Pertamina Olah Minyak Jelantah Program Makan Gratis Jadi Bahan Bakar Pesawat

Solusi Cerdas Kurangi Emisi: Pemanfaatan Minyak Bekas untuk Penerbangan Hijau

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina Olah Minyak Jelantah Program Makan Gratis Jadi Bahan Bakar Pesawat.

Pertamina Olah Minyak Jelantah Program Makan Gratis Jadi Bahan Bakar Pesawat.

Britainaja – Pertamina dan Badan Gizi Nasional (BGN) baru saja memulai langkah besar untuk menjaga bumi. Kedua lembaga ini sepakat bekerja sama mengolah limbah minyak jelantah menjadi bahan bakar pesawat ramah lingkungan atau Sustainable Aviation Fuel (SAF).

Kesepakatan ini tertuang dalam Nota Kesepahaman yang mereka tandatangani di Grha Pertamina, Jakarta, Kamis (7/5/2026). Kolaborasi ini membuktikan bahwa limbah dapur pun bisa menjadi solusi energi masa depan bagi Indonesia.

Investasi Gizi dan Energi dalam Satu Langkah

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik pemerintah menyasar sekitar 61,99 juta penerima manfaat. Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa program ini adalah investasi besar untuk mencetak generasi unggul.

Namun, dampak positifnya ternyata tak berhenti di meja makan. Limbah minyak goreng dari puluhan ribu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini memiliki nilai ekonomi baru.

Baca Juga :  Update Harga BBM Pertamina Hari Ini 2 Juni 2026: Dexlite Turun, Pertamax Turbo Naik

“Program ini bukan sekadar memberi makan gratis, tapi membangun kemandirian bangsa agar lebih sehat dan sejahtera,” ungkap Dadan.

Mengubah Masalah Menjadi Solusi

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menegaskan bahwa sinergi ini menyatukan dua pilar penting: ketahanan pangan dan kemandirian energi. Hal ini sejalan dengan misi Asta Cita pemerintah untuk membangun kedaulatan nasional secara terintegrasi.

Simon mengajak masyarakat mengubah cara pandang terhadap limbah.

  • Minyak Jelantah (UCO): Dulu dianggap pencemar lingkungan.

  • Sumber Daya: Kini menjadi bahan baku energi hijau.

  • Ekonomi Sirkular: Proses pengolahan limbah yang menciptakan nilai tambah.

“Kita menjadikan masalah sebagai solusi. Inilah inti dari ekonomi sirkular,” jelas Simon.

Target Hijau di Tahun 2030

Pertamina Patra Niaga akan mengumpulkan minyak jelantah tersebut menggunakan mesin khusus bernama UCollect. Nantinya, Pertamina mengolah cairan ini menjadi SAF, Hydrotreated Vegetable Oil (HVO), hingga biogasolin.

Baca Juga :  Sejarah Hari Guru Sedunia dan Makna Peringatan 5 Oktober

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, menyebut minyak jelantah sebagai bahan baku paling efisien untuk menekan emisi karbon. Pertamina menargetkan pencampuran SAF sebesar 1% hingga 5% pada tahun 2030 mendatang.

Langkah ini memperkuat posisi Indonesia dalam peta dekarbonisasi global sekaligus mendukung tiga agenda nasional:

  1. Ketahanan Pangan melalui distribusi gizi.

  2. Ketahanan Energi lewat produksi bahan bakar nabati.

  3. Hilirisasi Industri dengan mengolah limbah domestik secara mandiri.

Acara penandatanganan ini juga dihadiri oleh Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan dan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra, menandai dukungan penuh seluruh jajaran direksi terhadap transisi energi hijau di Indonesia. (Tim)

Berita Terkait

Lowongan Kerja BUMN Juni 2026: PT Agrinas Palma Nusantara Cari Talenta Baru
MK Tegaskan Pembagian Peran Suami Istri Bukan Diskriminasi
Kisah Abah Sarnuh: Hidup Nyaman dengan Listrik Rp0 dari Kincir Air
Cara Cek Hasil Administrasi BIB 2026 dan Panduan Masa Sanggah
Kabar Gembira! Tunjangan Guru Non-ASN Resmi Naik Jadi Rp2 Juta Sebulan
Strategi Baru BGN: Siswa Mampu Tak Lagi Dapat MBG
Bansos BPNT Juni 2026 Cair! Ini 3 Cara Mudah Cek Nama Anda
Pemda Terus Rekrut Honorer Saat Moratorium, Ada Apa?
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:00 WIB

Lowongan Kerja BUMN Juni 2026: PT Agrinas Palma Nusantara Cari Talenta Baru

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:00 WIB

MK Tegaskan Pembagian Peran Suami Istri Bukan Diskriminasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:00 WIB

Kisah Abah Sarnuh: Hidup Nyaman dengan Listrik Rp0 dari Kincir Air

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:00 WIB

Cara Cek Hasil Administrasi BIB 2026 dan Panduan Masa Sanggah

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:04 WIB

Kabar Gembira! Tunjangan Guru Non-ASN Resmi Naik Jadi Rp2 Juta Sebulan

Berita Terbaru

Suzuki Burgman 15. ist

Otomotif

Suzuki Burgman 15 Siap Rebut Pasar Yamaha NMAX dan Honda PCX

Selasa, 23 Jun 2026 - 20:00 WIB