Tinggalkan Kupon Fisik, Pemkot Padang Gunakan Sistem Barcode untuk Distribusi Kurban

Distribusi Lebih Cepat: Cara Kerja Scan Barcode di Lokasi Kurban

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi hewan kurban. ist

Ilustrasi hewan kurban. ist

Britainaja – Pemerintah Kota (Pemkot) Padang membawa kabar baik bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN). Tahun ini, proses pembagian daging kurban tidak lagi menggunakan kupon kertas yang rawan hilang atau rusak.

Sebagai gantinya, pemerintah menerapkan teknologi pemindaian barcode untuk menciptakan sistem yang lebih tertib, cepat, dan transparan.

Inovasi ini lahir dari hasil evaluasi tahun-tahun sebelumnya. Selama ini, kupon fisik sering memicu masalah, mulai dari antrean panjang yang melelahkan hingga upaya oknum tertentu yang mencoba menggandakan kupon.

“Kami ingin menghapus potensi manipulasi kupon dan penumpukan massa di satu titik,” ujar Ketua Panitia Kurban Pemkot Padang, Didi Aryadi, pada Kamis (7/5/2026).

Solusi Macet dan Kerumunan

Selain memudahkan distribusi, sistem digital ini bertujuan mengurai kemacetan di sekitar Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Biasanya, kerumunan warga dan kendaraan di lokasi tersebut sering mengganggu aktivitas masyarakat umum. Dengan sistem baru, alur keluar masuk peserta menjadi lebih teratur.

Zul Asfi Lubis, Kasubag Bina Mental Bagian Kesra Setdako Padang, menjelaskan betapa praktisnya sistem ini. Peserta cukup menunjukkan barcode di ponsel mereka kepada petugas.

Baca Juga :  Siap-Siap Mudik! Intip Jadwal Libur Panjang 6 Hari Idul Adha 2026

“Setelah petugas memindai barcode, peserta langsung mendapatkan 1,5 kg daging kurban tanpa birokrasi yang berbelit,” jelas Zul Asfi. Hebatnya lagi, sistem akan otomatis mengunci kode yang sudah terpakai sehingga tidak ada celah untuk pengambilan ganda.

Lebih Hijau dan Lebih Sehat

Tak hanya soal teknologi, Pemkot Padang juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dengan mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Di sisi lain, jaminan kesehatan hewan kurban tetap menjadi prioritas utama menjelang Iduladha 1447 Hijriah. Tim Kesehatan Hewan (Keswan) dari Dinas Pertanian Kota Padang saat ini terus bergerak menyisir lokasi penampungan ternak.

Hewan yang lolos pemeriksaan fisik, cukup umur, dan tidak cacat akan mendapatkan label telinga (penning) berwarna putih sebagai tanda layak kurban.

Kepala UPT Puskeswan Kota Padang, drh. Yasir Irawan, mengungkapkan bahwa hingga pekan pertama Mei 2026, lebih dari 60 persen hewan yang diperiksa sudah mengantongi sertifikat layak kurban. Pemerintah mengerahkan tiga tim khusus yang akan terus bekerja hingga H-2 Iduladha guna memastikan warga mendapatkan daging dari hewan yang benar-benar sehat.

Baca Juga :  Prediksi Lebaran 2026: 20 atau 21 Maret? Ini Penjelasannya

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Mengapa Pemkot Padang menggunakan barcode untuk kurban? Untuk mencegah manipulasi kupon fisik, mengurangi antrean panjang, dan menghindari kemacetan di area pembagian.

2. Berapa jatah daging yang diterima setiap peserta kurban ASN? Setiap peserta yang memiliki barcode valid berhak mendapatkan 1,5 kg daging kurban.

3. Bagaimana cara mengetahui hewan kurban di Padang sehat dan layak? Hewan yang sudah melalui pemeriksaan petugas akan memiliki label atau penning berwarna putih di telinganya.

4. Apakah sistem barcode ini bisa digunakan dua kali? Tidak. Sistem akan mengunci otomatis barcode yang sudah dipindai sehingga satu kode hanya berlaku untuk satu kali pengambilan. (Tim)

Berita Terkait

Stop Pakai Kresek Hitam! Pilih Wadah Kurban yang Aman dan Berkah
Penumpang Tuli Dipaksa Turun dari Frontier Airlines, Maskapai Beri Pembelaan Berbeda
Lebih Utama Kambing Jantan atau Betina untuk Kurban? Cek Faktanya
Ingin Segera ke Baitullah? Amalkan Sholawat Haji Ini Agar Cepat Berangkat
Cara Badal Haji: Hadiah Terindah untuk Keluarga yang Sudah Wafat
Panduan Lengkap Doa dan Tata Cara Sembelih Kurban Idul Adha
Tips Praktis Menjaga Wudhu agar Ibadah Haji Tetap Nyaman dan Sah
7 Amalan Sunnah dan Persiapan Batin Menuju Haji Mabrur
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 14:00 WIB

Tinggalkan Kupon Fisik, Pemkot Padang Gunakan Sistem Barcode untuk Distribusi Kurban

Senin, 11 Mei 2026 - 05:00 WIB

Stop Pakai Kresek Hitam! Pilih Wadah Kurban yang Aman dan Berkah

Minggu, 10 Mei 2026 - 05:00 WIB

Penumpang Tuli Dipaksa Turun dari Frontier Airlines, Maskapai Beri Pembelaan Berbeda

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:00 WIB

Lebih Utama Kambing Jantan atau Betina untuk Kurban? Cek Faktanya

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:00 WIB

Ingin Segera ke Baitullah? Amalkan Sholawat Haji Ini Agar Cepat Berangkat

Berita Terbaru

Drama Korea My Royal Nemesis. (Foto: dok. SBS)

Showbiz

Ini Drama Korea Terbaru yang Wajib Disaksikan pada Mei 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 16:00 WIB