Polri Gulung Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Tertangkap Basah

Detik-Detik Penggerebekan Markas Judi Internasional

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jumpa pers Mabes Polri terkait kasus judi online (judol) dan penipuan jaringan internasional di Hayam Wuruk, Jakbar. (Foto: detik.com)

Jumpa pers Mabes Polri terkait kasus judi online (judol) dan penipuan jaringan internasional di Hayam Wuruk, Jakbar. (Foto: detik.com)

Britainaja – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menunjukkan taringnya dalam memberantas kejahatan siber. Tim Bareskrim Polri baru saja membongkar praktik judi online dan penipuan jaringan internasional yang beroperasi di sebuah perkantoran kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

Langkah tegas ini merupakan bagian dari implementasi program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan keamanan nasional yang lebih stabil.

Tertangkap Tangan Saat Beroperasi

Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra, menjelaskan bahwa petugas melakukan penggerebekan pada Kamis, 7 Mei 2026. Saat polisi masuk ke lokasi, para pelaku tidak berkutik karena petugas memergoki mereka yang tengah asyik mengoperasikan situs judi online.

Baca Juga :  Prabowo Peluk Hangat Warga Miangas: Riuh 'Maju Tak Gentar' di Ujung Utara

“Kami menemukan aktivitas perjudian yang sangat terorganisir. Mereka melibatkan warga negara asing dari berbagai negara dalam menjalankan aksinya,” ujar Brigjen Wira dalam konferensi pers di lokasi kejadian, Sabtu (9/5/2026).

Ratusan WNA Jadi Operator

Dalam operasi besar-besaran ini, Polri mengamankan total 321 orang. Menariknya, mayoritas dari mereka adalah Warga Negara Asing (WNA) yang berasal dari berbagai negara di Asia Tenggara hingga Asia Timur.

Berikut adalah asal negara para pelaku yang diamankan:

  • Tiongkok (China)

  • Vietnam

  • Malaysia

  • Thailand

  • Kamboja

Baca Juga :  Sertifikasi Wajib Diterapkan untuk SPPG, Langkah BGN Untuk Cegah Keracunan MBG

Komitmen Memberantas Penipuan Digital

Keberhasilan ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia bukan tempat yang aman bagi sindikat kriminal internasional. Selain judi online, jaringan ini juga terindikasi kuat menjalankan aksi penipuan (scamming) yang merugikan banyak korban di luar negeri maupun dalam negeri.

Saat ini, kepolisian masih terus mendalami peran masing-masing pelaku dan melacak aliran dana dari bisnis ilegal tersebut. Polri berkomitmen untuk terus mengejar aktor intelektual di balik jaringan ini demi melindungi masyarakat dari jeratan judi digital yang merusak. (Tim)

Berita Terkait

Cek Sekarang! Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat Kemensos Rilis Hari Ini
Kemenkes Buka Lowongan Kerja FAA Gaji Rp5 Juta, Cek Syaratnya
Dua Peserta Program SPPI Gugur Saat Latsarmil, Kemhan Evaluasi Total
Lowongan Kerja BUMN Juni 2026: PT Agrinas Palma Nusantara Cari Talenta Baru
MK Tegaskan Pembagian Peran Suami Istri Bukan Diskriminasi
Kisah Abah Sarnuh: Hidup Nyaman dengan Listrik Rp0 dari Kincir Air
Cara Cek Hasil Administrasi BIB 2026 dan Panduan Masa Sanggah
Kabar Gembira! Tunjangan Guru Non-ASN Resmi Naik Jadi Rp2 Juta Sebulan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:00 WIB

Cek Sekarang! Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat Kemensos Rilis Hari Ini

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:00 WIB

Kemenkes Buka Lowongan Kerja FAA Gaji Rp5 Juta, Cek Syaratnya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:00 WIB

Lowongan Kerja BUMN Juni 2026: PT Agrinas Palma Nusantara Cari Talenta Baru

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:00 WIB

MK Tegaskan Pembagian Peran Suami Istri Bukan Diskriminasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:00 WIB

Kisah Abah Sarnuh: Hidup Nyaman dengan Listrik Rp0 dari Kincir Air

Berita Terbaru