Baca Juga :  Profil Said Iqbal, Yang Akan Dilantik Jadi Penasihat Baru Presiden Prabowo

Dengan mencoret kelompok yang sudah mandiri secara ekonomi, BGN bisa menghemat anggaran negara dan mengalokasikannya kepada anak-anak yang benar-benar terancam stunting atau kurang gizi.

Nasib Anggaran Rp270 Triliun

Sebelumnya, Kementerian Keuangan dan Bappenas menetapkan pagu alokasi anggaran sebesar Rp270,2 triliun untuk tahun 2027. Anggaran fantastis ini awalnya menyasar 81,5 juta penerima manfaat.

Namun, seiring dengan kebijakan efisiensi internal BGN, angka tersebut akan mengalami penyesuaian ke bawah. BGN mengaku masih perlu mematangkan angka pasti efisiensi ini bersama Kemenkes dan Bappenas dalam rapat-rapat kerja mendatang.

Sebagai informasi tambahan, pendanaan program akbar BGN untuk tahun 2027 nanti tetap bersumber dari dua pos besar anggaran negara, yaitu pos anggaran pendidikan dan pos anggaran kesehatan. (Tim)

Berita Terkait

Bansos BPNT Juni 2026 Cair! Ini 3 Cara Mudah Cek Nama Anda
Pemda Terus Rekrut Honorer Saat Moratorium, Ada Apa?
Mendagri Soroti Modus Kepala Daerah Titip Timses Jadi Tenaga Honorer
Bansos PIP Termin 2 Cair Juni 2026, Siswa SMA Dapat Rp1,8 Juta!
Profil Said Iqbal, Yang Akan Dilantik Jadi Penasihat Baru Presiden Prabowo
Arti Filosofis Toga Wisuda yang Wajib Mahasiswa Tahu
Karir Paragon Group 2026: Lowongan Strategis FMCG untuk Profesional
Kuliah Gratis Sampai Lulus! Telkom University Buka Beasiswa Full + Asrama
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 23:00 WIB

Strategi Baru BGN: Siswa Mampu Tak Lagi Dapat MBG

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:00 WIB

Bansos BPNT Juni 2026 Cair! Ini 3 Cara Mudah Cek Nama Anda

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:00 WIB

Pemda Terus Rekrut Honorer Saat Moratorium, Ada Apa?

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:00 WIB

Mendagri Soroti Modus Kepala Daerah Titip Timses Jadi Tenaga Honorer

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:00 WIB

Bansos PIP Termin 2 Cair Juni 2026, Siswa SMA Dapat Rp1,8 Juta!

Berita Terbaru

Agustina Arumsari, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). (detikcom)

Nasional

Strategi Baru BGN: Siswa Mampu Tak Lagi Dapat MBG

Senin, 15 Jun 2026 - 23:00 WIB

Seo In Guk dan Park Ji Hyun di Drama See You At Work Tomorrow. (Instagram @tvn_drama)

Showbiz

Sinopsis See You At Work Tomorrow: Drakor Romkom Baru tvN

Senin, 15 Jun 2026 - 22:00 WIB

Fitur Rahasia iOS 27 yang Bikin iPhone Makin Canggih. (Medcom)

Tech & Game

7 Fitur Rahasia iOS 27 yang Diam-Diam Bikin Nyaman Pengguna iPhone

Senin, 15 Jun 2026 - 16:00 WIB