Britainaja – Dua bintang utama drama Korea Perfect Crown, Byeon Woo Seok dan IU, akhirnya buka suara. Mereka menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada publik setelah serial hit tersebut memicu kontroversi besar terkait dugaan distorsi sejarah.
Gelombang kritik dari penonton bermula saat tim produksi menayangkan adegan penobatan Pangeran Ian (Byeon Woo Seok). Dalam adegan tersebut, rakyat meneriakkan kata “Cheonse” (seribu tahun), sebuah istilah yang merujuk pada negara bawahan. Penonton menilai tim produksi seharusnya menggunakan kata “Manse” (sepuluh ribu tahun) yang melambangkan kedaulatan sebuah negara merdeka.
Bukan hanya soal yel-yel, penonton juga mengkritik penggunaan mahkota guryumyeonryugwan yang sangat identik dengan kekaisaran Tiongkok. Padahal, penguasa negara independen biasanya mengenakan shipimyeonryugwan atau mahkota dengan 12 untaian.
Penyesalan Mendalam Byeon Woo Seok
Melalui akun media sosial pribadinya pada Senin (18/5/2026), Byeon Woo Seok mengunggah surat tertulis yang menyentuh hati. Aktor tampan ini mengaku sangat berhati-hati dalam menyusun kata agar tidak menambah luka di hati masyarakat. Ia menyadari bahwa dirinya kurang mendalami konteks sejarah saat proses syuting berlangsung.
“Saya merefleksikan diri dan kembali menyadari sebagai seorang aktor bahwa saya harus mendekati pekerjaan saya dengan tanggung jawab yang lebih besar—bukan hanya soal akting, tetapi juga pesan dan konteks yang dibawa oleh sebuah karya,” tulis Byeon Woo Seok.
Ia menutup suratnya dengan janji untuk lebih selektif dan penuh pertimbangan sebelum mengambil proyek akting di masa depan.
IU Merasa Malu dan Akui Kurang Teliti
Langkah serupa juga datang dari lawan mainnya, IU. Pemeran karakter Seong Hui Ju ini mengaku telah membaca satu per satu masukan dan kritik dari penonton selama beberapa hari terakhir. Sebagai pilar utama dalam drama ini, IU merasa bersalah karena tidak menunjukkan sikap yang cukup bertanggung jawab.
Penyanyi sekaligus aktris berbakat ini menyadari bahwa Perfect Crown mengombinasikan imajinasi dengan keindahan budaya tradisional Korea. Oleh karena itu, ia merasa seharusnya mempelajari naskah dengan jauh lebih teliti.
“Saya seharusnya membaca naskah dengan lebih teliti dan belajar lebih banyak sebagai seorang aktor, tetapi saya tidak melakukannya. Saya merasa malu pada diri saya sendiri karena hal itu,” ungkap IU dengan tulus.
Meskipun Perfect Crown sukses mencetak rating tinggi hingga episode akhir, kontroversi ini menjadi pelajaran berharga bagi industri hiburan Korea Selatan, khususnya dalam memproduksi drama bertema sejarah.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Apa yang menyebabkan drama Perfect Crown menuai kontroversi?
Drama ini memicu kritik karena dugaan distorsi sejarah, terutama pada kesalahan penggunaan istilah “Cheonse” yang merujuk pada negara bawahan dan penggunaan model mahkota yang identik dengan kekaisaran Tiongkok.
2. Apa peran Byeon Woo Seok dan IU dalam drama ini?
Byeon Woo Seok memerankan karakter Pangeran Ian, sedangkan IU memerankan karakter utama wanita bernama Seong Hui Ju.
3. Bagaimana respons Byeon Woo Seok dan IU terhadap kritik penonton?
Kedua aktor utama ini menunjukkan sikap ksatria dengan mengunggah surat permintaan maaf secara terbuka. Mereka mengakui kelalaian dalam mendalami konteks sejarah selama proses produksi. (Tim)






