Kabar Duka Istana Thailand: Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia Usia 47 Tahun

Sosok Paling Potensial Pengganti Takhta yang Kini Telah Tiada

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Putri Thailand Bajrakitiyabha. (Foto: Dok Getty Images).

Putri Thailand Bajrakitiyabha. (Foto: Dok Getty Images).

Britainaja — Istana Kerajaan Thailand membawa kabar duka yang mendalam bagi seluruh negeri. Putri Bajrakitiyabha Mahidol, putri sulung Raja Thailand, mengembuskan napas terakhirnya pada usia 47 tahun. Biro Rumah Tangga Kerajaan menyampaikan pengumuman resmi tersebut setelah sang putri menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama lebih dari tiga tahun.

Pihak istana menjelaskan bahwa kondisi kesehatan sang putri terus menurun akibat infeksi perut yang parah. Hingga akhirnya, sosok yang akrab dengan sapaan “Putri Bha” ini berpulang dengan damai pada Kamis malam. Petugas kerajaan akan menyemayamkan jenazah mendiang di Istana Agung Bangkok, lengkap dengan upacara penghormatan tertinggi yang memegang teguh tradisi agung kerajaan.

Sosok Cerdas, Diplomat Ulung, dan Pembela Hak Perempuan

Masyarakat mengenal Putri Bajrakitiyabha sebagai figur yang sangat cerdas dan memiliki rekam jejak akademis yang luar biasa. Lahir pada 7 Desember 1978, ia merupakan anak tunggal dari pernikahan pertama Raja Maha Vajiralongkorn dengan Putri Soamsawali. Sepanjang hidupnya, Putri Bha mendedikasikan diri dalam dunia hukum dan diplomasi kenegaraan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Saksikan Penandatanganan Perdamaian Gaza di Mesir

Ia menempuh pendidikan hukum di berbagai lembaga ternama di Inggris, Thailand, hingga Amerika Serikat. Dedikasi tersebut membawanya meraih dua gelar pascasarjana dan gelar doktor dari Universitas Cornell, AS. Sebelum mengabdi di Kantor Jaksa Agung Bangkok, Putri Bha juga sempat mengasah pengalamannya dengan bekerja pada Misi Thailand untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.

Karier diplomatisnya semakin bersinar saat ia mengemban tugas sebagai Duta Besar Thailand untuk Austria pada periode 2012 hingga 2014. Lewat peran inilah, ia menjalin kolaborasi erat dengan Kantor PBB Urusan Narkoba dan Kejahatan (UNODC). Langkah tersebut memperkuat posisinya sebagai tokoh yang sangat berpengaruh dalam reformasi hukum di kawasan Asia Tenggara.

Harapan Besar Rakyat Thailand dan Suksesi Istana

Selain sibuk dalam urusan birokrasi, Putri Bha menaruh perhatian yang sangat besar pada isu kemanusiaan. Ia secara konsisten menyuarakan pentingnya reformasi sistem pemasyarakatan. Fokus utamanya menyasar pada perbaikan nasib dan hak-hak narapidana perempuan rentan, mengingat Thailand memiliki angka warga binaan wanita yang cukup tinggi.

Baca Juga :  Turkmenistan, Negara Tertutup yang Kini Membuka Diri untuk Wisatawan

Atas kepedulian tersebut, UNODC kemudian mendapuknya sebagai Duta Besar untuk Penegakan Hukum di Asia Tenggara. Ia juga kerap mengkritik kebijakan hukum pidana lokal yang sering menjatuhkan sanksi berat kepada pemilik narkoba dalam skala kecil.

Kedekatannya dengan sang ayah membuat posisi Putri Bha semakin strategis di lingkungan istana. Pada tahun 2021, Raja Maha Vajiralongkorn memberikan kepercayaan besar dengan melantiknya sebagai Kepala Staf Pengawal Pribadi Kerajaan berpangkat Jenderal. Di luar agenda formal, ia juga menjalani gaya hidup aktif dan menggemari olahraga lari jarak jauh.

Kombinasi antara kecerdasan, ketegasan, dan kepercayaan penuh dari sang ayah memicu spekulasi kuat di tengah publik terkait suksesi takhta. Bagi mayoritas loyalis kerajaan, Putri Bha merupakan sosok paling potensial untuk memimpin masa depan dinasti, baik sebagai ratu maupun sebagai wali bagi Pangeran Dipangkorn. Kini, kepergiannya meninggalkan ruang kosong sekaligus duka yang mendalam di hati rakyat Thailand. (Tim)

Berita Terkait

Aturan Baru Malaysia: Remaja Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun Medsos
5 Orang Terkaya di Industri Media dan Hiburan
Kazakhstan & Azerbaijan Bersatu: TourAN Siap Manjakan Wisatawan Dunia
Beasiswa S1 Jepang MEXT 2027: Kuliah Gratis & Uang Saku Rp12 Juta
Polisi Seoul Ajukan Surat Penangkapan Bos HYBE Bang Si-hyuk
Era Baru Apple: John Ternus Siap Lanjutkan Tongkat Estafet Tim Cook
Israel Siapkan ‘Pride Land’, Festival LGBTQ+ Terbesar di Kawasan Laut Mati
Skandal Staf Muda Memanas, Menaker AS Lori Chavez-DeRemer Resmi Mundur
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:00 WIB

Kabar Duka Istana Thailand: Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia Usia 47 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:00 WIB

Aturan Baru Malaysia: Remaja Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun Medsos

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:00 WIB

5 Orang Terkaya di Industri Media dan Hiburan

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:00 WIB

Kazakhstan & Azerbaijan Bersatu: TourAN Siap Manjakan Wisatawan Dunia

Rabu, 29 April 2026 - 21:00 WIB

Beasiswa S1 Jepang MEXT 2027: Kuliah Gratis & Uang Saku Rp12 Juta

Berita Terbaru